
Fathur ingin menjawab guru tersebut namun Rere memegang tangan nya dan menggelengkan kepalanya.
Fathur pun mengerti maksud Rere dan tidak menjawab guru tersebut.
Setelah setengah jam diceramahi. akhirnya mereka pun diperbolehkan untuk pulang dan di ancam akan dikeluarkan dari sekolah jika mereka masih mengulangi kesalahan yang sama
"Ayo pulang! nanti kakak antar" Ujar Fathur sambil berbegangan tangan
"Pulang sendiri! nanti kalian zina lagi kalo bareng terus" Ujar guru Tersebut yang baru keluar dari ruangan BK.
"Bara! Sini" Ujar guru BK yang melihat bara keluar dari ruangan khusus OSIS. bara pun menghampiri nya
"Kamu antar Rere pulang ke rumah nya ya dan kamu Fathur. bapak pulang ikut kamu! kebetulan rumah kita searah"
"Kita gak akan gitu lagi kok pak! Janji nih" ujar Fathur
"Gak ada Alasan" Ujar guru BK tersebut sambil menarik baju Fathur mengarah ke parkir
"Asik bisa hemat ongkos kalo gini mah" Ujar guru BK tersebut didalam hati
Sesuai titah guru BK tersebut. bara hendak mengantar Rere pulang. namun Rere langsung berjalan meninggalkan bara tanpa berkata apa-apa
__ADS_1
"Re! Tunggu" Bara mengejar Rere dan menahan tangan nya
"Lepas!" Rere menarik paksa tangannya
"Lo kenapa sih?" Tanya bara
"Lo yang kenapa! Gak bisa banget liat gue seneng! Yang laporin gue ciuman sama kak Fathur itu Lo kan" Ujar Rere dengan emosi tanpa ia sadari bahwa banyak anggota OSIS yang keluar dari ruangan khusus mendengar percakapan nya. Rere Pergi meninggalkan Bara namun Bara tidak mengejar nya justru pergi memutar balik.
"Gue gak salah dengar kan?" Ujar salah satu anggota OSIS
"*Gosip baru nih! gak nyangka ya"
"coba aja ada video percakapan nya! pasti seru"
Rere mengabaikan perkataan mereka dan pergi sambil Menangis
"Ah sial! ini semua gara-gara bara" Ujar Rere mengerutu sambil berjalan pulang.
#Keesok pagi
Rere tetap berangkat ke sekolah seperti biasanya. namun hari ini suasana sekolah berbeda dari sebelumnya. saat ia melewati lorong sekolah. semua siswa berbisik dan melihat nya dengan tatapan jijik. Tak lama Rasya datang bersama geng nya dan mendadak menjambak rambut Rere
__ADS_1
"Aw! Lo gila ya" ujar Rere sambil berusaha untuk melepaskan jambakan Rasya.
tanpa sepatah kata. Rasya menarik rambut Rere untuk masuk kedalam gudang
"Plak" Rasya menampar Rere
"Gue udah ingeti Lo berkali-kali! jauhin Fathur! Lo gak punya telinga ya" Ujar Rasya sambari memegang dagu rere dengan keras
"Apa hak Lo! Lo cuma mantan nya kak Fathur!" ujar Rere sambil menepis tangan Rasya
Rasya melirik geng nya sambil menganggukkan kepalanya. Geng nya pun menyerahkan sebuah kotak silver yang berisi jarum.
Rasya hendak menyiksa Rere namun dihentikan oleh temannya
"Sya. ini sekolah! kayak nya ****** ini kita kasih pelajaran waktu pulang sekolah aja" Ujar Vivi berbisik
Rasya pun tidak mengatakan apa-apa lalu pergi meninggalkan Rere di gudang
"Dasar gila! mantan ya mantan aja.. segila itu naksir sama pacar gue" ujar Rere sambil merapikan rambut beserta seragamnya.
Rere kembali ke kelas nya namun tatapan siswa kelas tertuju pada nya sambil berbisik dan tertawa
__ADS_1
"Mereka kenapa sih! Cuma ciuman aja sampai segitu nya. kayak gak pernah aja" Ujar Rere bergemerutu sambil duduk ke bangkunya
"Hai gaes" Rere menyapa stella dan beberapa teman dekat nya. namun temannya pergi tanpa menjawab sapa nya kecuali stella