Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
4 Tahun kemudian


__ADS_3

Singkat cerita empat tahun berlalu. ia dan bara pun sudah lama pindah ke rumah mewah milik bara sejak bara ketahuan berbohong tentang perkejaannya dan kini Rere telah mengambil alih perusahaan sang ayah.


selain itu, Stella pun berkerja di perusahaan Rere menjadi sekretaris nya sedangkan Reno membuka usaha Cafe dengan bantuan dari bara.


Mereka pun berkumpul di Villa pribadi Bara yang terletak di suatu pulau untuk liburan bersama


"Wahh gue denger-denger cafe Lo udah membesar ya ren" Ujar Rere


"Iya Re! ini juga berkat bara" Ujar Reno sembari meletakkan minuman di atas meja


"Kok gue! ya karena kerja keras Lo lah" Ujar Bara yang menyambut minuman yang di berikan Reno


"Ngomong-ngomong Usaha Lo udah sukses, terus kapan nikah nya?" Ujar Rere mengejek Reno


"Ehem-ehem" Reno menyenderkan kepalanya di pundak Stella dan Stella pun menunjukkan cincin yang ada di jari nya


"Segera! udah gue lamar nih" Tambah Reno yang membuat Stella tersipu malu


"Anjayy hahaha" ujar bara sembari tertawa.

__ADS_1


Mereka pun bercanda dan tertawa bersama. Tiba-tiba Rere berhenti tertawa dan merasa aneh. ia pun segera lari pergi ke toilet. Bara,Stella dan Reno pun menyusul Rere


"Re! Lo gapapa kan" Ujar Stella mengetuk pintu namun tak ada jawaban.


Orang tua bara dan Rere pun menghampiri mereka saat mendengar keributan


"Ada apa ini?" ujar Melda ibu nya bara


"Gak tau mah! Tiba-tiba aja Rere lari ke toilet" ujar bara menjelaskan.


Mendengar hal tersebut, orang tua Rere pun khawatir dan terus mengetuk pintu. tak lama Rere membuka pintu dengan lemas dan jatuh pingsan ke pelukan bara. Bara pun segera membawa Rere ke rumah sakit terdekat. Semua orang pun menunggu di ruang tunggu dengan khawatir menunggu kabar Rere. Tak lama seorang dokter pun keluar..


"Maaf, Apakah Anda keluarga pasien?" ujar dokter tersebut sembari tersenyum


"iya! saya suami nya! ada apa dok" ujar bara dengan panik


"bisa kita bicara pak? ikut saya keruangan" ujar dokter tersebut sembari berjalan menuju ruangannya yang di ikuti oleh bara. sedangkan Orang tua bara dan Rere berserta Stella dan Reno pun segera masuk ke ruangan periksa Rere


"Kamu gak apa-apa kan nak? apa yang kamu rasain? " Ujar Mama Rere sembari mengelus rambut Rere

__ADS_1


"Gapapa kok mah! Rere cuma pusing doang sama sakit perut nya" ujar Rere


"Sekarang masih sakit nak?" Tambah mama bara


"Udah nggak mah" ujar Rere.


Sementara lain, Dokter pun memberi tahu keadaan Rere kepada bara


"tenang ya pak! ini kabar baik kok" Ujar dokter sembari tersenyum melihat ekspresi bara yang khawatir dan hampir menangis.


Bara yang mendengar dokter akan memberikan kabar baik tersebut pun merasa lega


"Sebelum nya selamat ya pak! Saat ini istri bapak tengah mengandung dan usia kandungannya sudah memasuki empat Minggu. hanya saja istri bapak tidak hati-hati meminum koktail yang mengakibatkan perut istri bapak kram. tapi tenang saja pak! janin nya baik-baik saja. saya sarankan selama kehamilan. hindari dulu minuman yang beralkohol dan harus banyak memakan makanan bervitamin dan istirahat yang cukup" Ujar dokter tersebut sembari tersenyum. Bara yang mendengar hal tersebut pun tak dapat menahan kegirangan nya..


Tak lama bara kembali ke ruangan Rere. orang tua dan teman-temannya pun segera menyambut bara dan menanyakan apa yang terjadi pada Rere. Bara memasang wajah sedih yang membuat orang berfikir bahwa Rere mengidap penyakit yang mematikan. di saat semua orang ikut bersedih, bara tiba-tiba tersenyum lebar sembari berteriak


"I will be a father" Ujar bara berteriak sembari memeluk Rere. Semua orang yang mendengar hal tersebut pun bahagia sembari memeluk Rere dan bara bersama-sama


......END......

__ADS_1


__ADS_2