Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
Bukit selabu [Season 2]


__ADS_3

"Ya nggak lah! Aslinya mah tetap gini aja.. kalo di in a dream memang berubah" ujar bara sembari mendekati Rere yang merebahkan dirinya


"Pintu udah di kunci belom?" ujar Rere


"Udah" ujar bara sembari mencium leher Rere dan meliarkan tangannya


Tak lama Bibi An mengetuk pintu kamar yang membuat bara kesal karena menganggu nya berhubungan


"Buka bar!" ujar Rere sembari mendorong dada bara


"Iya pake baju dulu!" ujar bara mengenakan pakaian nya dan membuka pintu


"Maaf menganggu den! itu di depan ada tamu. katanya penting" ujar bibi An


Bara pun menemui tamu tersebut dan terkejut


"Hai bara! Lama gak ketemu ya" ujar Pria paruh baya sembari menyeruput teh nya


"Pak Rustam! ada apa?" ujar bara sembari duduk


"Saya menelpon namun tak ada jawaban! jadi saya kemari untuk menjemput mu! Mari berkumpul di bukit selabu! Ada hal penting" ujar pak Rustam sembari berdiri dan melangkah keluar.

__ADS_1


Bara segera mengikuti pak Rustam ke bukit selabu namun saat dimobil. bara di ikat oleh anak buah nya sendiri atas perintah pak rustam


Sesampainya disana. Bara telah di tunggu oleh Farrel *Karakter PERNIKAHAN RAHASIA dan Ashad *Karakter Dibalik Topeng Suami mafiaku. karena mereka adalah satu rekan. Mereka bertiga didudukan di kursi listrik yang akan menyetrum jika mereka berbohong


"Duduk!" ujar rustam sembari duduk di depan bara,Farrel dan ashad


"Masih belum terungkap siapa dalang yang selama ini menyerang kita bukan!"Ujar rustam


"Saya sangat yakin! Dalang nya ada di antara kalian bertiga" Ujar Rustam


Bara melihat Farrel dan ashad yang lebam pun bertanya mengunakan isyarat


"Jangan bingung bara! Mereka berbohong mangkanya mendapatkan hukuman" ujar rustam


"Apakah ada yang kau sembunyikan?" ujar rustam


"Tidak!!" ujar bara


Kursi listrik tidak menyetrum bara yang bertanda bahwa ia jujur


"Oke! Apakah ada seseorang yang kau curigai" ujar rustam

__ADS_1


"Tidak!" ujar bara


"Good! Harusnya kalian berdua mencontoh bara yang tidak menyembunyikan sesuatu dari saya! saya beri kalian waktu untuk menyelidiki Triad! kalian dinobatkan sebagai ketua mafia di berbagai negara karena yakin kalian bisa! jangan kecewakan bos!" ujar rustam


"Untuk sementara. kalian bergabung dulu untuk menyelidiki Triad! nanti kita berkumpul lagi! jangan kabur jika kalian tidak ingin melihat orang tersayang mati" ujar rustam meninggalkan bukit selabu


"Kalian bohong tentang apa?" ujar bara yang melihat Farrel dan Ashad babak belur


"Kalo gue gak bohong! gue mau mengundurkan diri dari sini! pak rustam marah mangkanya di pukulin" ujar ashad


"Kenapa? Cari mati Lo" ujar bara


"Lo kan tau kalo gue punya anak kecil! Mereka gak akan aman dari gangguan Triad kalo gue terus di sini" ujar Ashad


"Kalo Farrel kenapa?" ujar bara


"Dia masih shock! tadi dia ditanya keberadaan envi! tapi Farrel bilang kalo envi udah meninggal karena kecelakaan. tapi alat itu nyetrum dia bertanda bohong! mangkanya di pukulin" ujar Ashad


"Masalah nya gue gak tau ini! kalo dia belom mati terus dia ada dimana sekarang" ujar Farrel


"Mungkin di suatu tempat untuk bersembunyi! kayak Rere" ujar bara

__ADS_1


"Rere? siapa tuh" ujar Ashad dan Farrel


"Istri gue lah! siapa lagi" ujar bara


__ADS_2