
Rere menarik nafas dalam-dalam dan menatap bara dengan serius
"Huft!! lembur sampai jam berapa,dimana,ada cewek nya gak!" ujar Rere membentak
"Nah gitu dong!" ujar bara tersenyum mencium kening Rere.
Bara berlutut di depan Rere dan mencium perut nya. Rere tersenyum dan tertawa kecil melihat tingkah bara yang seperti anak kecil ketika mencium perutnya
"Gue berangkat ya!" ujar bara sembari dengan cepat mencium bibir Rere dan pergi
Melihat bara telah menghilang dari kejauhan. Rere membuka kembali amplop dari detektif yang ia sembunyikan saat bara tiba
"Jadi nama cewek itu Naura! Tunangan bara haha!" ujar Rere sembari membalik kertas
__ADS_1
"Gila sih ini! Ternyata bara udah tunangan sejak pertama masuk SMA! tapi dia sempat bilang kalo suka sama gue pas pertama masuk sekolah juga!" ujar Rere mengerutu *Season 1
"Eh ada kertas lagi!" ujar Rere sembari membuka kertas yang tersisa
"What! pernikahan yang di janjikan dulu akan diadakan tujuh bulan lagi" ujar Rere
"Sekarang adek dua bulan! berarti pas adek lahir dia langsung punya dua ibu dong! Sial banget sih kamu dek" ujar Rere
Tak lama. ponsel Rere berdering dari detektif tersebut
"hallo buk! ibuk sudah membaca amplop yang saya kirim tadi subuh kan" ujar detektif tersebut
"Sudah! Apa ada informasi lagi?" ujar Rere
__ADS_1
"Ada info baru buk! setelah saya selidiki! pak bara memiliki seorang kakak. kakak nya ketua mafia. beliau sempat memiliki konflik dengan keluarga Naura dan sempat saling serang" ujar detektif tersebut
"*Lalu"
"Pak bara sempat di sekap oleh keluarga Naura. ia di siksa dan hampir mati. tapi kakak nya datang untuk bernegosiasi! Jadi pak bara di bebaskan dan kakak nya lah yang mengantikan posisi nya. setelah pak bara sembuh. ia menghampiri keluarga Naura ini dan juga bernegosiasi. ayah Naura tertarik dengan pak bara karena memiliki jiwa kepemimpinan. lalu Berjanji akan membebaskan keluarga nya asalkan pak bara Mau menikahi putri nya! mungkin demi sang kakak. pak bara menyetujui perjanjian itu! Tak lama setelah kejadian. kakak pak bara kecelakaan dan meninggal dunia. jadi dia lah yang mengantikan posisi kakaknya sebagai ketua mafia*" ujar detektif tersebut
"buk! Keluarga Naura ini juga memiliki organisasi. saya juga sudah menyelidiki nya namun belum mendapatkan informasi. bisa dikatakan bahwa mereka lebih kuat dari pak bara. Saya sarankan agar ibu tidak berhubungan dengan kedua keluarga ini! mereka berbaha... Doar!" Tambah detektif tersebut. namun ia belum sempat mengatakan semuanya. ia tertembak oleh anak buah ayah Naura.
Rere yang ketakutan pun segera mematikan handphone nya
"Ya ampun! apa dia mati di tembak! gimana kalo gue dilacak sama mereka! terus.. terus gue di bunuh juga" ujar Rere yang panik
sejak kejadian itu, Rere seharian tidak berani untuk keluar dari rumah dan terus bersembunyi di kamarnya dan segera membakar amplop dari detektif.
__ADS_1
Karena merasa tak puas akan informasi yang di dapat. Rere memutuskan untuk memberanikan diri mencari tau sendiri. ia mendatangi kantor bara dengan alasan mengantarkan bekal
Rere melihat Naura juga datang ke kantor bara dan masuk ke ruangan nya. Rere pun kembali menyamar menjadi OB dan pura-pura membersihkan depan pintu ruangannya untuk mencari tau informasi selanjutnya