Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
Pernikahan


__ADS_3

Rere memejamkan matanya sembari menahan air matanya dan memeluk bara dengan erat.


"Maaf bar, gue egois!!" ujar Rere yang terus memeluk bara dan mendengarkan detak jantung nya dengan jelas


"Re, gue butuh kepastian! Hari ini juga" ujar bara sembari melepaskan pelukan nya dan kembali memegang pipi Rere


"Lo masih mau kan berjuang bareng gue?" Tambah bara sembari menatap mata Rere.


Tanpa berkata-kata, Rere hanya menganggukkan kepalanya dan mereka pun berpelukan


"Makasih Re" ujar bara sembari tersenyum dan mencium rambut Rere


"Tapi Lo janji ya! Harus jadi papa yang baik untuk Hans dan juga harus terbuka sama gue" ujar Rere sembari melepaskan pelukannya dan menatap mata bara.


Bara hanya mengangguk dan tersenyum sembari mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir Rere. Namun, Saat sedang ingin berciuman. Zain,Melisa,Thakur,dan lain-lain yang sedang menguping pembicaraan mereka pun terbatuk-batuk yang membuat bara dan Rere tersipu malu


"Sialan!! mereka ngapain disitu" ujar bara sembari menutup wajahnya


"uhukk!! gatel tenggorokan gua!! Aer mana Aer" ujar Zain sembari meraba meja sedangkan matanya melirik ke arah bara dan Rere

__ADS_1


"Ini kenapa channel tv nya gak berubah ya?" ujar Thakur sembari memencet remot AC sedangkan matanya melirik ke arah bara dan Rere


"Ini cara buka toples gimana sih?" ujar Melissa sembari menarik tutup air mineral. namun, matanya melirik bara dan Rere. Sedangkan bara dan Rere hanya diam sembari menutup wajahnya karena malu akan tingkah keluarganya


Singkat cerita, Hari pernikahan pun tiba. Rere dengan mengunakan dress panjang yang cantik berjalan di atas altar menuju bara yang tengah menunggu sembari tersenyum untuk mengucapkan janji suci pernikahan


"Mama cantik" ujar Hans sembari tertawa dan bertepuk tangan ketika melihat bara dan Rere di atas altar


"Oppa, nanti kalo Hans sudah besar. Hans kayak gitu juga ya" ujar Hans sembari tertawa kecil


"Iya, Setelah Hans menemukan cinta sejati" ujar Thakur sembari mencium pipi Hans


"Pasangan hidup. nanti kalo Hans sudah dewasa. Hans pasti ngerti kok! tapi sekarang kita foto ya" ujar Thakur Sembari membawa Hans untuk sesi foto keluarga


"Terima kasih ya tuhan. Engkau telah mengabulkan doa Hans" ujar Hans sembari mengangkat kedua tangannya untuk berdoa


"Emang Hans doa apa?" ujar Rere sembari tersenyum kecil


"Kan dulu Hans gak di ajak foto sama mama dan papa. jadi Hans berdoa semoga papa sama Mama pisah terus menikah lagi biar Hans di ajak foto" ujar Hans dengan polos yang membuat Rere dan bara tertawa paksa

__ADS_1


"heh, untung anak sendiri! kalo bukan udah gue telan lu hidup-hidup" ujar bara sembari tertawa paksa "Sembarangan" tambah Rere sembari mencubit pinggang bara


"Oke, semua nya!! Siap.. 1, 2 ,3 chisee..." Jepret..


Hans tersenyum kecil sembari meletakkan foto kedua orang tuanya di atas meja samping tempat tidurnya.


"Mah, pah.. Hans kangen" ujar Hans dengan air mata yang berlinang-linang memandangi foto nikah kedua orangtuanya


"Maafin semua Kesalahan yang sudah Hans perbuat ya! Tunggu Hans disana" Tambah Hans sembari menghapus air matanya dan beranjak pergi membawa koper.


_Et,Et,Et kenapa tuh!! Rere sama bara dimana?kok Hans sendiri sambil nangis gitu?? ada apakah gerangan?_


Tenang gusy, Novel "KU KIRA CUPU TERNYATA SUHU" ini emang tamat sampai sini. But, masih ada kelanjutannya loh di. "GADIS TAPI JANDA " dimana mengisahkan kisah hidup Hans bersama Anaya. hah, Anaya? siapa tuh? udah baca aja ya


Biar tau kenapa scane terakhir. Hans terlihat menyedihkan ketika melihat foto kedua orang tua nya disaat dewasa.


..."GADIS TAPI JANDA "


__ADS_1


...


__ADS_2