
Rere mengabaikan perkataan Bara dan terus tertawa yang membuat bara kesal. bara pun mendekatkan tubuh nya pada Rere dan hendak mencium bibir nya
Melihat bara yang Semangkin mendekat. Rere menjadi salah tingkah dan memejamkan mata nya karena pasrah. Bara yang melihat Tingkah laku Rere pun tertawa terbahak-bahak karena puas mengerjai istri nya. Karena kesal, Rere mencubit perut bara yang membuat bara berteriak kesakitan sampai dengan bara terpejam dan Diam beberapa saat. Rere yang melihat bara tak bergerak pun merasa panik dan berusaha membangunkan bara sembari menangis.
"UPS.. hahaha" Bara tertawa kembali saat melihat sang istri menangis sembari membangunkan nya. Rere sadar bahwa ia dijahili lagi oleh bara. ia pun segera menghapus air matanya dan memasang wajah cemberut
"Jangan GR ya! gue bukan nangis tapi kelilipan!" Ujar Rere sembari melipatkan tangannya di dada
"Masa sih! haha Udah mulai takut kehilangan gue yah" ujar bara meledek
"diam Lo!" Ujar Rere sembari hendak pergi namun bara menarik tangan Rere yang membuat nya berada di dalam pelukan bara. Perlahan bara mendekatkan wajahnya dan hendak mencium nya.
"Mau nge prank gue lagi Lo! oh tidak bisa. Kali ini gue gak akan ketipu! ayo re jangan merem.. ntar di kira Lo ngarep di cium lagi" Ujar Rere didalam hati yang tak lagi memejamkan mata nya karena bara tak sungguh-sungguh ingin mencium nya. Bara melihat Rere yang tak bereaksi pun segera mencium bibir Rere yang membuat Rere terkejut. Bara tersenyum puas melihat ekspresi kosong Rere yang masih mematung. Perlahan bara mengelus pipi Rere untuk membuat nya sadar kembali
__ADS_1
"Kenapa bengong Lo! ntar kesambet setan alas gue buang Lo ke sungai" ujar Bara. namun Rere yang masih syok pun tak menjawab apa-apa dan hanya menatap bara dengan kosong karna tak percaya dengan apa yang terjadi.
Bara mengelap bibir Rere dan kembali mencium nya. Rere hanya diam membiarkan bara mencium nya. tak lama Rere pun membalas ciuman bara yang membuat suasana menjadi panas.
...**S...
...K...
...P**...
(Untuk melindungi kepolosan para pembaca yang di bawah 19 tahun. Author memutuskan untuk men skip adegan Anu! You Know lah)
Singkat cerita. Bara dan Rere telah menyelesaikan Ritual penambahan mahluk hidup di muka bumi. Suasana menjadi hening sesaat. Rere yang berada di pelukan bara pun gelisah dan mulai merangkai kata untuk berkata-kata. Bara yang melihat Rere yang kebingungan pun menanyainya
__ADS_1
"Kenapa re! Lo! Aduh! maaf tadi gue gak izin dulu" ujar bara yang mengira Rere marah padanya
"hah! maksud Lo?" ujar Rere yang bingung
"Lo pasti marah karna gue nyetuh Lo ya! padahal gue udah janji gak akan ngapa-ngapain Lo tanpa seizin Lo" ujar Bara yang menyesali perbuatannya
Mendengar hal tersebut, Rere menarik nafas panjang dan mengelus lembut tangan bara yang masih memeluk nya
"Gue gak marah! lagian suami gak perlu izin buat nyetuh istri nya! Gue cuma gak nyangka kita bisa kayak gini! padahal dulu musuhan banget" Ujar Rere sembari menyenderkan kepalanya di dada bara
Mendengar hal tersebut, Bara hanya tertawa kecil sembari menatap langit-langit kamar
"Kok ketawa sih! Ternyata benar ya kata orang zaman dulu" Ujar Rere sembari menyangak melihat wajah bara
__ADS_1