
"baik! untuk saksi kami akan hubungi Stella ya! dan apakah kamu bisa memberikan bukti bahwa Fathur yang melecehkan mu?" Ujar kepala sekolah tersebut. Rere hanya menggelengkan kepalanya karena tak punya bukti apapun. Stella yang telah di ancam Fathur pun tak bisa melakukan apa pun. ia berbohong akan hari itu
"Sa..saya! saya gak tau apa-apa pak! se waktu saya datang gedung itu. saya hanya melihat bara memukuli Fathur! saya tidak tau apa yang terjadi" Ujar Stella sambil menunduk
"dia bohong pak! saya tidak melakukan pelecehan apa pun pada Rere! Dulu saya pacar Rere pak! mungkin dia bilang gini biar bisa saya nikahi" ujar Fathur sambil mengeluarkan akting nya.
Dikarenakan kurang nya bukti. Rere dan bara di nyatakan bersalah dan di DO dari sekolah. orang tua Rere mengurungkan niatnya untuk mengecek keperawanan Rere dirumah sakit karena ia ragu pada putri nya sendiri. mereka takut akan menambah masalah. pada akhirnya mereka menyerah dan kembali ke rumah. selama perjalanan menuju parkiran sekolah pun. semua mata siswa dan siswi tertuju padanya.
singkat cerita Rere dan orang tua nya telah sampai ke rumah. suasana pun menjadi hening dan canggung sampai seseorang mengetuk pintu yang memecahkan keheningan
"Eh pak RT! masuk pak" Ujar mama sambil menyuruh nya masuk. Pak RT dan beberapa masyarakat pun masuk ke rumah dan menyampaikan tujuannya
__ADS_1
"maaf pak!ibu! kedatangan kami kemari karena menyampaikan keresahan para warga atas video anak ibu yang tengah jadi perbincangan! kami harap ibu dan bapak segera menikahkan putri bapak! karena ini menyangkut nama baik desa kita" ujar pak RT tersebut.
Orang tua Rere pun hanya bisa menyetujui para warga dan mencoba untuk menghubungi keluarga bara namun sebelum orang tua Rere menelpon nya. tak lama. keluarga bara memang benar-benar hadir
"Eh lagi ada tamu ya" ujar orang tua bara
"masuk pak! kami warga sekitar kok" ujar RT tersebut
"iya pak! kehadiran kami kemari juga ingin membahas tentang itu. kami meminta maaf sebesar-besarnya sudah membuat keresahan pada masyarakat" ujar Ibrahim orang tua bara
"Jadi bara ini kakak kecil Tetanga ku dulu waktu TK ya! kebetulan banget! tapi bara diam aja dari sekolah tadi! apa dia marah ya" Batin Rere
__ADS_1
Singkat cerita. bara dan Rere dinikahkan secara paksa di masjid terdekat dengan dihadiri oleh penghulu, perangkat desa dan beberapa warga sebagai saksi. setelah menikah. bara membawa Rere ke rumah yang kecil yang tepencil dan penuh debu
"Ini rumah Lo bar?" ujar Rere yang berdiri di depan pintu
"iya! gue gak mau tinggal bareng orang tua! maklumi aja ya. gue tinggal sendiri dan selalu sibuk jadi gak sempat ngurus rumah" ujar bara sambil memasukan barang Rere
"Debu nya banyak banget" Ujar Rere sambil mengambil sapu dan kemoceng
"Lo mau ngapain?"
"gue mau bersih-bersih bentar! ya kali tinggal di rumah yang banyak debu gini!" ujar Rere sambil mulai berberes. bara hanya memperhatikan gerak-gerik Rere saat membersihkan rumah.
__ADS_1
tak lama Rere menyelesaikan pekerjaan rumah nya dan tertidur karena lelah