
Tak lama, Postingan tersebut menjadi viral.
Farrel yang melihat mereka tetap harmonis pun melemparkan Handphonenya dengan penuh Amara
"Kenapa sih?" ujar Via yang heran
"Nggak!! Nih tadi kaget nonton film horor" Ujar Farrel sembari berdiri dan pergi ke Bar
Disisi lain, Naura Yang telah lama mengintai pun segera mengikuti Farrel dari belakang dan menghampiri nya
"Hallo..." ujar Naura Sembari tersenyum dan duduk di depan Farrel dengan santai.
Farrel yang tengah Emosi pun menodongkan pistol nya ke arah Naura
"Berani Lo muncul di depan gua" ujar Farrel Dengan ketus namun Naura hanya tertawa
"Bisa ketawa Lo!" ujar Farrel yang kesal karena Naura tetap santai saat ditodongkan pistol
"Santai dong!! Justru gue kesini mau bantu Lo membalaskan dendam" Ujar Naura Sembari menekan pistol Farrel ke bawah agar tak mengarah ke dirinya lagi
"Gue tau Apa yang terjadi dan gue juga punya Rencana untuk menghancurkan mereka" Ujar Naura Sembari meletakan sebuah Flashdisk
"Apa ini?..." ujar Farrel hendak mengambil flashdisk di atas meja namun di tarik kembali oleh Naura
"Liat aja nanti! Cuma gak gratis ya" ujar Naura Sembari tersenyum
__ADS_1
"Berapa? Sebut aja nominal nya" ujar Farrel
"No! bukan uang! gue mau Lo membantu gue dengan memberitahu..." ujar Naura Sembari memperhatikan kiri dan kanan
"Kunci Rahasia Dimana Kohinoor berada" ujar Naura.
"Kohinoor! Gampang, Tapi gue gak butuh Lo untuk membalaskan dendam gue jadi..." ujar Farrel sembari mendekatkan wajahnya
"Gue gak mau membantu Lo" ujar Farrel sembari berdiri dan hendak meninggalkan Bar
"Gue bisa kasih Lo kekuasaan!" ujar Naura yang membuat langkah Farrel terhenti
"Yeah...Kekuasaan" Ujar Naura Sembari berjalan menghampiri Farrel
"Maksud Lo?" Ujar Farrel sembari membalikkan tubuhnya
"Kenapa gue Harus bergabung dengan Triad?" ujar Farrel
"Karena kita punya musuh yang sama! setelah mafia hancur dan kehilangan ketua nya maka Lo bisa mengambil alih Mafia dan punya kekuasaan" ujar Naura
Mendengar hal tersebut, Farrel diam sesaat lalu melirik ke arah pemain piano dan biola yang dari tadi memperhatikan nya diam-diam
"Kasih gue waktu!" ujar Farrel
"Of course" ujar Naura Sembari meletakan Flashdisk di tangan Farrel lalu tersenyum melihat Farrel pergi meninggalkan Bar
__ADS_1
"Gak nyangka! Tuhan memperlancar rencana gue! Gue baru aja mau berencana membuat anak buah bara memberontak" ujar Naura Sembari meminum Wine dengan Angun
Disisi lain, Bara meletakkan Rere di Atas ranjang dan memijat Kaki nya
"Punya masalah apa sih Lo! dari tadi rese banget" ujar Bara
"Gak a..." ujar Rere yang terhenti tiba-tiba karena teringat percakapan Bara dengan jollyn
"Apa?" Ujar Bara yang menantikan jawaban Rere
"ih..ngeselin" ujar Rere sembari membaluti tubuhnya mengunakan selimut
Bara yang melihat tingkah Rere pun hanya diam mematung Karena bingung
Tak lama, Ashad mengetuk pintu kamar dan bara pun segera membukakan pintu
"Ada yang perlu saya sampaikan" ujar Ashad sembari berjalan keluar villa dan di ikuti oleh bara
Rere Yang penasaran pun diam-diam mengikuti Dari belakang.
Sesampainya di Taman villa. Rere bersembunyi di balik Rumput untuk mendengar percakapan bara dan Ashad
"Ada apa?" Ujar Bara
"Say...." ujar Ashad yang terhenti karena melihat pantulan Rere yang tengah bersembunyi di balik Rumput lewat cermin.
__ADS_1
Bara yang melihat Ashad tak berkata-kata sembari melihat ke arah belakang nya pun segera berbalik