Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
Alam bawah sadar [Season 2]


__ADS_3

"Gak tau! katanya dia di kejar mafia! Jangan-jangan Lo dalang nya" ujar Rere


Bara terdiam dan merebahkan diri nya di ranjang dan sibuk dengan game di handphone nya


"Fix! Lo pelaku nya! ya gapapa sih! tapi jangan dibunuh" ujar Rere sembari ikut merebahkan dirinya disebelah bara


"Gapapa? Kirain Lo marah! terus mau pergi lagi" ujar bara meletakan handphone nya dan Memegang pipi Rere


"Ya nggak lah! ngomong-ngomong. Gue jadi ke ingat masa SMA dulu" ujar Rere mengelus tangan bara di pipi nya


"Masa SMA?"


"iya! Dimana Lo ganggu gue sama Fathur terjadi lagi saat ini" ujar Rere


"Saat ini gue ganggu Lo sama Jordan gitu?" Ujar bara


"Tepat!!" ujar Rere tertawa kecil


"Biarin!" Ujar bara perlahan memejamkan mata nya di pundak Rere


"*Bar!!"


"emmh"


"Gue pengen masuk ke dunia In a dream buatan Lo" ujar Rere


"Mau? Boleh sih" ujar bara membuka matanya kembali


"Gue mau balik ke masa pertama masuk SMA ya! Kangen gue masa-masa itu" ujar Rere

__ADS_1


"iya bisa" ujar bara sembari mencium bibir Rere dan mulai turun ke leher


--------++-------++-------++-------++---------++-------


keesokan harinya. Rere terbangun oleh dering handphone nya sendiri


"Siapa?" ujar Rere yang masih memejamkan mata namun handphone di telinga..


"Elaine! ini Video call bukan telpon" ujar jordan.


"Eh iya! Kenapa jor!" ujar Rere sembari menyelimuti seluruh tubuhnya


"Are you okay? kenapa kok selimutan gitu" ujar Jordan


"Iya gapapa! Ada apa?" ujar Rere


"Bisa kita ketemu!"


"ya! I think we need to talk" ujar jordan


"Sorry jordan! I have a husband" ujar Rere


"No babe! please"


"Sorry! Sorry jordan!" Ujar Rere sembari mematikan teleponnya dan memblokir nomor Jordan di handphone nya


"Huft! Kacau banget hidup gue di novel ini! Kurang ajar nih author nya" ujar Rere sembari memakai baju nya dan keluar dari kamar


Rere melihat banyak orang memindahkan alat-alat ke dalam suatu ruangan

__ADS_1


"Bar! Alat apa itu" ujar Rere mendekat


"Katanya mau masuk ke dunia In a dream" ujar bara


"Alat nya sebanyak ini" ujar Rere


"Iya! Ya udah. Lo siap-siap Gih" ujar bara


Rere pun bergegas mandi dan memakan sarapan yang telah di siapkan oleh bara


"udah?" ujar bara


"iya! aku harus gimana nih" Ujar Rere


"Tidur disini! Dengerin baik-baik ya! Nanti Lo bakal lupa kalo masuk ke dalam in a dream. yang Lo ingat bahwa Lo kembali ke masa lalu! semacam halusinasi lah!" Ujar bara sembari menempelkan beberapa kabal ke kepala Rere


"Banyak banget kabel-kabel nya" ujar Rere


"iya! ini masing-masing kabel ada fungsi tersendiri! jaga diri baik-baik di alam bawah sadar ya! jangan sampe luka! karena Lo akan ngerasain sakit nya" ujar bara memasang alat lainnya


"Ntar bangun nya gimana?" ujar Rere


"Gue yang atur! mau sampe mana?. oh ya, rasa satu jam disana sama dengan satu menit disini" ujar bara


"Sampe pas kita nikah aja! oh ya.. pas gue bangun.. memory di in a dream masih gue inget ga?"


"Masih kok" ujar bara


"Siapkan! pejamkan matanya" Ujar bara

__ADS_1


Rere pun mengikuti arahan dari bara. perlahan pandangan Rere menjadi gelap sejenak lalu putih menyilaukan mata


__ADS_2