
Rere segera berbalik dan masuk ke dalam rumah dan membanting pintu dengan keras
"Ahh sial! gimana dong" Rere bolak balik untuk mencari cara agar video dirinya tak tersebar. namun sayang nya video tersebut sudah ditonton 2jt orang.
Tak lama handphone Rere berdering
"Mampus! Feli nelpon!" Rere mengumpulkan keberanian nya untuk mengakat telpon dari Feli
"Halo Fel! ada apa ya?" Ujar Rere sambil mengigit jarinya
"Gue tadi liat siaran langsung salah satu selebgram!! itu beneran Lo re! Bukannya Lo bilang pindah ke Jepang karena nyokap bokap Lo ada urusan bisnis!" Ujar Feli
"Emm! gue emang lagi di Jepang kok!" Ujar Rere yang masih berusaha menutupi rahasianya
"Lo gak usah bohong Re! di video jelas-jelas Lo" Ujar Feli yang menaikkan nada bicaranya
"*Gue bisa jelasin Fel! itu cuma salah paham kok"
__ADS_1
"Re, mending kita gak usah temenan lagi ya! gue malu punya temen kayak Lo*" Ujar Feli sambil mematikan telpon nya
"Arghhh" Rere berteriak sambil membanting handphone nya ke ranjang.
Tak lama Rere mengintip jendela untuk memastikan bahwa Rasya dan temannya sudah pergi.
Rere mengambil handphone nya lagi dan melihat insta story Rasya untuk melihat video dirinya.
"Duhh! siap-siap di ejek nih besok" Ujar Rere sambil meletakkan handphone nya kembali dan keluar kamar untuk menemui ibu nya
"Mah! liat ini!" ujar Rere sambil menunjukkan sebuah video
"Mah! semua orang tau kalo kita bangkrut! gimana dong!" Ujar Rere sambil menghentakkan kakinya
"Ya udah sih! Emang itu fakta kan!" Ujar Mamanya yang santai
"Kok mama santai aja sih! Kita bisa di ejek mah" Ujar Rere sambil duduk di meja makan
__ADS_1
"Re, justru bagus kalo orang tau bahwa kita bangkrut! Kita bisa tau wajah asli teman,sahabat bahkan keluarga yang dulu baik banget pas kita di atas" Ujar mama nya sambil meletakkan makanan di atas meja
"Tumben! Kemarin aja berantem terus sama papa gara-gara mama mau beli barang Branded karena gengsi" Ujar Rere sambil meletakkan makanan di atas piring
"Iya! tapi sekarang mama sadar Re! Yang mama butuhkan sekarang bukan kekayaan lagi! Tapi keluarga yang hangat dan harmonis" Ujar mama sambil meletakkan kopi
"Contoh nya?" Ujar Rere sambil memakan makanan nya
"Contoh nya kayak sekarang nih! makan bareng satu meja,menghargai apa yang kita punya, tau mana teman yang benar-benar baik dan yang paling penting adalah kita bisa belajar bersyukur" Ujar papa yang tiba-tiba menjawab dan duduk di meja makan
"Tapi pah" Ujar Rere
"Coba kamu ingat-ingat lagi! dulu sewaktu kita belum bangkrut! berapa kali kita makan bareng" Ujar papa nya memotong percakapan Rere
"Gak tau sih pah! Dulu kita sibuk masing-masing! Rere yang sibuk nongkrong,mama yang sibuk arisan dan papa yang sibuk kerja" ujar Rere
"iya betul! gak ada waktu buat bersama kan? nah sekarang tiap hari kita bisa kumpul bersama! Re, Harta yang paling berharga di dunia ini adalah keluarga" Ujar papa nya sambil tersenyum.
__ADS_1
Rere menyudahi makanan nya dan kembali ke kamar
"yang papa bilang ada benar nya sih! Sejak bangkrut, Gue jadi lebih hemat bahkan bisa mensyukuri apa yang gue punya sekarang" Ujar Rere sambil membuka jendela kamar