
Rere yang kesal karena bara tak mau mendengarkan nya pun hanya mengertak bara mengunakan wortel yang di cincang dengan keras. bara yang tau akan ke amarahnya pun segera meletakkan toples kacang perlahan lalu kembali ke sofa
Selama Rere memasak. bara hanya menunggu sembari menonton TV dan tak lama sebuah telepon masuk ke handphone bara
"Apa! Gimana bisa investor pada narik dana nya" ujar bara yang shock
"Ini semua karena rumor itu pak! Saya sudah menjelaskan tapi semua investor kita tidak mau mendengarkan dan segera menarik semua Dana nya" ujar Linda
"Rumor apa?" ujar bara yang binggung
Linda segera mengirimkan artikel tentang dirinya melalui pesan Email. setelah mendapatkan email dari Linda. bara pun segera membaca artikel tersebut
"Ah Shitt! Apaan nih" ujar Bara sembari memijat kepalanya
"Udah!! tinggal klarifikasi aja" ujar Rere dengan tenang sembari memberikan bara air putih
__ADS_1
Disisi lain, Stella pergi ke kantor tanpa bara. semua karyawan dan Clint menatap sinis ke arah nya sembari berbisik
"Pagi.." Ujar Stella menyapa beberapa rekan kerja nya yang duduk tak jauh dari meja nya
"Oh jadi ini simpanan nya! pantesan gaji nya lebih gede dari karyawan lama" ujar Sonia menyindir Stella
"iya! Gue pikir gaji nya lebih gede karna kerja nya rajin TERNYATA" Sahut Siska
"Plus plus hahaha" sahut karyawan lain secara bersamaan
"Pantesan kemanapun pak bara pergi pasti ada dia! ternyata anu to" ujar yang lain
"Eh, kalo gak tau yang sebenarnya gak usah sok tau ya! saya ikut kemana pun pak bara pergi karna saya sekretaris sekaligus assisten pribadi pak bara jadi wajar dong" ujar Stella berbalik mengarah ke para karyawan yang tengah berkumpul untuk menyindirnya. namun, Semua karyawan hanya diam sembari tertawa kecil
"Stella..!! kamu siap-siap ya! Para media udah kumpul di ruangan Pers! Tinggal tunggu kehadiran pak bara berserta ibu Rere aja" ujar Linda sembari memberikan Stella papan tulis
__ADS_1
"oh iya!! Untung ada Klarifikasi nya" ujar Stella sembari meraih papan tulis yang di berikan oleh Linda
Disisi lain. Bara telah bersiap pergi ke kantor nya untuk klarifikasi tentang dirinya
"Bentar bar! Nanti akan menimbulkan efek apa kalo kita klarifikasi?" ujar Rere sembari memasangkan bara dasi
"Baik dan buruk sih! baiknya, masalah ini selesai dan buruk nya, musuh gue bakal tertarik menyerang Stella dan anak nya" ujar Bara
"Kalo gitu gak usah klarifikasi aja!eh jangan deng, nanti prusahaa Lo bisa hancur! tapi gimana nasib Stella nanti" ujar Rere
"Mungkin para musuh akan menyerang dia sama kayak Lo dulu! jadi kita klarifikasi atau nggak bakal tetap sama-sama membahayakan Stella" ujar bara sembari mengambil tas nya lalu pergi bersama Rere
"Oh ya, jangan sampai publik tau kalo kita punya anak ya" Tambah bara
Rere yang mengerti akan situasi pun mengangguk dan segera masuk ke mobil.
__ADS_1
Singkat cerita, mereka pun telah sampai ke kantornya dan segera disambut oleh para wartawan yang penasaran akan tanggapannya