Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
Tugas


__ADS_3

"Dia bilang cinta nya cuma sama gue doang soalnya" ivana tersenyum malu sambil melilit rambut nya.


mendengar hal tersebut. Rere dan Feli bertatapan lalu tertawa terbahak-bahak melihat ivana yang polos


"Fiks! Lo kena jebakan buaya haha". Ujar Feli sambil menertawakan ivana yang sedang mabuk cinta.


Tak lama guru masuk ke kelas dan memulai mata pelajaran


"Anak-anak kumpulkan Tugas yang sudah ibu berikan Minggu lalu". ujar guru tersebut


Rere,Feli dan Ivana yang tak pernah serius belajar pun tak tau bahwa ada tugas


"Mampus gue gak ngerjain!". Ujar Feli sambil menepuk jidat nya


"Apa lagi gue! Lo gimana Re?". Ujar ivana yang gelabakan


"Gue justru gak tau kalo ada tugas Weh!". ujar Rere yang mulai mencari alasan untuk keluar dari kelas dan terbesit ide untuk pergi ke toilet. namun sebelum Rere mengangkat tangan. Ivana buru-buru mengakat tangannya

__ADS_1


"Buk! saya sakit perut! izin ke toilet ya buk". Ujar ivana yang mengendahului Rere


"Gak ada izin-izin nya! saya tau itu hanya akal-akalan kalian". ujar guru killer tersebut yang membuat Rere sekawan pasrah akan diceramahi lagi.


Guru killer tersebut mulai menghitung buku yang dikumpulkan untuk mencari tau siapa yang belum mengumpulkan tugas.


"ini Rere,Feli sama ivana belum mengumpulkan tugas! mana tugas kalian!". sebelum kami membuat alasan klasik. guru killer tersebut langsung melangkah mengarah bangku Rere dan memeriksa buku nya


"Feli dan Ivana tidak mengerjakan tugas yang ibu berikan lagi! berdiri di depan papan tulis sampai jam pelajaran saya selesai". ujar Guru tersebut sembari membawa buku Rere dan kembali ke depan.


Feli dan Ivana menoleh ke arah Rere karena hanya dia yang tidak di hukum


Guru killer tersebut memukul meja mengunakan penggaris yang membuat mereka terkejut


"jangan berisik! cepat berdiri didepan,tangan jewer telinga dan angkat kaki satu".


"tapi buk. saya tadi sudah mengerjakan tugas yang ibu beri! tapi di ambil sama Dinda! iya dinda" ujar Feli sambil menunjuk Dinda. Dinda nampak kaget dan membela dirinya

__ADS_1


"aku! Ng..nggak kok buk". ujar Dinda sambil menggelengkan kepalanya


"Iya buk! saya tadi liat kalo Dinda ambil buku di tas Feli dan juga saya udah ngerjain tugas tapi di pinjam sama Hellen! dia mau nyontek katanya buk" tambah ivana


"Apa benar yang dikatakan Feli dan Ivana bahwa kalian mengambil dan meminjam buku mereka" tanya guru tersebut kepada Dinda dan Hellen.


Ivana mengancam Hellen dengan tatapan yang membuat Hellen mengangguk pelan


"kalau begitu kalian yang akan mengantikan hukuman Feli dan Ivana"


"Tunggu buk" ujar bara yang menarik perhatian teman sekelas


"kenapa bara?" tanya guru killer tersebut


"Bukankah Dinda selama ini selalu mendapatkan juara dua. ga mungkin dong kalo Dinda ambil buku Feli. sedangkan Feli bukan sekali ini aja gak ngerjain tugas buk" ujar bara dengan tegas.


"kamu benar juga ya! kenapa ibu gak kepikiran"

__ADS_1


"bara bohong buk! Dinda beneran ambil buku saya" ujar Feli dengan panik


"kalo ibu gak percaya! coba deh tes Feli dan Ivana mengunakan soal yang sama. kalo jawaban dan tulisan nya sama dengan dibuku Dinda dan Hellen berarti memang buku mereka di ambil". Tambah bara yang membuat Feli dan Ivana pucat dan mati kutu


__ADS_2