
Rere Pulang ke rumah dengan kesal! dan segera membersihkan badannya. lalu membersihkan rumah nya. tak lama kemudian bara kembali kerumah
"Astaga! Lo ngapain dirumah re! piring numpuk kagak Lo cuci" ujar bara yang terkejut melihat rumah yang berantakan. namun Rere hanya diam dan bergegas mencuci piring nya sedangkan bara membersihkan badannya
Tak lama bara selesai mandi dan Rere pun telah selesai menyelesaikan pekerjaan rumah dan hendak tidur. namun ia tersadar kembali karena mengingat bahwa perkerjaan nya ada yang belum selesai
"Astaga gue lupa buat desain produk baru! ini gara-gara sindy setan nih! nyuruh gue ngerjain pekerjaan dia ujung-ujung nya kerjaan gue gak ke urus! mana capek banget lagi" ujar Rere didalam hati. bara melihat wajah Rere yang masam pun menghampiri nya
"Lo kenapa re! muka kusut banget kayak hidup Lo! udah jelek kaya gitu nambah jelek tau!" ujar bara sembari mengelap rambut nya
"Lo bisa gak sih! sehari aja gak ganggu gue! gue capek... hiks" Ujar Rere sembari menangis menutupi wajahnya
"Lo kenapa?" Ujar bara sembari memeluk kepala Rere yang sedang duduk dan membiarkan nya menangis.
Bara mengelus lembut rambut Rere dan berusaha menenangkan nya
"Lo kenapa sih? Cerita dong" ujar bara sembari duduk di samping Rere
"Gapapa!" ujar Rere hendak berdiri
__ADS_1
"Re!" Bara menarik tangan Rere yang membuat Rere terduduk kembali. bara memegang kedua pipi Rere dan terus bertanya
"Bilang sama gue! Lo kenapa?" Ujar bara
"Gapapa! gue cuma capek doang! gue mau tidur" ujar Rere sembari Berbaring di tempat tidur
"ya udah! Lo tidur aja" ujar bara sembari berjalan keluar kamar
"Lo mau kemana?" ujar Rere
"gue belom ngantuk! mau nge game dulu" ujar bara lalu pergi
Rere memijit tangan nya sendiri karena pegal. Bara yang melihat Rere dari luar jendela pun segera masuk kembali dan menghampiri nya. Rere yang mendengar langkah kaki pun segera memejamkan mata nya
"Bagian mana yang pegal!" ujar bara sembari memegang tangan Rere lalu memijit nya
"Lo ngapain?" Ujar Rere
"Lo capek gini dari mana sih re?" tanya bara
__ADS_1
"Main seharian bareng Stella" ujar Rere
"bohong! dari siang sampe sore Stella bareng gue" ujar bara
"Ngapain! Lo selingkuh sama Stella ya!" ujar Rere beranjak duduk
"Nggak! tadi" ujar bara yang terpotong oleh Rere yang murka
"Apa! Parah Lo ya! Gak nyangka gue! pergi Lo!" ujar Rere yang marah sembari memukuli bara mengunakan bantal
"Nggak gitu re! dengerin dulu" ujar bara yang berusaha menghindari bantal
"Dengarin apa! udah jelas semua nya!pasti tadi Lo mau keluar buat ketemu Stella ya! bangsat Lo bar! muak gue liat muka Lo! pergi sana" ujar Rere
"Re! Kasih gue waktu buat ngomong!" ujar bara
"Nggak! nggak perlu! Lo keluar sekarang! udah kita cerai aja" ujar Rere yang mendorong-dorong dada bara
"Lo ngomong cerai enak banget ya! nggak mikirin perasaan orang" ujar bara sembari menangkap tangan Rere
__ADS_1
"Lo aja gak mikirin gue! Tega Lo nyelingkuhin gue!" ujar Rere
"gue gak selingkuh re! tadi juga gak cuma berdua! ada reno disana! nih foto nya. kita sempat Selfie tadi! gue juga gak sengaja ketemu mereka di cafe! karena udah lama gak ketemu ya Ngobrol lah dari siang sampe sore!" ujar bara