Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
Mata [Season 2]


__ADS_3

"oh ya re! gue belom minta maaf soal yang dulu! Seharusnya gue bantuin Lo saat Lo bangkrut bukan nya memutuskan hubungan! maafin gue ya" ujar Felly memegang kedua tangan rere


"Iya gapapa kok! udah jadi masa lalu juga" ujar Rere tersenyum


"saling janji yuk! Siapa pun di antara kita kalau lagi kesulitan gak boleh diam aja dan harus ngomong jujur dan juga saling membantu satu sama lain" ujar Felly


"Setuju"


mereka pun berjanji akan bersahabat selamanya dan tidak akan meninggalkan satu sama lain jika dalam kesulitan


Singkat cerita. Rere kembali ke rumah nya menunggu bara pulang


"Cewek cantik yang di kantor bara tadi siapa ya?" ujar Rere sembari menunjang dagu di meja makan menunggu bara pulang


"Cantik,putih, tinggi,ramping beda banget sama aku yang.... Jadi gendut gara-gara hamil Hiks.." Ujar Rere menatap dirinya yang berisi


"Tapi gapapa sih! gue tetap cantik dan elegan! Hem" Mengibaskan rambut nya


"Aduh!! bara mana sih! lama banget" ujar Rere dengan kesal.


Tak lama Bara kembali sebentar untuk Menganti pakaian nya dan hendak pergi lagi

__ADS_1


"Bar! mau kemana? Lo gak makan?" ujar Rere menghadang bara


"Lo makan sendiri dulu ya! gue ada urusan!" ujar bara sembari mencium kening Rere dan pergi lagi.


"Tunggu! wanita yang di kantor dia tadi siang kan bilang kapan mau ketemu papanya! terus bara jawab kalo urusannya selesai! berarti dia mau Ketemu wanita itu dong" ujar Rere melihat bara menaiki mobilnya


Rere pun mengikuti bara dari belakang mengunakan taxi. Sampai lah di sebuah restoran. Bara masuk ke ruangan VVIP


"Maaf buk! ini ruangan VVIP! Anda harus menunjukkan kartu member!" ujar pelayan


Rere pun segera berbalik dan mencuri pakaian pelayan dan diam-diam masuk untuk mencari tau dan untung nya ia di izinkan masuk oleh penjaga.


"permisi! ini anggur gratis untuk member VVIP" ujar Rere sembari menuangkan anggur dan berdiri di sebelah pelayan lainnya untuk berjaga jika di butuhkan


"Bagaimana perusahaan mu bara?" ujar pak tua yang duduk di depan bara


"Berjalan dengan lancar! tentunya atas bantuan anda pak" Ujar bara


"Bagus kalau begitu! lalu bagaimana dengan janji kita dulu?" ujar pak tua tersebut yang membuat bara terdiam


"Gak usah buru-buru pah! Ya kan bar" ujar Naura sembari menyenderkan kepalanya di bahu bara

__ADS_1


"Terserah kalian! yang penting pernikahan yang sudah di atur 6 tahun lalu harus terwujud! Baiklah! Aku sudah terlalu tua untuk duduk terlalu lama! kalian berbicara lah dulu. sudah lama kalian tidak bertemu" ujar pak tua tersebut sembari pergi meninggalkan ruangan


Bara yang tetap diam terus menatap meja dengan kosong sedangkan Rere yang mual karena aroma anggur pun segera pergi ke toilet untuk muntah


"Bara! Are you okay?" ujar Naura


"I'm okay!" ujar bara


"terus kenapa Lo diam aja waktu papa bahas perjanjian nikah dulu?" ujar Naura


"Sorry ra! gue.. gue udah nikah" ujar bara dengan ragu


"What!! Are you serious??" ujar Naura


"Lo tau kan konsekuensi nya kalo ingkar janji" tambah Naura


Bara terdiam sesaat dan menarik nafas panjang untuk mengatur nafasnya


"Gue pergi dulu! bye" ujar bara meninggalkan ruangan tersebut


disisi lain. Rere memuntahkan isi perutnya lagi dan berdiam diri di toilet mengingat perkataan pak tua tersebut

__ADS_1


__ADS_2