
"Heh! Yakin Lo mau ngelawan gue! Lo liat sekeliling! Mereka pada keluar kelas mau liat kita duel! siap-siap malu ya" Ujar Fathur menunjuk ke arah para siswa yang sedang menonton mereka.
Bara hanya diam dan mulai bermain basket.
Diawal pertandingan. bara memberikan peluang untuk Fathur menciptakan skors yang membuat Fathur Semangkin meremehkannya. Teriakan dari para siswa pun membuat Fathur Semangkin sombong
"Kan bener si bara nob banget! ngapain sih sok-sokan terima tantangan kak Fathur! malu sendiri kan jadinya!" Ujar para siswa yang sedang menonton. Rere pun tersenyum senang karena bara akan di permalukan. ia pun hendak pergi dari sana karena sudah yakin akan ke kalahan bara
Namun pada saat pertengahan permainan. bara mulai menunjukkan skill nya untuk mematahkan ke sombongan Fathur dan tidak memberinya peluang untuk menciptakan skors. Bara mengejar skors Fathur dengan mudah yang membuat Fathur Semangkin panik akan kalah
"Liat deh bara keren banget mainnya" ujar Salah satu siswa yang membuat langkah kaki Rere terhenti dan kembali menonton pertandingan.
Rere melihat bara bermain dengan lincah dan mulai merasa tidak senang
"Kok jadi jago maen nya" Ujar Rere dengan kesal.
Bara membuka dan membuang kaca matanya yang mencuri perhatian para siswa perempuan
__ADS_1
"Arghhh!" para siswa berteriak melihat ketampanan yang disembunyikan Bara
"Oh My god! Bara ganteng banget terus skill futsalnya lebih keren dari kak Fathur" ujar Siswa yang terpanah akan ketampanan bara
"Iya bener banget! Liat deh, bahkan skor nya bara lebih tinggi dari kak Fathur"
Singkat cerita. permainan pun selesai, Bara memenangkan pertandingan dengan skor tinggi. ia dikelilingi oleh para siswi prempuan yang membuat Fathur kesal. Guru olahraga pun dibuat takjub dengan skill bermain bara
"Bara! keren sekali! Kau harus bergabung menjadi pemain inti dalam team ini" Ujar guru tersebut menawarkan bara untuk bergabung
"Boleh pak!" ujar bara menerima tawaran guru.
"dan di detik ini akhirnya ada yang ngalahin Lo! ingat, di atas langit masih ada langit" Ujar bara sambil mendorong kan bola basket ke perut Fathur.
Fathur memanggang bola yang didorong oleh bara dan hanya diam melihat bara dengan penuh dendam
"Bro" Ujar Surya salah satu team basket disekolah yang memangil Fathur sambil memegang pundaknya.
__ADS_1
Fathur tak menjawab dan menepis tangan Surya lalu pergi
"embh" Para team basket menahan tawa melihat Fathur
"liat deh expresi Fathur" Ujar Rio salah satu team basket
"iya! ilang dah tu sombong nya haha" ujar Willy
"Malu banget tuh pasti" Ujar Surya
"the real of Diam seperti Cupu, bergerak mengalahkan Suhu ini mah" Ujar para team yang tidak menyangka akan Bara.
Bara kembali ke kelas dan di sambut oleh teman sekelasnya. Melihat itu, Rere berbalik dengan kesal dan kembali ke kursi nya
"Sumpah bar, Lo keren banget!" Ujar Stella yang merangkul tangan bara.
Bara hanya tersenyum tipis dan melepaskan rangkulan Stella dan siswa lain yang mengikuti nya
__ADS_1
"Tadi pas awal maen diremehin bahkan sampe di hina! sekarang pada nempel semua kayak pacat" Ujar Reno yang menghampiri bara sambil duduk di atas meja
"Diam Lo!" Ujar siswi yang masih mendekati bara