Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
Helep [Season 2]


__ADS_3

"Mungkin ada kalau dia nabrak gue pake mobilnya. tapi kan gue kecelakaan tunggal! disana gak ada siapa-siapa! aneh juga!" ujar Jordan sembari beranjak duduk dan dibantu oleh Rere agar tak terjatuh


"Gue Cari tau dulu deh!" ujar Rere pergi meninggalkan kamar rawat Jordan


"Kalo dipikir-pikir agak gak masuk akal sih kalo bara pelakunya! Secara logika. ngapain dia ninggalin barang bukti" ujar Rere sembari berjalan ke parkir


"Tapi bisa jadi juga kalo dia gak terima pisah terus melakukan kriminal gini" Tambah Rere sembari mengambil handphone nya dan menelpon Stella


Disisi lain, Bara yang melihat Hans tertidur pulas pun segera Menelpon seseorang untuk datang menemuinya.


Tak lama, Orang tersebut datang dan membawakan sebuah Amplop coklat.


"Ini yang bapak pinta" ujar Anak buah bara sembari memberikan amplop tersebut.


Bara pun segera mengambilnya dan memberikan isyarat untuk menyuruh anak buahnya pergi. dan Bara pun segera membuka amplop tersebut

__ADS_1


Setelah beberapa menit membaca isi amplop tersebut. bara tiba-tiba tertawa dan tak lama ekpresinya berubah menjadi dingin dan segera membangunkan Hans yang tengah tertidur. Hans yang merasa terganggu pun merengek sembari mengeliat


"Maaf-Maaf! Kita pulang yuk. papa gendong ya" Ujar bara sembari mengendong Hans


Disisi lain, Rere mengajak Stella untuk bertemu di sebuah Cafe


"Tadi Lo Nganter Hans ke bara jam berapa?" Ujar Rere dengan serius


"Jam sepuluh Pagi re! Dateng ke hotelnya sih jam sembilan! si bara mandi nya lama" Ujar Stella


"Hotel N Re! iya ditunggu lah! ya kali gue meninggalkan Hans nangis sendiri di lobby" Ujar Stella yang bingung melihat Rere


"Aneh!! Jordan kecelakaan jam sembilan lewat lima puluh! Hotel N dan Tol Halu kan jaraknya jauh banget! harusnya menghabiskan waktu sekitar satu jam lebih Atau jangan-jangan yang dibilang Stella, dia mandi lama itu karena ini" Ujar Rere di dalam hati sembari melamun


"Kenapa sih?" ujar Stella menyadarkan Rere kembali

__ADS_1


"Mmm! Waktu bara menghampiri kalian. dia keluar dari Lift hotel atau dari Luar?" Ujar Rere


"gue liat dia turun pake Lift! kenapa sih? kok kayak interogasi gini haha" ujar Stella untuk mencairkan suasana


"Kalo gelang giok itu bisa di TKP berarti seharusnya mobil bara rusak parah kan. ya! kalo gitu, gue harus ke hotel U untuk mengecek mobil nya" Ujar Rere sembari pergi meninggalkan Stella yang sedang diam mematung karena bingung


Singkat cerita, Rere telah sampai ke hotel N dan segera mencari tau nomor kamarnya


"Mba! Atas nama Bara Al-Fatih kamarnya nomor berapa ya?" Ujar Rere


"Sebentar ya Bu! saya cek" ujar resepsionis sembari membuka daftar tamu


"Maaf Bu. Atas nama bapak Bara Al-Fatih Baru saja Chek out! kemungkinan beliau masih ada didepan" Ujar Resepsionis tersebut dengan ramah


mendengar hal tersebut, Rere bergegas pergi ke depan untuk mencari bara. Namun, tanpa ia sadari bahwa ada Seseorang yang berada dibelakangnya dan diam-diam membekab Rere mengunakan obat bius hingga tak sadarkan diri

__ADS_1


Setelah beberapa jam pingsan. ia pun bangun dalam keadaan terikat di Atas Ranjang dan mulut tertutup kain agar tak dapat berteriak


__ADS_2