
Hp berdering dan ternyata ku lihat ponsel hp ku dari Ari, ada apa ari menelfonku, ucap Anggun telfon itu tidak aku angkat karena memang aku lagi menghindari Ari.
Ari pun mengirimkan pesan singkat.
"Sayang angkat HP nya ada yang mau aku bicarakan padamu sayang, jangan begini dong apa salahku padamu, sehingga kamu menghindari aku sayang".
Sebenarnya Anggun ingin menghindari Ari, dia ingin hidup yang baru, damai dengan kehidupannya tanpa di bayang-bayangi masa lalu, tapi dia kasian sama Ari dan akhirnya Anggun mau membalas pesan dari Ari.
"Sayang aku mau bertemu, ada hal penting yang akan aku katakan padamu"
Ari pun membalas, "Ya sayang besok ku jemput jam 8, mumpung kuliah kita libur sekalian kita jalan-jalan sudah 3 hari kita tidak bertemu, kamu pun tak angkat telfonku, miss you sayang".
"Ia sampai jumpa besok".
Anggun pun melanjutkan tidurnya, dan juga menyiapkan dirinya agar besok dia bisa jujur sama Ari, jujur tentang siapa dirinya.
Semalaman Anggun tak tenang tidurnya, tiba-tiba azan berkumandang dan dia bangun shalat, dan kembali bersujud.
"Tuhan aku ingin bertaubat, berilah ampun bagi seorang pendosa ini".
Pagi pun tiba Anggun bersiap-siao dandan yang cantik dengan baju warna kesukaannya, yaitu warna crem. Dia terlihat sangat Anggun sekali.
__ADS_1
Tin........tin
Terdengar suara klakson mobil, Anggun membuka pintu dilihatnya Ari sudah tiba, Ari keluar dari mobil dan menyapa Anggun.
"Halo sayang sudah siap".
"Ia sayang aku sudah siap".
Anggun melihat tatapan mata Ari yang penuh cinta padanya, sebenarnya dia tidak ikhlas melepas Ari tapi ini harus ia lakukan karna tidak mungkin dia bisa hidup dengan bayang-bayang kebohongan.
"Sayang ayo masuk mobil"
Anggun pun masuk ke dalam mobil, dan Ari langsung mengendarai mobilnya ke arah sebuah cafe.
"Ayo sayang turun"
Ari memegang tangan Anggun dengan erat seolah-olah ia tidak ingin melepasnya.
Mereka duduk di meja makan, dan Ari mengambil tempat yang khusus buat mereka berdua, karna sebenarnya Ari ingin memberi kejutan pada Anggun. Ari mengeluarkan cincin yang sangat indah sekali dan dia tiba-tiba sujud di kaki Anggun.
"Anggun mau kah kau menjadi istriku menemaniku dalam setiap langkahku, sambil bersujud dan memegang sebuah cincin".
__ADS_1
"Ari maaf kamu belum tau tentang aku yang sebenarnya, setelah ini andai kau tau tentang aku yang sebenarnya kau pasti akan menjauhi ku, karna aku tau kau mencintaiku karna kau anggap aku sangat sempurna, berdirilah Ari, duduk disampingku ada hal yang harus aku sampaikan tentang diriku yang selama ini aku tutup tutupi".
Ari berdiri dan terlihat kecewa sambil memasukkan kembali cincinya.
"Sebenarnya ada rahasia apa sayang, kok sepertinya kamu serius sekali".
"Sayang aku bukan lah wanita sempurna, aku punya masa lalu, aku akan jujur padamu Ari, aku takut sebenarnya mau jujur tapi ini harus aku lakukan".
"Ya katakan saja sayang, aku bingung kalau kamu bertele-tele begini"
"Ari, kamu tau kan aku dari keluarga yatim piatu, buat makan sehari-hari saja susah bagiku, ia lagi untuk sekolah kedokteran yang kamu tau biayanya begitu banyak sekali, aku memang dapat beasiswa 50 persen tapi sisanya pastinya aku harus mencarinya, sedangkan aku berambisi mengejar cita-cita. Ari kamu tau tidak untuk mewujudkan cita-citaku aku harus menyerahkan ke hormatan satu-satunya punyaku yaitu kehormatan ku pada seorang pria yang kaya raya, dan selama ini dia yang sudah membiayai kuliahku".
"Apa sayang kamu bercanda ya, hak mungkin kamu bisa lakukan itu".
"Aku serius sayang".
seketika wajah Ari berubah sangat marah krmarahannya sangat memuncak sekali.
bersambung.
yuk kepoin episode selanjutnya apakah Ari menerima Anggun atau malah menolaknya.
__ADS_1
terimakasih sudah mampir membaca.
jangan lupa like dan comenny