
Bahagianya aku bisa memeluk dan menggendong anak laki-laki yang tampan ini, semoga kelak kamu bisa menemani ibu sampai ibu menua nanti ya anakku sayang, Roni aku dan suami aku bawa kerumah, ibu sangat antusias sekali akhirnya dia punya teman dan tak sendiri kalau kami tinggal kerja, mas frans juga sudah mendapatkan pengasuh Roni namanya, mbok ijah sudah berumur 50 tahun mas frans sengaja mengambil pengasuh yang berumur tua karna biar bisa jadi teman ibu dan bisa telaten momong frans, kami tiba di rumah dan ternyata mbok Ijah sudah tiba membawa tas nya di depan rumah.
"Non kenalkan saya mbok ijah, pengasuh yang baru"
"Ia sayang ini pengasuh Roni"
"Oh ia mbok kenalkan saya Anggun, semoga mbok betah ya disini"
"Asyik ibu punya temen sekarang"
"Wah ibu sekarang punya teman ngobrol kalau kami kerja ucapku"
"Ia Anggun ibu senang sekali, makasih ya frans akhirnya keluarga kita ramai juga"
"Ia bu, ayo masuk jangan di depan pintu begini"
Akhirnya semuanya pada masuk.
"Ibu besok aku harus berangkat kerja, sudah di telefon pihak rumah sakit"
"Ia kerja lah kan sudah ada mbok ijah sama Roni"
Roni anak yang baik dia tidak rewel atau nangis terus.
Anggun menggendong Roni dan memberikan dia susu formula tiba-tiba
"Aduh apa ini basah-basah"
Semuanya pada melihat Anggun ternyata Roni ngompol semua pada tertawa.
"Sayang Roni ngompol itu, dia pingin ibu nya merasakan ompolannya haaaa canda frans"
"Ah sayang bisa saja kamu"
Tak terasa waktu semakin sore dan mereka akhirnya beristirahat semuanya Roni tidur dengan mbok ijah dan Anggun sementara frans sendiri tapi ketika malam tiba frans yang tak terbiasa sendiri menelfon Anggun.
"Halo sayang aku tak bisa tidur, temani aku sayang aku kangen sama kamu"
"Aduh, kayak kita jauh saja kamu telefon"
"Roni kan sudah ada mbok ijah sayang"
"Ia aku ke kamar kita"
__ADS_1
Maklum sajalah mereka masih pengantin baru, masih merekah merekahnya, apalagi frans masih bujang dulunya makanya dia masih ingin berdua bersama Anggun.
Anggun masuk kedalam kamar.
"Ada apa sayang, manja banget sama aku"
"Ia lah aku kan suamimu"
"Kita kan sudah punya anak"
"Kan ada mbok ijah, malam ini ayah nya kan ingin berdua sama ibunya"
"Emmm ayahnya juga pingin di manja kayaknya"
"Ya ialah gak cuma anaknya saja ayahnya juga mau dimanjakan"
"Ia sayang ucap Anggun dengan mesra"
Frans mulai mencium mesra tubuh Anggun dan mereka melakukan hubungan suami istri, dan frans berkata.
"Terimakasih ya sayang untuk kasih sayang mu ke aku dan kamu mau jadi istriku menemani aku"
"Ia sayang aku juga terima kasih untuk semua kasih sayangnya"
"Ia sayang aku percaya, tik tidur dah malam"
Akhirnya mereka tidur.
Pagi itu Roni menangis dengan kencang.
owek..... owek
Semua orang terbangun benar saja Roni ternyata lapar.
"Aduh sayang lapar ya, maaf ya mbok gak tau"
"Ada apa mbok kok nangis"
"Roni pingin minum susu non lapar"
"Oh kirain kenapa"
Frans yang sudah siap-siap untuk berangkat ke rumah sakit, karna dia dokter kandungan
__ADS_1
"Sayang mana bajuku"
"Ia sayang ini aku bawakan"
"Emmm istriku yang baik, masih cuti ya sayang"
"Ia mas besok baru masuk"
"mas berangkat dulu ya"
"Ia sayang"
Frans berangkat kerja dan di sana teman-temannya sudah menyiapkan hadiah pernikahan.
"Selamat ya buat dr frans ini hadis buat dokter, gak undang-umdang dokter kalau menikah"
"Ah cuma sederhana saja pernikahannya"
"Dokter Anggun mana dok"
"Besok baru berangkat, lagi sibuk ngurusin anak kami"
"Wah sudah punya anak aja dok"
"Ia sudah lengkap kebahagiaan kami"
"Pokoknya selamat ya dok, anaknya laki-laki atau perempuan dok"
"Laki-laki namanya Roni"
"Intinya selamat ya dok semoga pernikahannya langgeng sampai kakek nenek"
"Ia terima kasih sekali hadiahnya ya pasti istriku senang"
"Ia dok sama-sama"
"Ayo kita mulai kerja lagi, pasien menanti"
"Ina panggilkan pasien pertama"
"Pasien atas nama nyonya Ani silahkan masuk ucap perawat"
nama yang tak asing bagi frans, ternyata setelah masuk benar saja pasien itu adalah Ani istri Dion mantan suami Anggun.
__ADS_1
bersambung