
frans langsung buru-buru ke rumah sakit karna keadaan mendadak sekali, dan tak lama Frans sudah berada di rumah sakit dan berkata.
"Bagaimana keadaan pasiennya"
"Drop dok dan mengeluhkan sakit yang begitu tak tertahan"
"Baik bawa ke ruangan saya cek kembali"
"Frans mulai mengecek kondisi Ani, dan begitu kagetnya frans ternyata selain kista ternyata ada penyakit lain yaitu tumor di ovarium dan yang mengakibatkan ovariumnya harus diangkat dan kemungkinan tidak akan hamil selamanya"
"Suster harus ada tindakan secepatnya, sekarang minta tanda tangan ke suaminya agar bisa dilakukan tindakan"
"Ia dok"
Perawat langsung ke luar menemui Dion.
"Maaf pak Dion harus ada yang ditandatangani karena akan dilakukan tindakan secepatnya"
"Ia dimana kertasnya"
#'Bapak bisa langsung masuk temui dokter frans nanti dokter akan jelaskan semuanya"
Dion masuk ke dalam ruangan frans.
"Maaf dok mana yang harus saya tandatangani"
"Sini masuk dulu pak saya akan jelaskan sebentar sebelum bapak tanda tangan"
"Ia sebenarnya ada apa ya bagaimana kondisi istri saya yang sebenarnya dok"
"Maaf pak saya harus berkata ini, istri bapak tidak hanya mengidap kista namun ada penyakit lain yang mengakibatkan ovarium nya harus di angkat tapi kemungkinan untuk hamil sangat sulit sekali meski tak ada yang tidak mungkin jika Tuhan berkehendak"
__ADS_1
"Emang sakit apa kok harus diangkat"
"Ada tumor di ovarium pak"
"Ya sudah saya tanda tangani dan lakukan tindakan saja"
Dion akhirnya menandatanganinya, dan dia keluar dengan keadaan yang sangat sedih sekali dalam hatinya. "Dasar wanita tak berguna percuma aku menikahi mu"
Dion langsung masuk ke ruangan Ani, dan Ani sangat senang karena akhirnya suaminya mau menemaninya.
"Sayang sakit sekali sayang, kamu disini saja ya, sampai operasi ku selesai aku butuh banget dirimu sayang"
"Ah tidak ada gunanya aku disini"
"Kenapa kau bicara begitu sayang"
"Kamu tuh wanita yang tak ada gunanya sekarang kamu tak bisa hamil dan untuk apa hubungan ini kita lanjutkan, jadi aku putuskan aku talak dirimu hari ini dan untuk surat suratnya aku akan selesaikan di pengadilan agama"
"Sebenarnya aku yang menyesal menikah dengan mu, sudah lah aku pergi dulu percuma juga aku disini gak da gunanya"
"Dion semoga kau mendapat balasan dari Tuhan kamu adalah laki-laki kejam"
"Terserah mau bilang apa kau sama aku"
Dion berlalu pergi begitu saja.
"Pak jangan pergi teriakan perawat, bapak harus bayar administrasi dulu"
"Ia ucap Dion"
Dion berjalan ke ruang administrasi dan tak sengaja menabrak Anggun.
__ADS_1
"Maaf mba saya tidak sengaja"
"Ia pak, Anggun bangun dari jatuhnya dan dilihat nya Dion"
"Kamu Dion"
"Ia Anggun"
"Aku dengar istrimu sakit"
"Ia itu wanita yang tak berguna"
"Kamu tak boleh bilang begitu kasian tau, dosa sekali"
Tiba-tiba frans berjalan ke arah Anggun.
"Ada apa sayang"
"Aku tak sengaja tabrakan dengan Dion mas"
"Kamu tak apa-apa kan hati-hati sayang kamu lagi hamil kalau jalan hati-hati"
"Ia sayang, aku buru-buru mau keruangan ku jadi tak lihat da orang"
Dion sangat terkejut ternyata Anggun bisa hamil juga.
"Anggun kamu hamil"
"Ia aku hamil"
Dalam hati Dion menyesal sekali telah meninggalkannya Anggun, kalau tau Anggun bisa hamil dia tak akan menikah dengan Ani
__ADS_1
bersambung