
Dion dan Ani menikah kembali. Dion menjual rumahnya dan membeli sebuah rumah kecil di sebuah gang kecil, rumahnya tidak begitu mewah tapi cukup untuk mereka tinggalin berdua. Mereka memulai kehidupan baru yang penuh dengan kesederhanaan.
Dion dan Ani memulai usahanya dengan menjual makanan jadi. Di sebuah gang kecil. Makanan siap saji yang dibuat langsung oleh Ani dan Dion.
"Sayang kamu terlihat sangat lelah sekali, maafkan aku ya, belum bisa buat mu bahagia"
"Ah kamu bicara apa Dion, aku sudah bahagia dengan kehidupan kita yang sederhana ini, dengan kamu mencintaiku saja aku sudah senang sekali"
"Ia sayang aku akan selalu menyayangimu"
Alhamdulilallah mereka jualan hari ini, banyak pembeli, dan belum sore makanan yang mereka buat sudah habis.
Ani terlihat bahagia saat menghitung uang yang mereka dapat.
"Ada apa mas, kamu lihat aku begitu"
"Aku bahagia, melihatmu bahagia"
"Ah kamu bisa saja, mas kalau usaha kita semakin lancar, aku mau mengadopsi anak, bolehkan mas?"
"Ya tentu saja boleh Ani"
Di lain sisi, Anggun, anaknya dan frans sedang berlibur di suatu pantai di luar kota, mereka liburan karna frans sedang mengambil cutinya.
"sayang aku bahagia sekali akhirnya kita bisa liburan bersama lagi, sejak kamu sibuk kerja kamu jarang sekali mengajakku jalan"
"Ah kamu sayang, aku sibuk juga karna untuk kamu dan keluarga kita sayang, kamu tau kan aku seorang dokter jadi banyak sekali pasien, sekarang kita nikmati liburan kita sayang"
__ADS_1
Mereka duduk di pinggir pantai berdua berpegangan tangan, di temani deburan pantai dan music yang sedang berbunyi di cafe dekat dengan pantai, lagu itu adalah lagu yang mereka berdua sukai.
Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku, milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Bila di depan nanti
Jangan cepat menyerah
Kau punya aku, kupunya kamu, selamanya
Akan begitu
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku, milikmu kita satukan tuju
__ADS_1
Bersama arungi derasnya waktu
Kau milikku, ku milikmu
Kau jiwa yang selalu aku puja
Mereka berdua menyanyikan lagu itu bersama.
"Frans kamu harus janji akan selalu menemaniku selamanya, menua bersama sampai akhirnya kita menutup mata bersama"
"Anggun, aku akan selalu menjagamu, menyayangimu sampai aku menutup mata, tapi berjanjilah padaku, jika aku tiada nanti kamu akan menjadi sosok wanita yang kuat dan tangguh"
"Kenapa kamu bicara begitu frans, kita akan selalu bersama-sama selamanya"
"Sayang, maut, jodoh seseorang itu tidak ada yang tau, makanya kamu harus jadi wanita tangguh"
"Ia sayang aku akan jadi wanita tangguh, demi kamudan anak kita"
"Ngomong-ngomong, anak kita rewel tidak sayang di kamar"
"Tidak sayang kan ada mbok imah, tadi aku sudah bilang kalau rewel suruh panggil aku, lagian malam ini aku ingin bersama dengan mu, aku rindu sekali sayang kebersamaan kita yang dulu, karna kita sudah lama tidak berlibur"
"Ia sayang maafkan aku yang terlalu sibuk bekerja"
"Ia sayang"
Semenjak hamil Anggun tidak lagi bekerja di rumah sakit karna dia ingin fokus dalam mengurus anaknya, karna bagi Anggun yang utama adalah anak dan keluarganya
__ADS_1
bersambung