
Anggun, ku dengar suara yang tak asing sekali memanggil ku. benar saja aku menoleh kebelakang ternyata itu Dion yang pagi menyusul ku pulang, pagi ini aku masih saja diatas kasur dan terpuruk tiba-tiba Dion datang, aku sangat kaget sekali ku kira dia akan bersama Ani dan tak akan pernah menemui aku lagi.
"Ada apa kamu mas kesini, apa kamu akan menyakiti aku lagi, belum puaskah kamu menyakiti aku mas"
Dia berjalan ke arah tempat tidur ku, dan mencoba duduk disampingku.
"Kenapa mas kau kemari, aku tak mau kau dekati lagi, aku jijik sama kamu, pergi kamu mas, teriakan Anggun"
Dion duduk disampingnya, dia memandangku dengan tatapan yang marah.
"Anggun maafkan aku, aku juga manusia biasa yang punya kesalahan, aku hanya ingin punya keturunan dan aku sebenarnya sakit hati jika teman-teman ku berkata soal keperawanan dan aku belum pernah merasakan itu, aku hanya manusia biasa Anggun maaf kan aku, bolehkah aku menikahi Ani Anggun"
"Tidak...... dan tidak apa yang kamu bilang, maaf semudah itu kau ucapkan kata maaf setelah kau menyakiti aku, kau menyakiti aku jiwa dan ragaku, kamu kan sudah tau aku tidak perawanan lagi, aku juga pernah menjadi simpanan orang demi aku mengejar cita-cita ku, bahkan aku juga pernah tidur dengan Dion dulu kau menerima ku, tapi kenapa baru sekarang kau menyesali semuanya. apakah kau tak sadar kau telah menyakiti ku sangat dalam"
"Ia Anggun aku tau, lalu keputusan mu sekarang bagaimana tetap mau bersamaku atau akan berpisah dengan ku"
Anggun menangis dengan kuat dan menampar kembali Dion.
__ADS_1
Prank.... prank.
"Itu semua bukan pilihan dion, kenapa kau kemari jika akan menyakiti aku lagi, pergi kau dari sini aku memilih cerai dari pada harus bersama dengan laki-laki pecundang seperti dirimu"
"Apa kau tak akan menyesal Anggun, jika kau berpisah denganku kau akan kembali hidup sendiri tanpa seseorang lagi Anggun"
"Pergi kau!!!!!! aku mending hidup sendiri dari pada bersamamu"
"Terus harta ini"
"Harta kamu masih mengungkit harta Dion"
Tiba-tiba ada suara langkah kaki yang masuk di kamar ku, aku menoleh ke pintu ternyata ada Ani, Anggun merasa sangat emosi sekali.
"Kenapa kau ada di rumah ku wanita ******"
"Kenapa kau bilang begitu Anggun, aku kasini hanya ingin minta maaf itu saja"
__ADS_1
"Aku tak akan pernah memaafkanmu Ani"
"Apa salah ku Anggun, aku wanita yang punya perasaan, dan rasa cinta ini datang dengan sendirinya aku yang lebih dulu mencintai Dion sejak aku SMP Anggun, lagian kau dulu pernah jadi wanita ke 3 jadi sekarang kau merasakan rasanya di sakiti Anggun, mungkin ini cara Tuhan membalasnya"
"Diam kau Ani kau tak ada hak bicara begitu, ambil suamiku terserah. pergi kalian dari rumah ku, aku tak butuh kalian disini"
Akhirnya Dion dan Ani meninggalkan Anggun sendiri, sebelum pergi Dion berkata.
"Anggun pasti kau akan menyesal tak mau menerima tawaranku, kau akan mulai hidup sendiri mulai hari ini"
"Pergi kau teriakan Anggun!!!!!!! "
Anggun sekarang sendiri dirumah namun dia lega setidaknya dia sudah melepaskan semua kekesalannya.. dan dalam hatinya berkata.
Mending aku hidup sendiri, bila harus ada yang ke dua, aku akan fokus pada kerjaan ku, menjadi Anggun yang mandiri dan sukses dan bisa membantu orang banyak.
Anggun tetap berbaring di kamar hingga ia tertidur lelap.
__ADS_1
bersambung jangan lupa like nya terimakasih