
"Jiha aku sayang banget sama kamu"
"Ia mas Dion aku juga sangat sayang sama kamu"
Mereka berdua bercinta disana, meluapkan rasa cinta yang ada,
"mas ini sudah sore mas gak pulang kasian istri mas lagi sakit tuh di rumah"
"Ah gak peduli amat perempuan yang tidak berguna, penyakitan dan gak bisa kasih aku anak untuk apa di pelihara, nanti juga kalau dia sudah sembuh langsung aku ceraikan saja"
"Haaaa tawa Jiha kamu jahat banget mas, nanti kalau aku begitu juga kamu tinggal juga ya, kayak sampah gitu. Gak boleh gitu mas dosa mas, jangan-jangan mas yang sulit buat mereka hamil mas, mas sudah pernah periksa belum ****** mas bagus tidak jangan-jangan gak bagus, aku malas lah nikah sama mas, aku gak mau bernasib sama kayak yang lain mas campakan kalau gak hamil"
"Aku belum pernah periksa sih, tapi kan selama ini istri ku yang bermasalah"
"Kalau gitu kita begini saja hubungannya ucap Jiha"
"Oke, kalau kamu hamil baru ku nikahi"
"Tapi aku malas juga begini mending aku cari cwo lain yang bener-benar sehat dan gak gampang nyakitin perempuan"
"Ah jangan gitu aku dah nyaman sekali sayang"
"Kamu periksa dulu, kalau kamu subur pasti aku mau sama kamu, tapi kalau kamunya gak subur aku malas juga"
__ADS_1
"Ia besok aku periksa tenang aja sayang"
tiba-tiba HP berbunyi, di lihat telfon dari Ani.
"Mas Tu telefon dari istrimu angkat"
"Malas lah pak penting"
"Jangan begitu mas nanti kalau ada apa-apa bagaimana coba, kamu yang akan di salahkan nanti suaminya tidak mau mengurusi"
"Ya sudah aku angkat telfonnya"
"Halo ada apa Ani kamu telefon aku, mengganggu banget tau, emang ada apa sih"
"Ya Tuhan mas istrimu ini lagi sakit ini kambuh lagi perutku sakit mas. Mas pulang ya aku butuh mas sekali"
"Bener ya mas aku tunggu di rumah"
"Ia"
Layaknya pepatah habis manis sepah di buang itulah ungkapan yang cocok bagi Ani sekarang. Dulu dia merebut Dion dari Anggun dan menghina Anggun dan sekarang semua berbalik pada dirinya sendiri.
"Udah lah sayang pulang sana istrimu menunggu"
__ADS_1
"Tapi aku masih pingin sama kamu"
"Udah pulang saja kasian istrimu"
"Oke aku pulang, kamu jaga diri baik-baik ya"
"Ia sayang"
Dion mencium kening Jiha lalu berlalu pergi untuk kembali pada Ani....
Di lain tempat frans pulang kerumah dan sudah di sambut oleh Anggun sambil menggendong anaknya.
"Eh ayah pulang, sayang ucap Anggun, sambil Anggun menggendong anaknya"
"Ia sayang ayah pulang, wah anak ayah sudah wangi dan pinter ya sama ibu gak rewel"
"Ia mas seharian ini gak rewel sama sekali pinter banget ini"
"Syukur sekali kalau gak rewel, ayo masuk gak enak di depan gini"
Para tetangga melihat mereka pada bicara.
"Tuh keluarga frans sangat bahagia sekali, padahal itu bukan anak kandung mereka tapi terlihat sekali mereka sangat menyayangi anak tersebut. dan suami Anggun padahal bujang mau terima Anggun apa adanya ya, Anggun tuh gak bisa hamil makanya dia di cerai"
__ADS_1
Biasa mulut tetangga kebanyakan pada julid meski tidak semua begitu, tapi kebanyakan kalau melihat orang lain bahagia suka ikut campur..
bersambung