
ibarat pepatah buah tidak jauh dari pohonnya benar sekali ternyata, sudah jatuh tertimpa tangga pula itu pepatah yang cocok bagi Anggun sekarang.
Ari dengan pandangan mata bringasnya, dan Anggun karna efek obat, Anggun merasa menikmati apa yang diperlakukan oleh Ari, Ari melakukannya hubungan yang tidak pantas dilakukan sebelum menikah, dan Anggun hanya terdiam karena Anggun sangat menikmatinya, Ari melakukannya merenggut semuanya pada diri Anggun yaitu kehormatannya.
"Sayang aku sangat menikmatinya".
Mungkin rasanya sangat berbeda saat dia melakukan dengan om Tio, dan karena efek dari obat yang diberikan Ari padanya.
"Ari berkata pada Anggun. apakah kamu sangat menikmati sayang? "
"Ia sayang aku menikmatinya".
"Bolehkah aku melakukannya sayang, selama ini aku sangat penasaran sekali atas semuanya satang".
"Ia sayang aku juga mencintaimu".
Ari sangat tertantang sekali atas perkataan Anggun, mereka dalam kondisi jatuh cinta berat, dan terjadilah yang dilarang oleh agama.
"Sayang terima kasih untuk semuanya ucap Ari"..
"Ia sayang, aku juga sangat mencintaimu karna kamu adalah cinta pertamaku".
Anggun belum sepenuhnya sadar, dia masih terbawa dengan efek dari obat.
Ari berada disamping Anggun, dan berkata.
"Sayang nikmat sekali rasanya, aku sangat menikmatinya. Baru kali ini aku merasakan ini dengan mu, apalagi aku sudah menunggu lama".
__ADS_1
Tanpa sadar Anggun berkata, yang membuat semua ke bohongan Anggun terucap.
"Ia sayang aku menikmatinya, meski ini bukan yang pertama tapi rasanya sangat berbeda, mungkin karena dulu aku melakukannya bukan karena aku mencintainya, tapi melainkan karena uang dan cita-cita ku semata, karna aku sangat membutuhkan uang itu untuk kuliahku jadi aku harus melakukan itu aku terpaksa melakukannya karena aku anak yatim piatu yang punya cita-cita jadi dokter jadi aku bingung harus apa. Tapi aku melakukan ini karna aku cinta padamu, sayang kok tiba-tiba aku merasa pusing".
Ari karna penasaran ingin tau dengan siapa Anggun melepas ke perawanannya pertama kali jadi dia bertanya pada Anggun.
"Sayang sebenarannya kamu tidur sama siapa loh".
"Heeee sambil setengah sadar dia menjawab yang akan membuat Ari kaget"
"Ari pasti kamu akan kaget sekali kalau tau heeeeeerr".
"Lah kok malah ketawa".
"Pingin tau ya, aku tidur sama ayah ku om Tio ucap Anggun".
Ari sangat kaget, padahal dia belum berbusana, Ari langsung duduk dan menyuruh Anggun duduk.
"Duduk Anggun, apa kamu serius sambil memegang tangan Anggun, kamu jual diri dengan ayahku".
Sambil oleng Anggun berkata, "Ia benar aku tidak bohong".
Spontan Ari mengangkat tangannya dan langsung menampar Anggun.
"Dasar perempuan menjijikkan, kamu pintar, cantik tapi kamu murahan".
Anggun karma kurang sadar, hanya bingung memandang Ari. "Kenapa kamu Ari, kok menamparku".
__ADS_1
"Dasar perempuan tidak benar, sudah sama ayahku masih saja menerimaku".
Ari bergegas memakai bajunya dan berniat meninggalkan Anggun sendiri di kamar, ibarat pepatah habis manis sepah dibuang.
"Anggun aku jijik padamu, muncullah sifat jahat Ari dengan memvidio Anggun yang sedang bujil. Dia memfotonya karna akan balas dendam dengan Anggun".
Ari meninggalkan kamar dan bergegas pergi, dengan membawa vidio tidak pantas itu, Anggun yang berada di kamar sendirian karna kelelahan dan efek dari obat itu Anggun tertidur dengan pulas nya. Tanpa sadar apa yang akan dihadapinya cita-cita nya terancam oleh masa lalunya dan balas dendam Ari, karna dia jadi wanita ketiga antara ibunya dan ayahnya. Ternyata selama ini hubungan orang tuanya tidak harmonis karna om Tio mencintai orang lain dan Ari mencari perempuan itu yang telah menjadi orang ke tiga diantara orang tua mereka.
Malam semakin larut dan Anggun tersadar, dia terkaget mendapati dirinya yang tanpa sehelai benang pun, dia mengingat apa yang terjadi tadi, selintas dia teringat apa yang telah ia lakukan dengan Ari, tapi dia tidak sadar bahwa dia sudah jujur pada Ari kalau dia mantan selingkuhan ayahnya.
Anggun berteriak kencang atas apa yang telah ia perbuat, menyesal kenapa ia bisa melakukan hal itu.
Tidak.... tidak teriak Anggun dengan kencang didalam kamar.
Anggun bergegas mengambil baju yang berserakan, sambil menangis ia memberesi semua baju dan celananya.
"Tuhan kesalahan apa yang telah kau perbuat"
Anggun mencari dimana Ari.
"Ari..... dimana kamu"
Dia mencarinya di dalam kamar mandi dan Ari tidak ada, dia juga melihat sekeliling dia baru sadar bahwa Ari telah meninggalkannya. Anggun begitu sangat kelelahan karna pertarungan dengan Ari, untuk berjalan pun badannya sangat lemah sekali, dan dia bingung apa yang harus dia lakukan, Anggun belum sadar kejahatan Ari padanya.
bersambung
terimakasih sudah mampir di cerita ini, jangan lupa baca kelanjutannya besok. dan jangan lupa like dan comen agar outhor semangat nulisnya.
__ADS_1