
Sore ini aku harus bertemu Dion kami sepakat bertemu di Apartemennya Dion, aku datang kesana dengan Mira.
"Anggun kamu serius akan bertemu Dion di apartemen nya dia"
"Ia Mira aku ingin semua masalah ini selesai, aku gak mau masalah ini berkepanjangan, aku sudah lelah Mira aku ingin bebas dan gapai cita-cita ku yang lain"
"Ya sudah jika ini memang sudah jadi keputusanmu, aku sebagai sahabat mu hanya bisa mendukung mu saja"
Tak lama mereka sampai ke apartemen nya Dion,
"Anggun kamu harus kuat, yakin ini semua akan berakhir indah"
"Ia Mira terimakasih"
Anggun menggenggam tangan Mira, dan melangkahkan kaki menuju apartemen Dion, sesampainya disana, anggun mengetok pintu lagi.
Tok...... tok... assalamualaikum
Saut suara perempuan yang ada di kamar Dion.
"Waalaikumsalam salam ucapnya"
"Anggun di dalam ada Ani, apa kamu siap kalau kamu belum siap ayo kita pulang saja"
"Ah kamu Mira aku sudah siap sekali kalau aku kabur kapan masalahku ini akan berakhir"
Tiba-tiba ke luarlah wanita tidak tau diri itu Ani, wanita yang merebut suami orang tapi tidak merasa dia bersalah malah sekarang tinggal serumah dengan suami orang.
__ADS_1
"Masuk Anggun ucap Ani"
Anggun dan Mira masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang tamu.
Dion sudah ada di sana duduk di ruang tamu, dengan pede nya Ani juga duduk berdampingan Dion serasa mereka adalah pasangan suami istri dan aku adalah orang lain, padahal aku masih berstatus istri sah nya Dion.
"Anggun ada apa kamu kesini, ucap Dion"
" Begini ya Dion aku juga malas bertele-tele lagi aku sudah mendaftar kan perceraian kita di pengadilan agama, dan aku minta kamu jangan datang di persidangan biar urusan kita cepat selesai"
"Ah enak saja mas Dion di suruh tidak datang, kamu pasti mau menguasai rumah dan segala isinya kan, ucap Ani dengan sinis"
"Ani teriakan Anggun!!!! kamu jangan berkata begitu kamu tak ada hak membentak aku, kamu ini hanya pelacura saja yang merebut suamiku"
"Bilang apa kamu Anggun aku tak terima"
"Sudah lah terserah kamu, ucap Ani dengan wajah marah"
"Sudah jangan bertengkar terus mau kamu aku tidak usah datang ya, terus apa lagi, tapi harta kita rumah dan kendaraan dan isi rumah harus jelas milik siapa, ucap Dion"
"Dion kamu memang laki-laki yang tak tau diri. sudah nyakitin hati wanita bukannya minta maaf tapi masih ungkit harta ucap Mira dengan tegas"
"Mira kamu tak usah ikut campur urusan kami ucap Dion"
"Bagaimana aku tak ikut campur Anggun adalah sahabat ku"
"Sudah jangan bertengkar, sekarang kita buat perjanjian saja di atas matrai tapi kamu harus janji kamu akan datang di persidangan kita selesaikan semuanya sekarang"
__ADS_1
"Oke ucap Dion"
Anggun menulis perjanjian yang isinya.
Rumah dan semua isinya di berikan Anggun pada Dion dan Anggun hanya membawa mobil saja karena mobil itu Anggun yang beli pakai uang dia sendiri, meskipun rumah hasil kerja keras mereka berdua tapi Anggun ikhlas melepasnya demi dia bebas.
Ani harus mengundurkan diri dari pekerjaannya karena Anggun tak mau sekantor dengan Ani.
"Bagaimana apakah kalian setuju.
"Ia kami setuju"
Akhirnya Dion menandatangani surat itu, meski Anggun tidak mendapatkan harta tapi dia bahagia sudah lepas dari Dion, Anggun pulang dari apartemen Dion dengan perasaan lega.
bersambung
__ADS_1