
Malam menjelang pagi ku dengar ponselku berbunyi kala itu badan ku rasanya demam sekali, menggigil dan tak karuan rasanya, ku liat ponselku ternyata telfon dari Mira sahabatku, aku bingung kenapa jam 02.00 dia menelfonku sepagi ini, ada apa dengan dirinya, ku angkat telfonnya dengan perasaan yang penasaran sebenarnya ada apa.
"Assalamualaikum Mira ada apa kamu telefon sepagi ini! "
"Anggun kamu sedang apa sekarang, aku sakit Mira"
"Anggun aku mau bicara penting padamu, sebenarnya aku tak tega bicara ini padamu, tapi aku tidak tenang bila aku tidak jujur padamu karena ini penting sekali"
"Mira sayang bicara saja sebenarnya ada apa, aku malah bingung kalau kamu tidak cerita"
"Tapi kamu janji, kamu harus tegar dan kuat, sekuat yang aku kenal kamu"
"Ia Mira aku pasti kuat, emang ada apa Mira"
"Anggun suamimu sebenarnya tidak kerja, tapi dia sedang berduaan dengan seorang wanita di hotel tempat ku menginap di bandung"
"Apa ucap Anggun dengan perasaan yang kacau dan tidak karuan. apa yang kau katakan benar Mira yang kau lihat adalah suamiku Dion"
"Benar Anggun aku tak salah lihat, Anggun kesinilah, untuk membuktikan semua perkataan ku, kamu harus kesini agar kau tau yang sebenarnya"
"Ia Mira aku akan kesana kamu share lokasi saja biar aku cepat kesana"
"Ia cepat kesini ya supaya Dion dan selingkuhannya keburu pergi"
__ADS_1
"Ia Mira tunggu aku disana"
Anggun langsung saja mengemudikan kendaraannya yang di share oleh Mira hatinya kacau, air matanya tak tertahan lagi menetes di pipinya dirinya hancur, sehancur-hancurnya dia tak tau lagi apa yang harus dia lakukan bila bertemu Dion dengan selingkuhannya, apakah dia harus marah dan menceraikan Dion atau bertahan dan memberi kesempatan Dion untuk berubah, selama di perjalanan dia tak henti-hentinya meneteskan air mata. sampai tak terasa dia tiba di hotel yang dikatakan Mira, dia langsung menelfon Mira.
"Assalamualaikum Mira, aku sudah di bawah di hotel kamu keluar ya"
"Ia Anggun"
Mira keluar menemui Anggun, terlihat perempuan melambaikan tangannya benar sekali itu Mira.
"Anggun teriaknya, Mira di temani suaminya"
Mira langsung memelukku dan berkata yang sabar ya Anggun. "Ayo ku antar kamu ke suamimu"
Mira selalu menenangkan Anggun, Anggun melangkahkan kaki dengan rasa tak percaya, apa ia Dion menyakitinya padahal Dion laki-laki yang membuat dia kuat selama ini menghadapi dunia, Anggun tiba di depan kamar hotel Dion.
Anggun mengetok pintu. Tok....... tok.
Saut Dion yang berada di dalam.
"Ia siapa?"
"Tukang bersih-bersih pak jawab Mira biar Dion tidak curiga"
__ADS_1
"Oh ia bentar"
Dion dan Ani lekas memakai bajunya karna mereka kelelahan sekali malam tadi sampai-sampai belum menggunakan busana.
Mereka lama sekali menggunakan busana sampai Anggun tidak sabar.
Anggun berkata pada suami Mira " Mas bantu saya buka pintunya"
Sebelumnya Mira sudah minta kunci serep kerepsesionis dan dia menjelaskan semuanya jadi mereka menyerahkan kuncinya ke Mira.
Suami Mira membuka pintunya, cekrekkkkk suara pintu, betapa kagetnya Dion dan Ani melihat Anggun ada di depannya.
"Mas Dion ucap Anggun, Anggun langsung menampar Dion yang belum berbusana Prank.... Prank tega sekali kamu mas menyakiti hatiku ku kira kamu orang yang baik ternyata kamu sama jahatnya, kamu juga Ani apa kamu tidak malu tidur dengan suamiku apa salahnya aku padamu hingga kau lakukan ini padaku Ani, Mas Dion apa kurangnya aku sehingga kamu selingkuh, sambil menangis Anggun mengucapkan kata itu"
"Anggun berani sekali kamu menamparku, kamu harusnya bersyukur aku mau menikahimu yang bukan perawan dan bekas laki-laki, apalagi kamu tidak bisa hamil laki-laki mana yang betah dengan perempuan kayak kamu"
Anggun menangis sejadi-jadinya dan Mira menenangkannya.
"Mas Dion ucap Mira tak sepantasnya kamu berbicara begitu, kalau kamu tidak suka dengan Anggun kenapa kamu tidak menceraikannya malah berbicara sekasar itu, dia itu istrimu harusnya kamu bisa menghargainya"
"Sudah Mira antar aku pulang, aku sudah tidak tahan dengan semua ini"
Bersambung.
__ADS_1
jangan lupa like dan vote nya biar outhor semangat nulisnya dan tunggu kelanjutannya apakah Anggun bertahan atau pilih bercerai