Kurelakan Keperawananku, Demi Gelar Dokterku

Kurelakan Keperawananku, Demi Gelar Dokterku
bertemu Dino dokter tampan


__ADS_3

berbulan-bulan sudah setelah kejadian itu, frans tak kunjung ada perubahan juga, dia masih saja terbujur lemas di kasur rumah sakit.


"Hai Anggun", ucap dokter Dino. yang selama ini menjadi sahabat Anggun di rumah sakit.


"Ia dokter ada apa?"


"Ayo kita makan siang, ini sudah waktunya jam makan siang loh, nanti sakit"


Anggun melihat jam, dan benar itu waktunya makan siang.


"Ia dokter Dino"


Mereka pergi ke kantin rumah sakit yang berada di lantai atas, dan mereka menggunakan lift untuk pergi kesana. Dokter Dino adalah dokter yang sangat tampan sekali, wajahnya putih, bersih dan wangi tubuhnya membuat perempuan yang dekat dengannya jatuh cinta, namun dokter Dino adalah laki-laki yang tak mudah jatuh cinta pada gadis dengan semudah itu.


Sebenarnya dalam hati dokter Dino, dia jatuh cinta dengan Anggun, wanita yang sangat ia sukia sejak berbulan-bulan lamanya, dokter Anggun membuat Dino jatuh cinta dan rasa yang muncul tidak pernah dia rasakan bersama wanita lain, namun dia tak berani bicara pada dokter Anggun, karna dia tau tidak mungkin dokter Anggun akan menerimanya, karna dia sangat mengerti bahwa Anggun masih punya suami.


Bagaimana seseorang laki-laki setampan dan seganteng Dino, bisa jatuh cinta pada wanita yang masih punya suami, itu yang selalu ada di dalam hati dokter Dino, dia sangat menyesali perasaan yang tumbuh dalam hatinya.


Di dalam lift dokter masih saja melamun memandang wajah cantik Anggun.


"Dok kenapa, dokter melamun seperti itu"


"Oh tidak apa-apa Anggun, bagaimana keadaan frans sekarang?"

__ADS_1


"Masih sama seperti biasanya dok, belum ada perubahan, aku juga belum tau dok kapan suamiku bisa sadar"


"Ya doakan saja yang terbaik bagi frans"


"Ia dok pastinya"


Tiba-tiba di dalam lift ada gangguan yang membuat lift mati.


"Aduh Dino bagaimana ini, kok bisa liftnya mati"


"Sudah tenang saja jangan kwatir ya, saya coba telfon agar kita ada yang bantu"


Dino menelfon dan mereka akan membantu.


"Tenang Anggun sebentar lagi ada yang bantu kita"


"Ia dok"


"Dokter ini bilang apa, kita mau obrolin apa dok"


"Ya tentang kamu Anggun"


"Tidak ada yang penting tentang aku dok"

__ADS_1


"Anggun seumpanya ada laki-laki yang mencintaimu bagaimana, kita kan tak tau kapan suami akan sadar"


"Kalau untuk sekarang saya tidak memikirkan hal itu dok, yang saya fikirkan hanya masa depan anak saya dan tentang saya bagaimana tetap setia dengan suami saya dan bagaimana saya bisa jalani hidup saja, itu saja dok"


Dokter Dino terdiam mendengar perkataan Anggun, dia merasa sangat patah hati sekali, tapi dia tulus sekali sayang pada Anggun, dan berjanji akan menjaga Anggun dan anaknya.


"Wah dokter melamun terus, kesambet nanti"


"Anggun, seumpamanya aku akan menjagamu bagaimana?"


"Maksud dokter bagaimana?"


"Oh aku. tidak bermaksud apa-apa, lupakan saja perkataanku yang barusan ya"


"Ia dok"


Tiba-tiba lift nya bergoyang dan tak sengaja Anggun jatuh di pelukan dokter Dino.


Anggun terdiam saat berada di pelukan Dino, dia tiba-tiba merasa yang nyaman sekali, perasaan itu sama seperti rasa saat Anggun berada di pelukan frans.


"Maaf Dino aku tak sengaja, ucap Anggun"


"Tak apa-apa Anggun"

__ADS_1


Dalam hati Dino bahagia sekali, saat Anggun berada di pelukannya.


bersambung


__ADS_2