Kurelakan Keperawananku, Demi Gelar Dokterku

Kurelakan Keperawananku, Demi Gelar Dokterku
Dion kecewa sama ani


__ADS_3

frans sangat kaget itu kan Ani istri Dion meskipun dia baru ketemu Ani cuma sekali namun wajahnya sangat tak asing sekali baginya, wajah yang super duper judes dan wajah yang pernah menghina istrinya. Ani juga di temani Dion suaminya.


"Masuk bapak/ibu, apa ada yang saya dapat bantu ucap frans"


Oh kamu ucap Ani, bukannya kamu adalah suami Anggun, dengan ketus dia berkata seperti itu tanpa memandang frans adalah dokter kandungan disana.


"Ia bu, ada yang bisa saya bantu"


"Ayo mas kita pulang saja aku tak mau di obatin dia ucap Ani"


"Kamu tuh kenapa Ani kita itu mau berobat, dan tidak sopan bilang begitu, ucap Dion"


"Maaf bu kalau tidak ada yang saya bantu silahkan keluar tidak apa-apa kasian banyak pasien yang menunggu di luar ucap frans dengan sopan terlihat sekali dia sangat berwibawa dan dapat mengontrol emosinya"


"Tidak dok kami mau periksa, ucap Dion"


"Ia kalau begitu ibu berbaring di kasur biar saya cek rahim ibu ada masalah apa ya"


Ani berbaring di kasur dan perawat memberikan jel di perut Ani dan frans mulai memeriksa Ani, dan baru ketahuan ternyata Ani juga mempunyai kista yang sudah berukuran 10 cm dan harus secepatnya di lakukan tindakan operasi pengangkatan kista"


"Maaf bapak atau ibu saya jelaskan sebentar, ibu menyidap penyakit kista penyebab utama penyakit kista adalah adanya kondisi penyumbatan yang mengakibatkan penumpukan cairan atau udara. Penyumbatan ini bisa diakibatkan faktor genetika dan infeksi karna ukuran kista ibu sudah mencapai ukuran 10 cm maka perlu adanya tindakan oprasi secepatnya untuk pengangkatan kista tersebut, kalau ibu mau menjadwalkan sekarang bisa silahkan saja tapi kalau mau di rundingankan di rumah juga tidak apa-apa"


"Dok kalau setelah saya habis di operasi apakah saya bisa hamil lagi"


"Tentu saja bu, nanti kita programkan hamil ya bu, kita cek ****** bapak baik atau tidak tapi yang terpenting sekarang adalah tindakan operasi secepatnya"


terlihat wajah Ani yang begitu sedih dan Dion juga terlihat menahan emosinya"


"Ada pertanyaan lain bu"


"Tidak dok terimakasih"

__ADS_1


"Sama-sama bu ini saya kasih resep penghilang nyeri nya ya dan vitamin"


"Ia dok terimakasih, maaf ya dok saya tidak sopan tadi"


"Ia bu tidak apa-apa semoga ibu lekas sembuh"


"Ia dok"


Bak seperti di sambar petir Ani sangat ketakutan apabila Dion meninggalkannya seperti Dion yang meninggalkan Anggun yang tidak dapat hamil apakah ini karma bagi Ani.


Mereka meninggalkan rumah sakit dengan perasaan yang amat sedih, di mobil Dion berkata pada Ani.


"Ani kamu tuh gimana tidak bisa jaga kondisi mu, katanya kamu dulu sehat akan memberikan aku anak mana kenyataannya, kamu berbohong, aku kira dengan menikah dengan mu, aku akan mendapatkan anak tapi apa kamu bohong kamu sama saja seperti Anggun yang tak dapat memberi ku anak"


Dion mengemudi mobilnya dengan keadaan marah.


"Mas jangan marah begitu, aku kan masih bisa punya anak, kita usaha bersama-sama ya"


Tak lama mereka tiba di rumah"


"Cepat turun, aku ada urusan aku mau pergi dulu"


"Tapi mas aku lagi sakit"


"Sudahlah jangan jadi anak manja, kan tadi sudah dikasih obat cepat di minum"


Ani turun sambil menangis dan berkata.


"Kamu tega sekali mas padaku, dimana cintamu yang dulu"


Dion mengemudi mobilnya dengan kencang, entah apa yang ada difikirannya dia malah berhenti di sebuah rumah.

__ADS_1


"Tok...... tok"


"Sayang buka pintunya ucap Dion"


"Ia sayang bentar aku lagi pakai baju"


Tak lama gadis cantik putih tinggi membuka pintunya benar saja ternyata Dion selingkuh dengan wanita lain dibelakang Ani.


"Ada apa sayang kok kamu kelihatan marah"


"Sebal aku punya istri gak bisa hamil"


"Sudahlah jangan marah kan ada aku sayang"


selingkuhan Dion bernama Jiha gadis yang sangat manis mereka sudah berselingkuh selama 2 bulan.


"Begini saja sayang nanti kalau aku hamil kamu langsung nikahi aku kalau istrimu belum kasih kamu anak"


"Yang pastinya begitu sayang bosan aku sama Ani"


"Apa biar kamu tidak marah sayang"


"Servis aku sayang buat aku bahagia, istriku sudah tak bisa lagi sakit dia apalagi bentar lagi dia operasi"


"Ya sudah ayo masuk ke kamar"


Mereka berdua masuk ke kamar berdua, Jiha langsung melepas pakaian Dion dan mendorongnya diatas ranjang dan mulai menservis tubuh Dion, mencium pisang nya juga yang membuat Dion enak.


Dion sangat sayang dengan jiha karna dia sangat pengertian dan tidak pernah nuntut macam-macam sama Dion.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2