La'grimas

La'grimas
75 FLASHBACK


__ADS_3


Semakin lama, Mykha semakin menjauhi Robert. Dia menghindari Robert.



Michael tahu semuanya dari Mykha. Dia membantu Mykha untuk menghindari Robert dan Robert benci Michael.



Mykha sedang menulis di kamarnya. Robert memasuki kamar Mykha tanpa permisi.



Mykha tidak menyadari nya. Sejenak Robert menatap punggung Mykha. Kemudian dia menyentuh bahu Mykha.



Mykha terhenyak kemudian berbalik. Dia terkejut dengan keberadaan Robert.



"Kkau.. Ti.. Tidak mengetuk pintu " kata Mykha.



"Ini rumah ku" kata Robert dingin.



"Ma.. Maaf maksudku.. Ti.. Tidak seperti biasanya" kata Mykha.



"Kau sudah makan malam? " tanya Robert.



"A.. Aku.. Aku sudah.. Tadi" jawab Mykha.



"Aku belum.. Ayo temani aku makan malam" kata Robert.



"A.. Apa? " tanya Mykha.



"Ayo.. "



♡♥♡♥♡♥♡



Selama di perjalanan dalam mobil, Robert dan Mykha saling terdiam.



"Kita kemana, Robby? " tanya Mykha.



Tidak ada jawaban.



Mobil nya pun behenti di depan restoran terbaik di Indonesia.



Mereka berdua keluar dari mobil dan memasuki restoran.



Robert yang memesan makanan untuk mereka berdua.



Mykha terlihat ketakutan. Robert menyentuh tangan Mykha.



Mykha terkejut. Dia menatap Robert.



"Aku sudah lama ingin mengatakan ini.. Maukah kau menjadi istriku, Mykhalista" kata Robert sambil memberikan sebuah cincin berlian untuk Mykha.



Mykha terlihat gugup.



Semua pengunjung melihat mereka berdua.



"Terima.. Terima " sahut mereka.



"Maaf Robby" kata Mykha kemudian berlalu pergi.



Robert mengepalkan tangannya kesal.



♡♥♡♥♡♥♡


__ADS_1


Mykha semakin menjauhi Robert. Bahkan dia menyewa apartemen agar jauh dari Robert.



Michael yang menyewa apartemen itu untuk Mykha.



Robert sangat marah mengetahui itu. Dia dan Michael berkelahi. Cecil yang melihat perkelahian itu tidak rela. Dia melerai perkelahian antara Robert dan Michael.



Dia membela Michael.



"Kak Rob! Jangan sakiti Kak Michael! " teriak Cecil sambil menarik lengan Robert.



"Sialan!! Pergi kau! " teriak Robert pada Michael.



"Ingat, Rob.. Dia sepupumu" kata Michael kemudian berlalu.



"Kenapa kau membela dia Cecil? Oh ya dia kan kakak kandung mu.. Jadi kau lebih menyayangi dia di banding aku" kata Robert kesal.



"Kakak.. Kau kakakku juga.. Jangan salahkan kak Mike.. Aku akan membantumu mendapatkan Mykha.. Tapi jangan sakiti kak Mike lagi" kata Cecil.



Robert menatap Cecil. "Kau yakin? " tanya Robert.



"Iya.. Aku akan membantu kakak" jawab Cecil.



♡♥♡♥♡♥♡



Mykha mengemas barang-barangnya nya. Dia akan pindah dari Indonesia ke Taiwan sesuai permintaan nya pada Michael.



"Buru-buru? "



Deg




Dia hanya mengenakan jeans hitam. Dadanya terbuka dengan pahatan Indah membuktikan kerja keras untuk membentuk otot-otot itu.



"Ro.. Robby.. " gumam Mykha. Robert menutup pintu kamar Mykha. Sementara Cecil mengunci nya dari luar.



Cecil tersenyum penuh kemenangan kemudian berlalu.



Robert menghampiri nya. Mykha gemetar ketakutan.



"Kenapa kau terlihat begitu takut? Aku tidak akan menyakiti mu.. Sayang " kata Robert serak.



"Robert ku mohon.. Aku harus pergi" kata Mykha kemudian berlalu melewati Robert, tapi tangan Robert bergerak menahan Mykha.



Langkah Mykha terhenti.



"Aku suka kalau kau memanggilku dengan panggilan Robby.. By the way.. Kenapa kau terburu-buru? Kau mau kemana? " tanya Robert.



"Ada pasien" bohong Mykha cepat kemudian melepaskan diri dan membuka pintu. Namun pintu nya terkunci. Dia memutar daun pintu berkali-kali.



"Kau tidak bisa pergi dari ku.. Kau tidak boleh meninggalkan Indonesia.. Pembohong yang buruk " kata Robert.



Mykha berbalik dan menatap Robert.



"Aku mohon.. Aku harus pergi" kata Mykha memelas.



Robert menarik tangan Mykha dan memeluk nya.



"Jika kau mau pergi, kau harus pergi bersama ku.. Menikahlah denganku.. Mykha" kata Robert.


__ADS_1


Mykha berusaha lepas dari pelukan Robert.



"Maaf.. Kau sepupu ku, aku tidak bisa, Rob" kata Mykha.



Robert mengepalkan tangannya geram. Rahangnya mengeras.



"Ini penawaran terakhirku, Mykha! Menikah dengan ku atau aku melakukan hal buruk pada mu! " bentak Robert.



Mykha menggeleng. "Aku tidak bisa"



Robert sangat marah. Dia menarik kedua lengan Mykha dan mendekatkan wajahnya.



"Kau tidak bisa.. Tidak bisa menolakku! Tidak bisa pergi dari ku! Tidak bisa! Jangan!! " teriak Robert di wajah Mykha.



Mykha yang bisa berkelahi gemetar ketakutan karena dia tahu saat ini Robert sedang di kuasai oleh jiwa psikopat nya.



Mykha tidak berani melawan Robert. Dia tidak cukup berani karena Robert bisa sangat berbahaya.



"Ini terakhir kali nya.. Kau harus menikah dengan ku.. Atau.. Aku akan melakukan hal buruk padamu" kata Robert.



"Tapi.. "



"Tanpa bantahan" geram Robert.



"Orang tuamu dan.. " Mykha tidak berani melanjutkan kata-katanya.



"Menikah dengan ku" ancam Robert.



"Kkau menakutkan.. Aku takut padamu.. " kata Mykha.



Raut jahat Robert perlahan berubah jadi tenang.



"Jadi.. Bagaimana? " tanya Robert.



"Kenapa bertanya? Aku tidak bisa menolakmu kan? " tanya Mykha gemetar.



Robert tersenyum penuh kemenangan. "Bagus.. Aku suka.. Mana tiket nya ?" tanya Robert.



"Tiket apa? " tanya Mykha.



"Tiket dari si brengsek Michael! "



"Aku.. "



"Jangan bohong! Mana! "



Mykha memberikan nya pada Robert.



"Kita tidak akan ke Taiwan.. Kita akan ke Italia" kata Robert kemudian merobek tiket itu.



Mykha terbelalak.



♡♥♡♥♡♥♡





By



Ucu Irna Marhamah

__ADS_1


__ADS_2