
3 bulan kemudian
Mykha muntah di wastafel wc umum. Dia menatap pantulan dirinya di cermin.
"Ya Tuhan.. Apa aku.. Hamil" gumam Mykha.
Mykha segera pulang ke mansion dan mencari testpack kemudian dia mengecek nya.
Kedua lutut Mykha terasa lemas melihat 2 garis positif di testpack itu.
"Astaga.. Bagaimana ini " gumam Mykha.
♡♥♡♥♡♥♡
Robert kembali dari kantor. Dia melihat keberadaan Mykha yang sedang memasak untuk nya.
Robert tersenyum. Dia memeluk Mykha dari belakang.
Mykha terhenyak. "Rob.. Sudah pulang? " tanya Mykha.
"Iya.. Aku merindukan mu" Jawab Robert.
"Kamu gemukan ya" kata Robert.
"Benarkah? Aku tidak merasa begitu " jawab Mykha pelan.
"Malam ini ada pesta di kantorku, aku harap, kamu ikut ya bersamaku" kata Robert.
"Emm baiklah "
♡♥♡♥♡♥♡
Michael sudah siap dengan jas hitam nya bersama Mykha dengan dress hitam berkilauan. Mereka tampak serasi.
Mereka berdua memasuki gedung besar yang merupakan perusahaan milik keluarga Danuarga.
Semua mata tertuju pada pasangan itu. Robert dan Mykha saling pandang.
"Bagaimana ini? Mereka bisa-bisa berpikir kalau aku ini istrimu " bisik Mykha.
"Tidak masalah.. Aku akan mencari jawaban jika mereka bertanya" kata Robert.
"Halo Tn. Robert " sapa seorang pria berjas dengan kepala plontos sambil menghampiri Robert dan Mykha.
"Hai" jawab Robert.
"Apa Nona ini istrimu? Cantik sekali dan cocok denganmu " kata pria itu.
"Dia sepupuku" kata Robert berbohong.
"Hai, namaku Joseph Donovan " kata pria itu sambil mengulurkan tangannya pada Mykha.
__ADS_1
Mykha menjabat tangan Joseph. Pria mesum itu tersenyum sambil mengedipkan sebelah matanya.
Mykha melirik Robert. Mykha merasa risih karena pria itu tidak kunjung melepaskan tangannya.
"Ehm" Robert berdehem pelan.
Pria itu tersentak kemudian melepaskan tangannya.
"Baiklah ayo" Robert menarik tangan Mykha dan pergi ke tempat minuman.
"Mau minum sesuatu? " tanya Robert.
"Tidak usah.. Aku tidak suka minum" jawab Mykha. Mereka pun tidak minum apapun.
Robert membawa Mykha ke balkon kantor.
Mereka melihat langit yang ditaburi bintang-bintang yang gemerlap.
Malam yang Indah.
"Aku sangat bahagia" kata Robert.
Mykha menatap Robert. "Kenapa? " tanya Mykha.
"Karena kau benar-benar sudah menjadi milikku.. Aku sangat bahagia, Mykha" kata Robert.
Mykha tampak berpikir. "Lalu.. Apa kau tidak merasa berdosa dengan hubungan ini? " tanya Mykha.
Robert menoleh kearah Mykha. Mereka saling menatap.
"Kita sepupu.. Kita masih ada hubungan darah " kata Mykha yang masih belum bisa menerima kenyataan bahwa dia menikah dengan sepupu nya sendiri. Walaupun sekarang dia mulai mencintai Robert.
Robert tersenyum. "Tuhan tidak akan menyatukan kita jika kita memang masih satu darah" kata Robert.
Mykha mengerutkan keningnya. "Apa maksudmu? " tanya Mykha.
"Sudahlah.. Aku sedang ingin membahas tentang perasaan kita.. Sekarang katakan.. Apa kau mencintai diriku, Mykhalista? " tanya Robert sambil menggenggam kedua tangan Mykha.
Mereka saling menatap.
"Kenapa kau masih bertanya hal yang sama, sementara kau sendiri tahu.. Apa jawabanku" kata Mykha.
"Seandainya aku bukan sepupumu? Apa kau mencintai diriku? " tanya Robert lagi.
Mykha tidak bisa berbohong. Jika dia berbohong, Robert selalu bisa menebaknya.
"Aku mencintai mu.. Robert.. " jawab Mykha pelan. Namun Robert mendengarnya. Dia sangat bahagia dan serta merta dia memeluk istrinya.
"Terimakasih.. Alu semakin bahagia" kata Robert.
Mykha tersenyum miris sambil membalas pelukan Robert.
♡♥♡♥♡♥♡
Mykha berlalu ke kamar mandi, namun dia berpapasan dengan Vanessa.
__ADS_1
"Mana Robert? " tanya Vanessa.
Mykha terkejut. "Emm.. Dia di ruangan tempa pesta berlangsungnya " jawab Mykha.
"Boleh aku minta bantuan padamu" tanya Vanessa.
"Bantuan apa? " tanya Mykha.
"Tolong masukkan cairan ini ke minuman Robert dan jika Robert sudah seperti orang gila, bawa dia ke kamar yang berada di samping ruangan pesta " bisik Vanessa.
Mykha menerima botol kecil berisi cairan itu. Vanessa segera berlalu.
Sejenak Mykha menatap botol tersebut. Dia ingin lepas dari Robert untuk mengakhiri hubungan haram itu. Namun disisi lain, dia sudah mencintai Robert. Belum lagi ada anak yang di kandungnya.
Namun Mykha lebih takut pada Tuhan. Dia akan mengorbankan perasaannya.
Mykha memasuki ruang pesta. Dia melihat Robert sedang berbicara dengan temannya.
Mykha melihat ada banyak minuman di meja. Dia mengambil segelas minuman baru dan segera memasukkan cairan dari Vanessa. Sesekali dia meliril Robert. Dia takut ketahuan.
Mykha segera melempar botol itu le tong sampah saat melihat Robert sudah selesai berbicara dengan rekannya.
Robert menghampiri Mykha. Mykha tersenyum sambil memberikan gelas minuman yang dia pegang pada Robert.
"Minuman? Aku tidak akan minum.. Aku tidak mau minum sementara kau tidak" kata Robert sambil tersenyum.
"Aku bukan peminum, makanya, minumlah.. Lihat rekanmu juga minum " kata Mykha.
"Baiklah " jawab Robert sambil menerima minuman itu dan meminumnya.
Mykha terlihat sedih.
♡♥♡♥♡♥♡
Mykha membawa Robert yang sudah limbung ke kamar yang di maksud oleh Vanessa.
Setelah itu, dia pergi ke Indonesia. Dia akan pergi dari Robert dan meninggalkan Robert.
Mykha menginjakkan kakinya di tanah Indonesia.
Dia akan menyeberangi jalan menuju apartemen nya, namun sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan tubuh itu pun terlempar beberapa meter..
Semuanya merah..
Dan..
Anyir..
By
Ucu Irna Marhamah
__ADS_1