
Mykha dan Robert berdiri berhadapan di gereja. Hanya ada mereka berdua dan pastur. Sesuai permintaan Mykha. Tidak ada yang tahu. Tidak ada yang di undang.
Mykha memakai gaun pengantin yang Indah begitu pun Robert memakai tuxedo putih. Dia terlihat begitu tampan.
"Tn. Robert, Apa anda bersedia mencintai Nn. Mykhalista dalam keadaan suka duka melarat dan Jaya sampai maut memisahkan?" tanya pastur.
"Saya bersedia" jawab Robert dengan lantang.
"Nn. Mykhalista.. Apa anda bersedia mencintai Tn. Robert dalam keadaan suka duka melarat dan Jaya sampai maut memisahkan? " tanya pastur.
Mykha menatap Robert. Dia mengangguk pelan. "Saya bersedia" jawab Mykha.
"Dengan janji suci yang telah kalian ucapkan, maka ku resmikan kalian menjadi suami istri" kata pastur.
Robert merangkul pinggang Mykha dengan posesif. Mykha menatap Robert.
"Aku mencintai mu"
Robert mengecup bibir Mykha. Mykha terkejut. Ini ciuman pertama nya. Mykha tidak bisa membalas ciuman Robert yang sekarang sudah menjadi suami sah nya.
Kecupan itu berubah jadi aku lumatan kecil.
Beberapa detik kemudian, Robert melepaskan ciumannya.
♡♥♡♥♡♥♡
Robert fokus menyetir. Sedari tadi, senyuman nya tidak luntur dari bibir kissable nya.
Mykha melirik Robert. Mereka sudah berganti pakaian. Pakaian yang sekarang mereka pakai, pakaian santai.
"Aku harus memikirkan cara untuk pergi dari Robert" batin Mykha.
Mereka pun sampai di apartemen.
Mykha dan Robert memasuki apartemen.
Mykha melihat setiap ruangan di apartemen sudah di dekorasi sedemikian rupa dengan berbagai karangan bunga dan gorden putih.
"Siapa yang menghiasnya? " tanya Mykha.
"Orang-orang ku.. Ayo kita harus makan siang" kata Robert.
"Emm.. Ok"
Mereka pun memasak. "Ah demi Tuhan.. Kau wanita yang benar-benar tidak bisa memasak ya" kata Robert.
Mykha yang sedang memegang spatula tampak kesal. "Lalu kenapa kau mau menikahiku? " gerutu Mykha.
__ADS_1
"Sini aku yang mengurusnya.. Kamu potong sayuran sana" kata Robert.
Mykha yang kesal pun memotong sayuran.
"Awwhh" ringis Mykha. Robert menoleh dan terkejut melihat jari Mykha yang berdarah.
"Astaga.. Kau mau memasak jari mu sendiri? " tanya Robert kemudian tertawa. Dia menarik tangan Mykha dan menghisap jari Mykha yang berdarah.
"Awww.. Pelan-pelan " gerutu Mykha.
"Darah mu manis.. Seperti pemiliknya " kata Robert sambil mencium punggung tangan Mykha.
"Manis? Kau dracula? " tanya Mykha.
"Aku bukan dracula.. Aku psikopat " jawab Robert.
"Jadi psikopat bangga " batin Mykha.
"Kau benar-benar tukang masak yang buruk" kata Robert sambil menggeleng pelan.
Mykha cemberut.
"Kau menggoda ku ya? " tanya Robert.
"Menggoda mu? " tanya Mykha.
Kedua pipi Mykha merona. "Aku tidak menggoda mu" gerutu Mykha.
Robert mematikan kompor kemudian mendekati Mykha.
"Robby.. Ini masih siang.. Jangan macam-macam.. Aku.. Aku belum siap" gerutu Mykha.
Robert malah tersenyum mesum. Dia menarik pinggang Mykha dan memeluk nya. Mykha menahan dada Robert.
Robert melahap bibir Mykha. Mykha terkejut. Jantung nya berdetak kencang.
"Balas ciuman ku" desah Robert. Mykha perlahan membalas ciuman Robert dengan kedua pipinya yang semakin merah seperti kepiting rebus.
Robert merasa ciuman Mykha tidak ada enak-enak nya. Dia mengajarkan ciuman yang benar pada Mykha.
Robert mengangkat tubuh Mykha dan mendudukkannya di lekuk dapur. Dia berada dia antara paha Mykha dan terus menciuminya.
Mykha meremas rambut Robert. Robert semakin bernapsu. Dia melepaskan ciumannya memberikan kesempatan Mykha untuk bernapas.
Mykha terlihat seksi dengan kedua dada naik turun karena napasnya tidak beraturan. Rambut nya acak-acakan dan kedua pipinya merona.
Kedua manik hitam nya menyiratkan hasrat yang terbendung.
__ADS_1
Robert suka Mykha yang seperti itu.
"Apa kau mencintai ku? " tanya Robert.
Ekspresi Mykha berubah tegang. Dia mengalihkan pandangannya.
"Aku harap kau bisa mencintai ku.. Karena aku sangat mencintai mu" kata Robert.
♡♥♡♥♡♥♡
Mykha dan Robert pun makan siang. Mereka sama-sama terdiam.
Ponsel Mykha bergetar. Mykha akan mengambil ponselnya, tapi dia kalah cepat dari Robert.
Robert melihat nama Mikey tertera di layar ponsel Mykha.
Robert mengangkat panggilan tersebut. Kemudian mengeraskan volume suara nya.
"Mykha? Orang ku bilang kau belum sampai di Taiwan.. Kau kemana? Apa si brengsek itu melakukan hal buruk padamu? " tanya Michael di seberang sana.
Mykha mengalihkan pandangannya menghindari tatapan Robert.
"Kakak mu yang gila itu menikahiku secara paksa.. Bodoh" batin Mykha menjerit.
"Mykha katakan sesuatu.. Kenapa kau diam? " tanya Michael.
Robert memberikan ponsel itu pada Mykha. Mykha menerima nya dan mendekatkan ponsel itu ke bibir nya.
"Iya.. Aku disini, Mike.. Aku masih berada di Indonesia.. Ku rasa kau tidak perlu mencemaskan ku.. Aku baik-baik saja.. Aku akan ke Taiwan lain kali saja " kata Mykha.
"Lain kali? Bagaimana jika Robert menemukan mu? "
Mykha melirik Robert. "Dia sudah menemukan ku bodoh!! " batin Mykha.
"Dia tidak akan menemukanku.. " jawab Mykha.
"Jika terjadi sesuatu, hubungi aku" kata Michael dari seberang sana.
"Iya.. Terimakasih.. Mikey" kata Mykha kemudian mengakhiri panggilan nya.
"Sungguh dia adik yang berbakti " kata Robert.
"Iya" gerutu Mykha kesal.
♡♥♡♥♡♥♡
By
__ADS_1
Ucu Irna Marhamah