
Robert mendengus kesal melihat orang-orang nya berdiri tertunduk di hadapannya.
"Harusnya kalian bisa mengecoh si Michael.. Bagaimana jika dia tahu kalau aku dan Mykha di Italia! " bentak Robert.
"Maaf Tn. Tapi Tn. Michael sangat cerdas.. Bukan hanya orang-orang nya, tapi agen mata-mata juga dia kerahkan untuk mencari Nn.. Mykha " jawab salah satu dari mereka.
"Apa yang membuat si brengsek itu begitu melindungi Mykha.. Jangan-jangan dia juga menginginkan Mykha.. Dasar sialan! " geram Robert.
"Ray! Siapkan tiket ke Spanyol! " kata Robert kemudian berlalu kesal.
♡♥♡♥♡♥♡
Mykha mendengus kesal. Saat ini dia dan Robert sedang berada di dalam jet.
"Jangan mengeluh" kata Robert.
"Aku tidak mengeluh" gerutu Mykha.
"Aku melakukan ini agar Mike, sepupu tercinta mu itu mengganggu kita" gerutu Robert sambil memegang erat tangan Mykha.
"Satu-satunya sepupu yang mengganggu ku itu adalah dirimu, Robert " batin Mykha menjerit.
"Kenapa di Spanyol, Rob? Mike akan lebih tahu kalau kita ke Spanyol" gerutu Mykha.
"Tidak masalah.. Aku lebih bebas bergerak di Spanyol.. " jawab Robert.
♡♥♡♥♡♥♡
Mereka sampai di Spanyol. Mykha dan Robert menginjakkan kaki mereka di mansion milik Robert.
"Spanyol memang tempat terbaik.. Dan ya kau belum pernah kesini kan? " tanya Robert.
"Hmm" Mykha menjawab Robert dengan bergumam pelan.
Robert membuka kedua pintu kokoh yang menjadi pintu utama mansion tersebut.
Pintu besar itu terbuka.
Mykha dan Robert terbelalak.
"Selamat datang di mansion Danuarga" suara bariton itu menyambut mereka.
Robert dan Mykha saling pandang.
Pria yang tidak lain adalah Michael tersenyum simpul. Dia beranjak dari duduknya kemudian menghampiri mereka berdua.
"Sekitar 2 jam aku menunggu kalian.. Bagaimana perjalanan kalian? Menyenangkan? " tanya Michael.
"Sedang apa kau disini? " tanya Robert sinis.
"Memangnya kenapa? Mansion ini milik Ayah.. Apa salahnya aku kemari? " Michael balik bertanya.
__ADS_1
Robert menautkan alisnya. "Mansion ini sudah ada sebelum kau hadir dan mengacaukan keluarga ku" kata Robert sarkas.
"Ayolah kalian berdua masuk.. Aku sudah menyiapkan semuanya " kata Michael.
Mykha melirik Robert. Robert juga menatap Mykha.
"Tidak perlu berpikir dulu.. Ayolah" kata Michael sambil merangkul Robert dan Mykha untuk memasuki mansion.
♡♥♡♥♡♥♡
Robert, Mykha dan Michael tengan memakan makanan mereka di ruang makan.
Sunyi
Yang terdengar hanyalah suara sendok dan garpu.
"Oh ya.. Mykha.. Kenapa kau tidak bilang kalau kau bersama Rob? " tanya Michael memecahkan kesunyian diantara mereka bertiga.
"Emm.. Aku.. Aku.. " Mykha kebingungan mencari alasan.
"Memangnya kenapa? Kau keberatan? Jangan-jangan kau juga menginginkan Mykha juga? " tanya Robert menyelidik.
"Apa maksudmu? Aku tidak punya kelainan seperti mu" gerutu Michael.
Robert mengepalkan tangannya. Mykha menyentuh tangan Robert untuk menenangkan suaminya itu.
Michael yang melihat itu mengerutkan keningnya. Dia menatap Robert dan Mykha bergantian.
Mykha mengerutkan keningnya dan dia menatap Robert.
"Apa yang dia katakan? " tanya Robert menyelidik.
"Dia bilang dia merindukan mu dan dia ingin kembali padamu" jawab Michael.
Mykha tertunduk. Entah kenapa dia merasa sesak mendengar nama wanita lain.
Apalagi Mykha merasa mengenal nama itu.
"Siapa Vanessa? " tanya Mykha.
"Dia mantan kekasih Robert.. Mereka putus karena Robert pria yang kuno yang mengabaikan kecantikan wanita " jawab Michael yang berbau sindiran.
"Aku bukan penjahat kelamin seperti mu Michael" kata Robert sarkas.
Michael tertawa. "Jangan kau bilang sampai saat ini pun kau belum pernah menyentuh wanita" ledek Michael sambil tertawa.
Mykha mengerutkan keningnya. Jadi Robert baru pertama kali nya melakukan hubungan intim dengan wanita yaitu dengan dirinya.
"Bukan urusanmu.. Sekarang kau boleh pergi" kata Robert.
"Sayang nya aku belum mau pulang.. " kata Michael.
Robert mendengus kesal.
__ADS_1
♡♥♡♥♡♥♡
Mykha membaca majalah di ruang tengah. Michael menghampiri nya kemudian duduk di samping Mykha.
"Aku tidak tahu apa yang sudah terjadi antara kau dengan Robert.. Tapi ku harap Robert tidak menyakiti mu.. " kata Michael memulai pembicaraan.
"Hmm.. " Mykha bergumam tidak jelas.
"Jika kau mau lepas dari Robert.. Aku akan membantumu.. Vanessa akan mengambil Robert darimu dan kau bebas dari Robert" kata Michael.
Seketika Mykha menatap Michael. Dia mencerna kata-kata yang barusan di ungkapkan oleh Michael.
Entah kenapa dia tidak mau pergi dari Robert. Dia merasa senang Michael akan membantunya pergi dari Robert.
Tapi di sisi lain dia merasa sedih.
"Apa mungkin aku mencintai Robert" batin Mykha.
"Mykha? Apa kau mendengar ku? " tanya Michael sambil mengibaskan tangannya di depan Mykha.
"Aku mendengar mu, Mike " jawab Mykha.
"Jadi bagaimana jawaban mu? " tanya Michael.
"Aku.. Aku setuju.. " jawab Mykha yang terlihat ragu.
"Ada apa dengan mu? Kenapa kau terlihat begitu bingung?" Tanya Michael.
"Aku yakin.. Mike" jawab Mykha.
♡♥♡♥♡♥♡
Robert mendengus kesal karena dia tidur sendirian di kamar nya. Jika dia tidur sekamar dengan Mykha, maka Michael akan curiga.
Dia sudah berjanji pada Mykha untuk tidak membeberkan soal hubungan mereka berdua pada siapa pun.
Robert melirik jam dinding yang menunjukkan pukul 10 malam. Dia pun beranjak dari ranjang dan keluar dari kamar nya.
Dia berjalan menuju kamar Mykha. Dia melihat Mykha tertidur lelap. Robert menutup pintu kamar, kemudian dia menghampiri Mykha.
Mykha terlihat begitu tenang. Robert membelai lembut pipi Mykha kemudian dia mengecup dahi Mykha.
"Aku mencintaimu.. Mykha" bisik Robert.
"Aku juga" gumam Mykha.
Robert terkejut. Namun dia tahu, Mykha tengah mengigau.
Robert pun tidur di samping Mykha. Dia tidak tega jika harus membangunkan Mykha.
♡♥♡♥♡♥♡
By
Ucu Irna Marhamah
__ADS_1