
Hari mulai pagi, Michael membuka pintu kamarnya. Dia terkejut mendapati gadis cantik berpakaian terbuka berdiri di depan kamarnya.
"Kau.. Hmmm" belum sempat Michael bicara, wanita cantik itu menutup mulut Michael dengan tangannya.
"Jangan keras-keras, Mike.. Aku mau memberikan kejutan untuk Robert" bisik wanita yang tidak lain adalah Vanessa.
Vanessa pun melepaskan bugkaman nya.
"Pagi-pagi sekali kau datang" bisik Michael.
"Namanya juga kejutan, katakan dimana kamar Robert" kata Vanessa.
"Di sana " kata Michael sambil menunjuk sebuah kamar.
"Baiklah, aku akan kesana.. Terimakasih Mike" kata Vanessa.
"Iya.. Sama-sama.. " jawab Michael. Vanessa segera pergi ke kamar yang di tunjukkan oleh Michael.
Sementara Michael berlalu ke kamar Mykha.
"Aku harus memberi tahu Mykha kalau Vanessa sudah datang " gumam nya.
Dia pun membuka pintu kamar Mykha.
Michael terbelalak melihat apa yang dia lihat.
Robert dan Mykha segera menutupi tubuh mereka. Mereka benar-benar terkejut karena kedatangan Michael.
"Ka.. Ka.. Kalian.. Se.. Sedang.. Robert.. Cepat sembunyi, ada Vanessa " kata Michael kemudian menutup pintu kamar tersebut.
Sementara Mykha dan Robert terlihat panik.
"Bagaimana ini.. Mike melihat kita" gerutu Mykha.
"Jangan memikirkan itu dulu " gerutu Robert sambil memakai pakaian nya.
Di luar kamar, Michael tampak gugup.
"Sialan.. Apa yang di lakukan Robert pada Mykha.. Setelah aku melihat itu, mereka berdua harus menjelaskan semuanya" geram Michael.
Tiba-tiba, Vanessa menghampiri nya.
"Robert tidak ada di kamarnya" kata Vanessa.
"Ah? Emm mungkin dia sudah keluar dari kamar nya" jawab Michael.
"Kenapa kau berdiri di kamar ini? Apa ada seseorang di dalam? " tanya Vanessa.
"Aku hanya.. "
Vanessa memegang knop pintu.
"Jangan di buka" kata Michael.
Tapi Vanessa tetap membukanya.
Vanessa terbelalak. Michael berbalik dan melihat ke dalam kamar. Dia juga terkejut.
__ADS_1
Ada Mykha di dalam. Dia merapikan jubah tidur nya.
"Kau? Yang waktu itu di Italia kan? Wah kita bertemu lagi" kata Vanessa.
Mykha tersenyum ramah.
"Apa mereka saling mengenal? " batin Michael.
"Hai Vanessa" Mykha menjawab sapaan Vanessa.
"Oh ya.. Sedang apa kau disini? " tanya Vanessa heran.
"Aku sepupu Robert dan Michael " jawab Mykha.
"Wah.. Aku baru tahu mereka mempunyai sepupu perempuan " kata Vanessa.
Mykha tersenyum. "Dan.. Kau sedang apa juga disini? " tanya Mykha.
Kedua pipi Vanessa merona.
"Emm.. Kita bisa bicara di bawah saja? Agar lebih enak" kata Michael.
"Baiklah " jawab Vanessa.
Mykha mengangguk. Mereka bertiga pun menuruni tangga.
Robert yang bersembunyi di balik pintu kamar menghela napas lega.
"Ah.. Masalahku akan semakin rumit saja.. Awas kau Mike.. Aku akan menghabisimu" geram Robert.
♡♥♡♥♡♥♡
Mykha memasuki ruang tamu. Dia sudah rapi dengan dress biru navy nya. Dia pun duduk di samping Michael.
"Robert nya mana? " tanya Vanessa.
"Emm.. Akun tidak tahu.. Pagi ini aku tidak melihat nya" jawab Mykha berbohong.
Michael menatap Mykha penuh selidik. Mykha melirik Michael kemudian mengalihkan pandangannya karena dia merasa risih.
Robert memasuki ruang tamu.
Vanessa segera bangkit dan mencium kedua pipi Robert.
Mykha sesak melihat itu. Michael melihat reaksi Mykha.
"Apa mungkin Mykha juga mencintai Robert? " batin Michael.
"Hai Rob"
Mereka berdua pun duduk berdampingan. Vanessa begitu nempel dengan Robert.
Mykha merasa kesal melihat nya.
"Ada apa kau kemari? " tanya Robert sarkas.
"Aku mau memperbaiki hubungan kita" jawab Vanessa.
__ADS_1
"Aku rasa itu tidak perlu" kata Robert.
"Robert.. Aku minta maaf soal yang sudah berlalu.. Aku harap kau mau menerima ku kembali.. Aku mau menikah dengan mu" kata Vanessa.
Deg
Mykha tercengang. Mana bisa dia melihat suaminya menikah lagi dengan wanita lain.
"Aku tidak akan pernah menikah dengan mu, Vanessa.. Kau bisa memilih pria lain" kata Robert.
"Tapi.. Mike.. Tolong jelaskan pada kakakmu ini kalau aku begitu mencintai nya" kata Vanessa pada Michael.
Michael melirik Mykha yang tertunduk dalam.
"Mike kenapa kau diam.. Kau sudah berjanji untuk membantuku kan Mike " gerutu Vanessa.
"Emm.. Vanessa.. Seperti nya Robert sedang tidak mau di ganggu.. Besok kau bisa kembali lagi " kata Michael.
"Tapi, Mike"
Michael beranjak dari duduk nya kemudian menarik Vanessa dan mereka pun berlalu pergi.
Robert beranjak dari duduknya kemudian dia duduk di samping Mykha.
"Aku tidak akan pernah meninggalkan mu.. " kata Robert.
Refleks Mykha melelapkan kepalanya di dada bidang Robert.
Michael kembali dan dia pun duduk berhadapan dengan Robert dan Mykha.
Mykha kembali ke posisi semula.
"Jelaskan padaku.. Kenapa pagi-pagi tadi kalian melakukan hubungan.. Ehmm.. Kalian pasti mengerti maksudku.. Apa kalian masih waras? Mykha.. Kau sama sekali tidak terlihat berontak " kata Michael.
"Kami sudah menikah " kata Mykha.
Deg
Michael terbelalak.
"Omong kosong apa ini! " kata Michael.
"Tidak ada omong kosong" kata Robert.
"Lalu.. Kalian.. " Michael kehabisan kata-kata.
"Mykha.. Aku tidak mengerti dengan jalan pikiran mu" kata Michael kemudian berlalu meninggalkan mereka berdua.
♡♥♡♥♡♥♡
Mykha mengobrak-abrik laci dan sarung bantal di kamarnya.
"Astaga.. Obat ku dimana? Aku lupa menyimpan nya.. Pagi ini, Robert menyentuh ku, Bagaimana jika nanti aku hamil" gumam Mykha.
♡♥♡♥♡♥♡
By
__ADS_1
Ucu Irna Marhamah