Legenda Sang Penghancur

Legenda Sang Penghancur
Ch. 20 - Segel Dantian Hitam


__ADS_3

Setelah mendapatkan informasi yang dia butuhkan, Rey segera kembali menuju ke kamarnya untuk mencari Zenith. Namun, setelah sampai bukannya mendapat sambutan hangat, dia malah mendapat pertanyaan bertubi-tubi dari Zenith.


“Kau dari mana saja? Apa yang kau lakukan?! Apa kau tahu jika Sekte kita tadi di serang?!” Ucap Zenith kesal seraya mencengkram kerah baju Rey.


Rey hanya diam saja tak menjawab satu pun pertanyaan yang dilontarkan oleh Zenith. Ia hanya menatap Zenith dengan tatapan heran, ia sedikit merasa aneh dengan sikap Zenith yang sangatlah berlebihan, padahal dia baru bertemu dengan Zenith 2 hari yang lalu.


“Hei bocah, kau ini jika bertanya itu satu per satu, kau pikir aku ini bapakmu? Dan juga apa-apaan tanganmu ini? Mau ku tebas?!” Rey sangatlah kesal karena bajunya dicengkram oleh Zenith.


“Kau jawab dulu pertanyaanku dulu!”


“Lepaskan!” Mata Rey berubah menjadi hitam.


Zenith segera melepaskan cengkraman tangannya, melihat mata Rey yang berubah hitam membuat ia sangat takut. Namun, entah kenapa meskipun dirinya saat ini dilanda ketakutan tetapi ia tidak lari, ataupun menjauh dari Rey.


Rey yang melihat Zenith melepaskan cengkramannya segera mengembalikan matanya menjadi normal. Jika saja Zenith tidak melepaskan cengkramannya, sudah dapat dipastikan bahwa kedua tangannya akan hilang saat itu juga.


“Hais, aku tadi pulang ke rumah” Ucap Rey singkat. Ia sangat malas menjelaskan tentang perbuatannya tadi.


“Hah?! Bagaimana kau bisa keluar dari Sekte? Tidak mungkin Sekte akan mengizinkan kau pulang ke rumah hanya karena hal sepele” Ucap Zenith yang kini menatap Rey penuh curiga.


Zenith tentu tidak akan percaya begitu saja dengan Rey, karena menurutnya sangatlah aneh jika seorang murid bisa keluar dari Sekte tanpa ada hal yang mendesak.


Sedangkan Rey yang ditatap Zenith hanya menghela nafas berat, ia tentu bisa dengan mudah membuat orang percaya kepadanya yaitu dengan cara merubah raut wajahnya menjadi semeyakinkan mungkin.


“Kau tau Yui? Dia adalah wakil murid elit di Sekte ini. Yui mengizinkanku pulang ke rumah, bahkan dia bersedia ikut denganku” Ucap Rey yang sedikit merubah mimik wajahnya agar terkesan meyakinkan.


“Maksudmu Nona Yui?! Bagaimana kau bisa berjalan dengan Nona Yui?!”


Zenith tentu terkejut karena kawan barunya ini walaupun masih muda ternyata bisa menggait wanita cantik seperti Nona Yui, bahkan ia sekalipun tidak akan seberani Rey yang dengan santainya memanggil Nona Yui dengan namanya langsung.

__ADS_1


“Ka-kau!!! Bagaimana caramu mendekati Nona Yui? Apa kau memiliki rahasia? Bisa kau ajarkan padaku?!” Ucap Zenith penuh harap. Ia sungguh kagum dengan Rey yang bisa membuat Nona Yui bersedia berjalan bersamanya.


Rey yang melihat tatapan penuh harap Zenith menjadi kesal. Dia sama sekali tidak berencana membuat Yui tertarik kepadanya, hanya saja ia tidak ingin terkena tamparan dari Yui, karena melihat Sektenya kacau karena dirinya, jadi mau tidak mau ia harus membuat Yui bersamanya.


“Sudahlah… Aku penasaran, kau sekarang berada di tingkatan apa?” Tanya Rey. Ia sejak kemarin sangat penasaran dengan kekuatan Zenith karena memiliki energi iblis di tubuhnya.


“Tingkatanku sekarang adalah perunggu tahap 1, sedangkan kau?”


“Aku? Aku bahkan belum berada ditingkatan apapun” Rey menjawabnya dengan jujur tanpa menutupi sedikitpun tentang dirinya yang memang belum bisa disebut kultivator.


“Apa?!” Teriak Zenith.


Zenith tentu terkejut dengan jawaban Rey. Ia sebelumnya sudah mengecek tubuh Rey tapi nihil, dia berfikir mungkin kekuatan Rey berada di atasnya, karena ia sama sekali tidak bisa menebak tingkatan kultivasi Rey.


“Itu artinya kau tidak bisa mengolah Qi?!”


“Bukan tidak bisa, hanya saja di tubuhku memang tidak memiliki aliran Qi sama sekali.” Jelas Rey.


“Aku cukup penasaran, saat tes mental sebelumnya itu, bagaimana bisa kau masih tetap utuh? Apa kau tidak merasakan apapun?”


Rey sejak kemarin sangat ingin menanyakan tentang Zenith yang berhasil melalui kejahilannya, padahal kejahitan yang dia buat dapat membuat semua orang merasakan ketakutan yang sangat hebat, terbukti saat peserta tes kemarin yang mengalami kejang-kejang.


“Oh, maksudmu mahluk hitam yang besar itu? Aku tidak tahu, itu kan hanya ilusi saja, jelas saja aku tidak takut”


Ucapan Zenith membuat Rey keheranan, meskipun itu hanyalah sebuah ilusi semata, tapi tetap saja itu adalah hal yang sangat menakutkan bagi semua orang, bahkan badan Patriak Mo saja sampai bergetar hebat.


Aura negatif yang di keluarkan oleh sosok hitam itu memang mempunyai kemiripan, karena itulah Zenith masih tetap baik-baik saja setelahnya. Namun, nampaknya Rey tidak menyadari itu semua karena saat itu ia hanya fokus menikmati ekspresi ketakutan orang-orang.


“Bagaimana bisa di tubuhmu itu mengalir sedikit kekuatan Iblis?” Tanya Rey.

__ADS_1


“Ngomong apa sih kau ini? Malah ngelantur gak jelas”


“Kau, apa kau tidak tau mengenai bangsa Iblis?” Tanya Rey untuk memastikan bahwa dugaanya salah.


“Tidak, bangsa apa itu?”


Rey yang melihat Zenith ternyata tidak tahu apapun tentang bangsa Iblis menjadi bingung. Ia mempunyai 2 asumsi, yang pertama adalah di dunia baru ini memang tidak ada bangsa iblis, yang kedua adalah bangsa iblis itu ada tetapi tidak di ketahui banyak orang.


Untuk memastikan asumsinya benar atau salah, Jadi Rey memutuskan untuk mencari tahu sendiri tentang itu semua.


“Lupakan yang ku katakan tadi.” Ucap Rey mengakhiri pembicaraan.


Setelah mengatakan itu, Rey dengan segera duduk bersemedi di kasurnya, yang dimana itu membuat Zenith bingung.


Rey bersemedi bukanlah untuk hal yang sia-sia, ia kini sedang memfokuskan pikirannya untuk mencoba mengecek segel yang mengekang dantiannya.


Ternyata apa yang dipikirkannya benar, bahwa segel dantiannya sekarang membutuhkan jiwa manusia yang sangat banyak. Jika segel dantian hitam miliknya dulu membutuhkan 1000 jiwa manusia agar segelnya terlepas, sekarang itu bertambah 5 kali lipat, yang dimana segel dantian hitamnya sekarang sepertinya harus membutuhkan sekitar 5000 jiwa manusia.


“Ck, ini sangat aneh, mengapa segel ini membutuhkan 5000 jiwa mahluk hidup?! Aku sudah merasa aneh sejak kemarin, dantian hitam ini seperti memang sengaja membuatku kesusahan” Batin Rey kesal. ia merasa bahwa dantian hitamnya saat ini sangatlah buruk.


Di kehidupannya lalu saja Rey dibuat sangat kesusahan mengatasi kekuatan misterius yang keluar saat segel dantiannya hancur, bahkan ia hampir saja tewas saat itu.


Kekuatan misterius itu adalah kekuatan jiwa yang di sudah serap Rey, jiwa itu akan keluar secara serempak saat segel dantian hitam itu hancur. Jika satu per satu saja mungkin Rey masih bisa menghadapinya, namun jika ribuan sekaligus tentu itu akan membuatnya kewalahan, bahkan bukanlah hal yang mustahil jika ia akan tewas saat itu juga.


Rey sebisa mungkin harus membunuh 5000 bertahap, jika ia membunuh sekaligus, entah apa yang akan terjadi setelahnya.


“Hais, dantianku ini seperti sengaja membuatku kesusahan” Batin Rey yang kini sudah membuka matanya kembali.


Zenith yang melihat itu cukup kagum, tidak sembarangan orang bisa bersemedi dengan sangat tenang seperti Rey. Ia baru pertama kali melihat seseorang yang bersemedi di tempat ramai seperti ini.

__ADS_1


Biasanya orang bersemedi memilih lokasi yang sangat sepi seperti pegunungan ataupun goa, jikapun rumah itu benar-benar harus hening agar tidak kehilangan konsentrasi saat bersemedi.


__ADS_2