
Hari telah pagi, terlihat mata Rey layaknya orang nolep yang kebanyakan nonton hentai sampai gblok. Sepanjang malam Rey tidak tidur karena Feng Qiuyu yang tak henti-hentinya menangis, bahkan dirinya harus pasrah saat dipeluk oleh Feng Qiuyu yang sedang dilanda kesedihan tersebut.
Rey melihat Feng Qiuyu yang tertidur dipelukannya dalam keadaan masih menangis, dia ingin sekali berdiri sebab dia tidak bisa merasakan pantatnya lagi karena terlalu lama duduk, tapi dia juga tidak ingin membangunkan Feng Qiuyu yang malah akan merepotkannya lagi nantinya.
“Hah... apa penyebab orang menangis? Heh, kurasa memang aku ini anak dedemit karena gak pernah nangis, hahaha!” Rey hanya bisa menebak-nebak sebab dia tidak pernah merasa bersedih atas kehilangan seseorang, dia berpikir bahwa dirinya ini bukanlah manusia karena dia tidak bisa merasakan kesedihan kecuali saat kehilangan ikan kemarin.
Namun, Rey segera membangunkan Feng Qiuyu karena perutnya saat ini dilanda kelaparan tingkat tinggi, dia tentu tidak akan merasa kenyang hanya karena memakan satu ekor kelinci kemarin malam.
“Hei, kau bangunlah.” Ucap Rey seraya menepuk-nepuk pelan pipi Feng Qiuyu.
Feng Qiuyu yang merasa terganggu akan tidurnya menjadi kesal, dia padahal sedang dilanda kesedihan yang hqq tetapi mengapa ada saja yang mengganggu kemelowannya itu.
Feng Qiuyu membuka matanya perlahan, dan betapa terkejutnya dia melihat Rey dengan wajah nolepnya tepat di depan wajahnya.
“Bangunlah, kau membuat kaki dan bokongku mati rasa.”
Mendengar itu membuat Feng Qiuyu dengan segera bangun dari tubuh Rey, wajahnya merah sebab dia sangat ingat kejadian tadi malam yang dimana dirinya menangis-nangis seraya memeluk Rey dengan erat.
“A-apa aku semalaman tidur dipelukannya?!” Wajah Feng Qiuyu tambah berwarna merah, saat dia ingin menutupi wajahnya dengan pakaiannya tiba-tiba saja pakaian yang dia kenakan sobek yang tentunya membuat seluruh tubuhnya terekspos.
“Kyaaaaaa!” Feng Qiuyu menutupi bagian aset penting dengan tangannya, sedangkan Rey hanya menatap Feng Qiuyu dengan pandangan biasa saja, namun tidak dengan jantungnya yang saat ini tengah berdisco karena melihat pemandangan yang WOW, tidak bisa dipungkiri jika bentuk tubuh Feng Qiuyu sangatlah mantap walaupun masih bocah.
Wajah Feng Qiuyu tambah memerah karena melihat Rey yang sedang menatap tubuhnya tanpa berkedip, dia ingin sekali lari tetapi tentu saja dirinya tidak ingin bagian pribadi tubuhnya tambah terekspos.
Rey membuka jubah Sektenya, lalu memberikannya ke Feng Qiuyu layaknya pria gentleman masa kini, lalu berkata, “Pakailah.”
Dengan cepat Feng Qiuyu memakai jubah milik Rey tersebut, jubah Rey yang memang di desain untuk pria ternyata sangat kebesaran untuk muat ditubuhnya, bahkan tangannya saja kini hanya menampilkan setengah bagian dari jarinya saja.
“Ba-bagaimana Rey?” Feng Qiuyu meminta pendapat Rey tentang penampilannya sekarang, karena bagaimanapun dia adalah perempuan yang sangat mementingkan penampilannya, bahkan dia sangat berharap jika Rey memuji dirinya.
“Bagaimana apanya?” Rey nampaknya tidak tahu tentang perempuan sama sekali, karena dia tidak pernah berbicara melebihi 2 kata dengan orang di kehidupannya sebelumnya, sebab dia hanya mengatakan hai dan permisi saja, baik manusia, hewan, setan, atau iblis sekalipun langsung lari terbirit-birit, bahkan tak sedikit yang memilih bunuh diri saat bertemu dengannya.
Wajah Feng Qiuyu yang awalnya berseri-seri kini menjadi kusam seperti orang tidak pernah membasuh wajahnya selama setahun. Sedangkan Rey hanya memasang tampang bodo amat dan cuek amat andalannya, di pikirannya saat ini hanyalah makan, makan dan makan, makan is number one.
Rey berdiri dan tanpa belas kasihan dia menendang kepala Pegasus yang sedang tidur di dekatnya. Pegasus itu terkejut, padahal dia barusan sedang bermimpi membuat anak bersama gadis impiannya, tetapi karena manusia bodoh ini akhirnya mimpi yang akan menjadi impiannya kelak sirna.
“Hoi kuda bobrok, temani sang penghancur ini mencari makanan.” Perintah Rey seraya menaiki punggung Pegasus.
“Khihihik?!” Translate(“Kau pikir aku ini bapak kau?!”).
__ADS_1
Awalnya Pegasus itu menolak karena dia tidak ingin menjadi tunggangan mahluk lain seperti sebelumnya, tetapi karena Feng Qiuyu yang memintanya dengan tulus untuk menemani mahluk kesurupan seperti Rey akhirnya membuatnya luluh.
“Ayo kuda bobrok, mari kita berburu makanan!” Rey mengorot-ngorot telinga Pegasus dengan gemas, selain kelakuannya yang layaknya dedemit kesurupan ribuan setan, sebenarnya Rey sangat suka dengan hal imut-imut, yah walaupun sifat uniknya itu hanya terkadang-kadang saja keluarnya.
“Ya gak usah diorot-orot gitu juga Bambang.” Batin Pegasus kesal.
Pegasus dan Rey akhirnya terbang dengan kecepatan rendah di dekat sana, namun Rey tidak menemukan satu hewan pun di sana. Karena kesal tidak menemukan apapun membuat jiwa gila Rey keluar, dia menyuruh pegasus terbang ke atas awan dengan kecepatan tinggi.
“Apa?! Dia bisa terbang!?” Feng Qiuyu terkejut karena melihat kuda yang dia bela ternyata bukanlah kuda sembarangan.
Setelah merasa cukup tinggi, Rey dan pegasus berhenti mengambang layaknya power rangers di langit, bahkan kini dia bisa melihat matahari dengan jelas meskipun dirinya selangapan karena kekurangan oksigen.
“I believe I can Fly!” Teriak Rey lantang seraya loncat dari punggung Pegasus, karena tujuannya satu yaitu membabat semua burung yang ada atas awan.
Pegasus terkejut melihat Rey yang tiba-tiba melompat dari punggungnya, dengan segera dia melesat ke bawah dengan kecepatan tinggi menyusul Rey. Namun, kekhawatirannya itu ternyata sebuah kesalahan, karena saat ini Rey si manusia dedemit sedang mencekik 2 ekor burung di tangannya.
“Hahahaha, kau lihat ini kuda bobrok, sang penghancur yang sangat agung ini berhasil menangkap 2 burung sekaligus tanpa hambatan!” Teriak Rey seraya salto beberapa kali di langit layaknya orang kesurupan.
Tawa Rey terhenti saat melihat daratan yang semakin dengannya.
“Hoi kemarilah!"
Pegasus mendapatkan sebuah ide untuk menjahili Rey yang selalu mengganggunya, dia memasang tampang bodo amat seraya meringis penuh ejekan kepada Rey. Sedangkan Rey hanya bisa menelan ludah, dia tidak berharap jika kuda bobrok di depannya akan membalasnya dengan cara seperti ini.
Rey tersentak karena melihat segerombolan orang yang berada di dekat Feng Qiuyu, dia merasa bahwa orang-orang itu bukanlah orang baik.
“Hoi kuda bobrok, pembelamu dikeroyok orang tuh.”
Ucapan Rey membuat pegasus itu terkejut, dengan segera dia menaikan Rey dipunggungnya dan langsung terbang kecepatan tinggi ke bawah, bahkan sampai membuat burung di tangan kanan Rey terlepas.
“Burungku!”
Rey dan pegasus turun tepat di depan kelompok orang jahat tersebut, karena dilanda kekesalan tingkat tinggi sebab burung yang dia cekik sepenuh hati terlepas.
“Apa itu?”
Mereka terkejut karena tiba-tiba saja ada sebuah benda jatuh dari langit, namun keterjutan mereka segera bertambah saat melihat seorang anak kecil yang turun dari punggung kuda bersayap seraya menenteng satu burung di tangan kirinya.
“Kalian membuat burungku lepas sialan! Satu kata untuk kalian… Mati!” Teriak Rey seraya melemparkan burung ditangannya ke arah kelompok tersebut.
__ADS_1
Kelompok itu hanya menatap Rey dengan pandangan heran, salah satu dari mereka berkata, “Bocil ini kenapa sih? Apa dia kerasukan?”
“Entahlah, anggap saja dia dedemit, tapi kuda di belakangnya itu sangatlah unik.”
Mereka semua tidak menghiraukan Rey dan berfokus kepada Pegasus, tentu saja hal itu membuat Rey marah.
“Segel ketiga gerbang kegelapan, terbukalah!”
Tubuh Rey memancarkan aura gelap yang sangat kuat membuat semua orang di sekitarnya berlutut karena tidak kuat menahan auranya tersebut, bahkan rumput-rumput di sekitarnya terlihat layu dan mati.
Rey berjalan mendekat ke arah kelompok orang di depannya seraya cekikikan layaknya orang kesurupan.
“Hihihih, hahahahaha!” Rey tertawa cekikan yang membuat mereka semua ketakutan bukan main, bahkan tak sedikit yang ngompol.
Rey saat ini tengah lepas kendali sebab amarahnya itu membuat segel keempat bocor. Samar-samar aura gelapnya membentuk sebuah mahkota di atas kepalanya disusul oleh sebuah penampakan hitam prajurit berzirah setinggi 3 meter tepat di belakangnya.
Dengan brutalnya Rey membunuh orang-orang tersebut tanpa belas kasihan, tebas sana tebas sini, sepak sana sepak sini, dia tidak peduli sedikitpun dengan teriakan memohon ampun mereka semua, karena siapapun yang membuat dirinya murka dipastikan akan menjadi gumpalan daging setelahnya.
“Hahaha! Bantai!”
“Bongkar semuanya! Hahahaha!"
“Ampunnnnn!”
"Tolongggggg!"
"Bocah iblisssssss!"
Setelah beberapa saat, akhirnya Rey telah selesai dengan pembantaiannya dan hanya menyisakan 1 orang saja karena dia teringat akan Feng Qiuyu. Kondisi orang itu sangat mengenaskan karena kedua kaki dan tangannya telah di tebas oleh Rey menyisakan badan dan kepala saja.
Rey menggunakan api sucinya untuk menyembuhkan semua luka ditubuhnya, tak bisa dipungkiri jika rasa sakit yang dia rasakan saat ini melebihi sebelumnya.
Kekuatan gelap itu seperti bumerang bagi Rey, sebab efek setelah penggunaannya sangatlah mengerikan, bahkan jika orang biasa yang menerima efek itu maka dipastikan dia akan mati seketika.
Namun, berbeda dengan Rey yang bisa disebut sebagai mahluk langka yang entah muncul dari mana kek dedemit, bahkan dia mempunyai beberapa kelebihan yang sangat langka seperti anti bacok, anti santet, anti mokad, bahkan anti baper tak luput dari kelebihannya tersebut.
“Heh, rasa sakit ini sebanding dengan kesenangan yang kudapatkan.” Batin Rey tersenyum lebar.
__ADS_1
Dia melihat Feng Qiuyu yang berlari ke arahnya sebelum pandangannya menjadi gelap sepenuhnya.
Rey tidak tahu jika perbuatannya saat ini akan mengundang marabahaya kepadanya kelak. Namun, apa Rey takut menghadapi itu semua? Jangan bercanda! malaikat kematian saja diajak by one olehnya.