Legenda Sang Penghancur

Legenda Sang Penghancur
Ch. 66 - Kontrak Tuan Budak


__ADS_3

Gadis itu terdiam melihat kedua orang pria yang baru ditemuinya bertengkar hanya karena merebutkan dirinya (berebut dalam artian buruk tentunya). Tetua Shen Xuan tiba-tiba tersadar akan tingkah laku kekanak-kanakannya, dia menghela nafas berat untuk menenangkan dirinya.


Selama dia hidup baru kali inilah emosi dalam dirinya tidak terkendali hanya karena masalah sepele belaka, dia sekarang memaklumi ayahnya yang melempar kursi kepada Rey tempo hari lalu karena sungguh dirinya saja tidak tahan untuk berdekatan dengan Rey, apalagi mengurusinya? Itu mungkin adalah cobaan terberat dalam hidupnya.


Tetua Shen Xuan mengalihkan pandangannya ke arah gadis itu tanpa mempedulikan Rey yang terus-terusan ngoceh. Gadis itu sejak sama sekali tidak berani menatap wajahnya, bahkan sekedar bersuara saja tidak berani, pemikirannya semakin benar bahwa gadis tersebut sama sekali tidak pernah membunuh ataupun melihat pembunuhan.


“Siapa namamu?” Tanya Tetua Shen Xuan kepada gadis itu.


“A-aku Liu Ji,” Jawab gadis itu tanpa menoleh sama sekali.


“Kau tidak bisa mengatakan informasi apapun, tapi kau bisa menulisnya bukan?” Tetua Shen Xuan berkata dengan nada dingin, dia bukanlah orang bodoh yang tidak mempunyai akal sehat, jika tidak bicara pasti bisa menulis.


“A-aku tidak bisa menulis,” Jawab gadis itu dengan nada kecil bahkan nyaris tidak terdengar, itu karena pertama dia malu mengakui bahwa dirinya tidak bisa menulis, kedua dia takut jika dirinya akan dibunuh karena tidak bisa memberikan informasi yang diminta oleh pria yang membantai pasukannya tersebut.


“Hahahaha! Itu artinya hanya aku yang bisa membuat gadis ini berbicara,” Tanpa permisi Rey langsung menyerobot ke depan Tetua Shen Xuan dan memegang kepala gadis itu dengan tangan tangannya yang mungil.


Tetua Shen Xuan menaikan alisnya, dia ingin menghentikan Rey karena tidak mungkin bagi bocah idiot sepertinya dapat menghilangkan sebuah kutukan yang tertanam di dalam tubuh seseorang, namun gurunya pernah berkata untuk jangan pernah meremehkan seseorang walaupun orang itu lumpuh sekalipun.


“Hei Liu Ji, tatap mataku,” Mata Rey berubah hitam, dia akan menggunakan mata iblisnya untuk menghilangkan semua kutukan yang ada di dalam tubuh gadis itu.

__ADS_1


Gadis itu langsung melihat ke arah mata Rey dan terlihat matanya berubah menjadi hitam sama seperti mata Rey. Tetua Shen Xuan terkejut melihat mata keduanya berubah menjadi hitam, di dalam pikirannya kini dipenuhi oleh segudang pertanyaan tentang siapakah sosok Rey ini, semua yang ditunjukannya sama sekali tidak normal untuk bocah seusianya bahkan untuk manusia sekalipun dia sama sekali tidak normal.


Rey melihat ke dalam jiwa gadis itu melalui kontak mata, dia melihat bahwa ada kekuatan gelap berbentuk ular melilit jiwa gadis itu, sepertinya ular itu merupakan kutukan yang tertanam di jiwa gadis tersebut. Dalam hatinya Rey berkata, “Ular cebol Ini kutukan? Lebih mirip cacing.”


Ular itu terlihat siaga karena merasakan kehadiran kekuatan gelap selain dirinya. Rey tersenyum dan tiba-tiba saja sesosok prajurit berzirah muncul dan mencekik ular itu seperti sebuah mainan belaka, hanya dengan satu cengkraman belaka ular itu lenyap tanpa sisa.


‘Hehehe,’ Dalam hatinya Rey tertawa dan dia langsung memasang segel kontrak budak di jiwa gadis itu tanpa persetujuan Tetua Shen Xuan.


Kontrak tuan dan budak akan berlangsung selamanya, itu akan hilang jika tuannya memutuskan kontrak tersebut atau jika tuannya mati. Segel kontrak tuan budak yang dipasang Rey merupakan kontrak tuan budak yang sangat berbahaya, karena jika budak berani menghianati tuannya maka dia akan mati seketika, bahkan tuannya bisa dengan mudah membunuh si budak melalui hanya dengan memikirkannya mati.


Setelah memasang segel kontrak tuan budak, Rey kembali ke dalam kesadarannya diikuti oleh matanya yang kembali normal. Hanya dalam satu tarikan nafas Mata Liu Ji kembali seperti semula, dia terlihat linglung seperti orang nolep yang kebanyakan nonton hentai sampai gblok. Liu Ji melihat kedua pria di depannya dengan bingung, apa yang sebenarnya terjadi pikirnya.


“Apa ritual gilamu sudah? Apa berhasil?” Tanya Tetua Shen Xuan seraya menggelengkan kepala, sepertinya ritual gila Rey membuat Liu Ji jadi gila karenanya.


Liu Ji langsung berdiri setelah mendengar perkataan Rey, tubuhnya bergerak sendiri tanpa bisa dia kendalikan, itu seperti ucapan bocah di depannya ini merupakan perintah mutlak baginya. Tetua Shen Xuan terkejut, dia melihat Rey yang tersenyum dan berkata, “Apa yang kau lakukan kepadanya hah?!”


“Oh santai dikit gak usah teriak-teriak gitu juga, seperti perkataanku sebelumnya yang akan menjadikannya sebagai pelayanku sebagai bayaran atas menghilangkan kutukannya” Rey berkata dengan nada santai seolah-olah apa yang diperbuatnya itu wajar.


“Pelayan?” Tanya Liu Ji kebingungan. Dia sama sekali tidak mengerti alur pembicaraan kedua pria di depannya.

__ADS_1


“Yaps, kau pelayanku sekarang sampai kau mati nanti, hahaha,” Rey menjawab pertanyaan Liu Ji dengan nada kejam, mungkin hanya dialah satu-satunya mahluk terkejam yang pernah ada.


Liu Ji tiba-tiba ingat tentang kejadian sebelumya saat kepala dia digenggam oleh bocah di depannya ini dan seketika saja dia tidak sadarkan diri, namun bagaimana bisa bocah di depannya ini menyebutnya sebagai pelayan? Apa ada sesuatu yang tidak diketahuinya selama dia tidak sadarkan diri tadi pikirnya.


Tetua Shen Xuan menghela nafas kecil dan berkata, “Sepertinya dia memasang kontrak tuan dan budak di dalam tubuhmu.”


“Oh, ternyata kau tahu tentang segel kontrak tuan dan budak? Ternyata kau cukup berwawasan,” Rey kagum dengan Tetua Shen Xuan karena dapat mengetahui apa yang dilakukannya tanpa dia beritahu sama sekali, sangat jarang orang yang tahu tentang kontrak tuan dan budak karena segel itu hanya digunakan kepada para prajurit kekaisaran dulu untuk tidak menghianati kaisarnya, yah meskipun dia cukup agak ragu mengenai apa segel kontrak tuan dan budak sama dengan yang ada di dunia yang dia tempati ini.


Liu Ji terlihat mencerna ucapan Tetua Shen Xuan dan dalam waktu singkat saja dia menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Dia melihat ke arah bocah berambut putih yang baru ditemuinya barusan, dia tidak menyangka bahwa bocah bertampang polos itu melakukan hal sekejam itu pada dirinya, yang lebih membuatnya terkejut adalah kemampuan yang dimiliki oleh bocah tersebut.


“Bisa kau suruh dia untuk mengatakan segala informasi yang dia ketahui sekarang?” Pinta Tetua Shen Xuan kepada Rey.


“Liu Ji, jawab semua pertanyaanya,” Titah Rey.


“Baik tuan,” Liu menjawabnya dengan patuh tanpa bisa membantah, dia hanya bisa pasrah jika dirinya mati saat membocorkan informasi.


Liu Ji tidak tahu bahwa kutukan yang ada di dalam tubuhnya telah lenyap. Rey sendiri tidak mencoba menjelaskan sama sekali, bahkan terlihat tampang bodo amatnya. Tetua Shen Xuan masuk ke dalam mode interogasi, wajahnya sangat dingin bahkan membuat Rey menelan ludah.


‘Astaga bocah ini, wajahnya macam badak lagi ngamuk,” Batin Rey seraya menelan ludah, untung saja dia tidak di tebas oleh Tetua Shen Xuan tadi pikirnya.

__ADS_1


Yongzheng De Hei'an telah rilis, baru 1 eps karena masih dalam tahapan menyempurnakan cerita yang ada.



__ADS_2