Legenda Sang Penghancur

Legenda Sang Penghancur
Ch. 67 - Mengintrogasi


__ADS_3

Liu Ji berusaha sekuat mungkin untuk menahan nafas karena jika pria di depannya saat ini bertanya maka saat itu juga dia akan mati karena jawaban yang keluar dari mulutnya, bahkan tangannya sampai bergetar hebat. Tetua Shen Xuan menatap Liu Ji dengan tajam dan memulai mengintrogasi Liu Ji.


“Apa tujuan kalian?”


“Mencari segel dunia bawah, kami hanya diberikan misi untuk mencari segel dunia bawah di Alas Puwro dan merebutnya.” Liu Ji menjawab seraya memejamkan matanya karena takut kutukan yang ada di dalam tubuhnya akan membunuhnya. Dia membuka matanya perlahan dan betapa terkejutnya ternyata tidak ada reaksi apapun yang menunjukan tanda-tanda kutukan di dalam tubuhnya aktif.


Rey yang penasaran dengan percakapan kedua orang tersebut ikut menyimak, karena sepertinya itu sangat menarik. Dia tidak tahu sama sekali tentang segel dunia bawah atau apalah itu, dia memang pernah hidup di dunia berbeda tapi dia sama sekali tidak pernah tahu tentang dunia bawah atau segelnya, bahkan mendengarnya pun baru kali ini.


“Apa tujuan kalian mencari segel dunia bawah?” Tanya kembali Tetua Shen Xuan.


“Tidak tahu, karena hanya para tetua saja yang mengetahui tujuan pemimpin, sedangkan kami sebagai bawahan hanya menuruti apa yang diperintahkan oleh para tetua.”


“Apa kau tahu bahwa segel dunia bawah itu merupakan pembatas dunia kita dengan dunia bawah? Apa kau tidak tahu mahluk seperti apa yang ada di dunia bawah? Menurutmu apa yang terjadi jika kedua dunia bersatu sedangkan dunia kita dan dunia bawah sangatlah bertentangan dalam segi apapun.” Tetua Shen Xuan berkata dengan nada dingin. Melihat seorang gadis yang tidak tahu apa-apa mencari sesuatu yang dapat membuat dunia hancur membuatnya marah, dia marah dengan apa yang diperbuat oleh para tetua itu, bahkan dia sangat ingin membunuh pemimpin mereka yang masih misterius itu.


Liu Ji tersentak, dia sama sekali tidak mengetahui tentang dunia bawah, yang dia tahu adalah para tetua memberikannya misi dengan membawa para kroco sebelumnya untuk mencari segel dunia bawah. Sungguh dia tidak berpikiran sejauh itu karena pikirannya hanya menebak jika tujuan pemimpin mereka adalah menaklukan seluruh wilayah Kekaisaran Chen saja dan membasmi kultivator aliran putih.


“A-aku tidak tahu jika pemimpin kami mempunyai tujuan seperti itu, a-aku pikir tujuan pemimpin untuk memerangi Kultivator aliran putih dan menaklukan seluruh wilayah Kekaisaran Chen, aku sama sekali tidak mengetahui bahwa segel dunia bawah merupakan sesuatu yang dapat membuat dunia hancur.” Liu Ji berkata dengan gemetar, dia tidak tahu apapun mengenai tujuan pemimpin mereka, jika dia tahu bahwa tujuan pemimpin mereka dapat membuat dunia hancur pasti dirinya akan menolak untuk mencari segel dunia bawah.


Rey menggelengkan kepalanya pelan, melihat gadis polos dan bodoh yang hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pemimpinnya tanpa mengetahui tujuannya apa membuatnya ingin sekali mencaci Liu Ji dengan mulut bon cabe level maxnya atau paling tidak memelintir kepalanya yang bodoh itu agar mati sekalian, sungguh dia tidak tahan dengan orang yang kelewat bodoh.


“Siapa nama pemimpin kalian?”


“Tidak tahu, kami sama sekali belum pernah bertemu atau mendengar tentang beliau, yang diketahui oleh kami hanyalah perintah beliau adalah mutlak.”


Tetua Shen Xuan menaikan satu alisnya dan berkata, “Dimana markas para tetua itu?”


“Tidak tahu, karena kami hanya diberikan misi lewat perantara, yang tahu markas tetua itu mungkin hanyalah orang yang menjadi penghubung para tetua dengan kami.”


Tetua Shen Xuan menghela nafas pelan karena nyatanya dia tidak mendapatkan informasi penting apapun dari Liu Ji, tapi setidaknya apa yang dikatakan oleh gurunya benar tentang tujuan Kultivator aliran hitam mencari segel dunia bawah, yang membuatnya masih penasaran adalah tentang bagaimana pemimpin Kultivator aliran hitam itu dapat mengetahui tentang segel dunia bawah di Alas Purwo, bahkan mungkin pemimpin itu tahu tentang letak ketujuh segel dunia bawah tersebut, memikirkannya saja sudah membuat kepalanya sakit.

__ADS_1


‘Siapa pemimpin mereka ini? Bagaimana dia bisa mengetahui tentang segel dunia bawah?’ Tetua Shen Xuan menghela nafas pelan, entah siapapun orangnya itu dia tidak peduli tapi yang pasti dia merupakan orang yang sangat kuat dan tentunya sangat berbahaya.


Tetua Shen Xuan sebenarnya ragu untuk menyampaikan berita ini kepada Kaisar Chen, karena pasti Kekuatan militer Kekaisaran Chen tidak akan kuat untuk menghadapi seluruh Kultivator aliran hitam yang tidak diketahui kekuatannya tersebut, meski ada opsi lain seperti meminta Kultivator aliran putih untuk membantu itu sangatlah sulit untuk dilakukan karena Sekte-sekte besar selalu mempunyai kesombongan dan kearoganan di atas rata-rata, bahkan mereka tidak segan-segan menolak Titah Kaisar Chen.


Menurutnya antara Kultivator aliran hitam dan putih tidak ada bedanya, Kultivator aliran putih memusuhi Kultivator aliran hitam karena merasa bahwa keberadaan Kultivator aliran hitam akan mengotori kesucian mereka, jika ada yang mengatakan bahwa Kultivator aliran putih memerangi Kultivator aliran hitam karena kekejaman mereka sangatlah salah, sebab pada dasarnya sifat sok suci Kultivator aliran putih itulah yang dibenci oleh Kultivator aliran hitam dan akhirnya membuat Kultivator aliran hitam bertindak keji kepada semua orang yang mendukung Kultivator aliran putih meskipun artinya orang itu tidak mengetahui apapun.


Namun satu hal yang pasti, Kultivator aliran putih tidak akan bisa menghadapi Kultivator aliran hitam jika mereka tidak menurunkan ego mereka dan beraliansi menjadi satu.


“Kebencian diantara kedua belah pihak sudah mandarah daging dari generasi ke generasi, perpecahan karena perbedaan ya? Hm.. sifat manusia sangat unik,” Gumam Tetua Shen Xuan dengan senyuman tipis.


Rey mendekat kepada Tetua Shen Xuan dan berkata, “Apa artinya akan ada peperangan sebentar lagi?”


Tetua Shen Xuan tersentak, dia sudah tahu bahwa Rey ikut menyimak sejak tadi namun dirinya tidak menduga bahwa Rey dapat menyimpulkan semua hal yang ada dan menyimpukannya pada fakta yang akan terjadi selanjutnya.


‘Sudah kuduga bocah ini sangat misterius...’


Rey termenung, sepertinya rencananya benar-benar akan tertunda atau mungkin tidak akan pernah terjadi, sebab dia akan kesulitan menghadapi kekacuan yang ada dengan kekuatan yang sangat terbatas, bahkan mungkin dirinya bisa terbunuh. Dia bisa saja melawan beberapa kroco Kultivator tingkat Emas dan bumi, tapi itu tergantung situasi dan keadaan, jika yang dilawannya tolol ya pasti dapat dengan mudah dia memenangkannya, namun jika yang dilawannya merupakan orang yang sudah berpengalaman pastinya akan sulit untuk menghadapinya bahkan kemungkinan besar dirinya akan tewas.


‘5000 jiwa ya? Aku baru mendapatkan 42 jiwa saja. Ck, dantian sialan ini membuatku sengsara, bagaimana aku bisa mendapatkan jiwa sebanyak itu sebelum kekacauan terjadi?’ Rey bingung harus berbuat apa untuk mendapatkan 4958 jiwa, Apa dirinya harus membunuh semua orang yang dilihatnya atau penduduk yang notabennya orang biasa? Tidak mungkin dia melakukan itu, karena dirinya hanya membunuh orang-orang yang memiliki masalah dengannya, meskipun dirinya duluan yang selalu mencari masalah tetapi yang dia targetnya hanyalah kultivator saja, sedangkan orang biasa tidak termasuk sama sekali kecuali mereka mengganggunya.


“Hah, andaikan Pedang Kematianku masih ada pasti aku dapat dengan mudah menyerap jiwa-jiwa manusia yang terkurung di dalamnya.”


Pedang Kematian adalah sebuah pedang yang dapat menghisap jiwa seseorang yang terkena tusukannya. Pedang itu Rey temukan di sebuah ruangan kosong bertahta di dunia Abyss. Pedang kematian mempunyai kemampuan yang sama dengan jurus penghisap jiwa milik Rey sebab pedang itu merupakan awal dimana Jurus Penghisap jiwa diciptakan. Di kehidupan sebelumnya, Roh di dalam Pedang Kematian itu pernah bernegosiasi dengan Rey, dia berkata akan mengajarkan teknik penghisap jiwanya kepada Rey dengan imbalan dirinya akan berbagi jiwa yang di hisap oleh Rey dan tidak akan menghisap jiwa Rey sebagai gantinya.


Rey yang tertarik langsung menyetujui tawaran tersebut. Tanpa diduga, Rey ternyata mampu menciptakan jurus penghisap jiwanya sendiri dengan bantuan Roh pedang kematian dalam kurun waktu 60 tahun. Roh pedang kematian itu sebenarnya hanya mencoba memanfaatkan Rey untuk mendapatkan jiwa manusia dengan bernegosiasi, karena kenyataannya teknik penghisap jiwanya itu merupakan dirinya sendiri sebab dirinya dapat menghisap esensi kehidupan yang terkena tusukan tubuhnya (Pedang) dan itu tidak akan bisa dipahami ataupun dilakukan selain dirinya. Namun siapa sangka? Ternyata Rey dapat menciptakan jurus penghisap jiwanya sendiri dengan perkataan ngawur yang dibuat olehnya untuk mengelabuhi Rey dan pada saat itu dirinya tahu bahwa Rey adalah pemiliknya yang sama di kehidupan lalu.


Pedang Kematian terlempar saat Rey mencoba menembus dunia atas dengan bantuan seseorang. Sampai saat ini dia tidak mengetahui keberadaan pedang kematiannya dan orang yang membantunya tersebut.


‘Masa lalu ya..’ Rey tersenyum tipis. Jika dipikir-pikirkan kembali saat-saat bersama dengan Pedang Kematian merupakan kenangan terindah karena pada saat itu dirinya dan Pedang Kematian menjadi partner gila hingga dirinya mendapat julukan Kaisar Kematian di dunia Abyss.

__ADS_1


Melihat Rey yang senyum-senyum sendiri membuat Tetua Shen Xuan membuatnya menghela nafas, di dalam hatinya berkata, “Dasar bocah aneh..”


Tetua Shen Xuan berjalan ke arah Liu Ji, tanpa diduga dia langsung menarik tangan Liu Ji dan membawanya bersamanya tanpa berkata apa-apa. Liu Ji yang terkejut berkata, “Mau membawaku kemana?”


“Ke penjara,” Jawab Tetua Shen Xuan dingin.


Liu Ji hanya pasrah, entah apa yang akan dilakukan pengandilan saat mengetahui dirinya dari Kultivator Aliran hitam, ingin memberontak tapi kekuatannya terlampau jauh oleh pria yang menyandranya. Rey yang tersadar akan lamunannya kebingungan karena Tetua Shen Xuan dan Liu Ji menghilang dari pandangannya. Rey melihat ke sekelilingnya dan menemukan Tetua Shen Xuan dan Liu Ji berjalan menjauh. Dengan cepat Rey berlari menyusul mereka berdua, Pegasus yang tidak mempunyai tujuan akhirnya memilih mengikuti Rey dari belakang.


Setelah sampai, Rey langsung memberhentikan kedua orang itu dan berkata, “Mau dibawa kemana dia?”


“Penjara Kekaisaran.” Jawab Tetua Shen Xuan seraya menarik Liu Ji berjalan melewati Rey.


“Liu Ji berhenti.. “ Rey berkata dengan santai dan seketika saja Liu Ji langsung berhenti, “Kemarilah,” Lanjutnya.


Melihat Liu Ji berjalan ke arah Rey dengan patuh membuat Tetua Shen Xuan menghela nafas kecil. Dia bisa saja membawa paksa Liu Ji tapi apa untungnya? Dan juga apa yang bisa diperbuat gadis kecil dan polos seperti Liu Ji? Apalagi sekarang Liu Ji telah terikat kontrak tuan dan budak oleh Rey. Tetua Shen Xuan berbalik dan melanjutkan perjalanannya tanpa menghiraukan Liu Ji sama sekali, hal itu membuat Rey bingung.


“Kemana tujuanmu?” Tanya Rey cukup keras.


“Tempat teman-temanmu berada,” Jawab Tetua Shen Xuan tanpa berhenti sama sekali.


Mendengar jawaban Tetua Shen Xuan membuat Rey bingung.


“Teman? Siapa temanku?... Oh ternyata mereka yang dia maksud. Hm.. Liu Ji ikuti aku.”


Rey yang mengerti maksud perkataan itu langsung berlari menyusul Tetua Shen Xuan diikuti oleh Liu Ji di belakangnya. Pegasus sendiri mengikuti mereka semua tanpa bersuara seraya memakan camilan batunya dengan penuh khidmat.


Bonus :


__ADS_1


__ADS_2