Lost Feeling 2

Lost Feeling 2
Prolog [Penyesalan?]


__ADS_3

Kehilangan sesuatu dalam hidup sudah pasti akan terjadi. Hanya Manusianya saja yang harus mempersiapkan diri mereka sebaik mungkin. Setiap ada pertemuan selalu diakhiri dengan perpisahan, begitupula dengan kesedihan dan kesenangan.


BRUAK!


Baru saja sebuah vas bunga cantik itu terbanting ke atas lantai dan hampir mengenai wajah seseorang.


"Apa kau bilang?"


Kini sesuatu yang belum pernah terungkap, perlahan akan terkelupas dengan sendirinya.


"Maaf." Ucapnya singkat.


"Jadi selama ini kau..." Nezra yang awalnya hampir frustasi pada kehilangan dua orang yang penting dalam hidupnya, namun Hyunjae kembali mengatakan sesuatu yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan.


Bukan hanya Ibunya saja. Semua orang yang berkumpul di rumah itu merasa terkejut dengan apa yang dikatakan Hyunjae mengenai sebuah rahasia yang hanya diketahui oleh beberapa orang saja.


"K-Kau..." kini Kara yang sebelumnya selalu dan sangat menghormati Tuannya sama sekali tidak memandang derajat atau posisi. Karena ada sesuatu hal besar yang membuatnya tak habis pikir.


Untuk beberapa orang yang belum mengetahui kebenaran ini, mereka tentu saja menunjukkan ekspresi terkejut. Berbeda halnya dengan sebagian orang yang sudah mengetahui hal ini, terutama Hyunjae dan Gyuu.

__ADS_1


Pria beriris abu-abu itu hanya menunduk dan memberikan tatapan hampa.


Nezra yang awalnya berusaha untuk menahan amarahnya kini sudah tidak bisa terkendali lagi.


Ia mengambil langkah yang kasar lalu menarik kerah Hyunjae dengan erat, sehingga pria bertubuh besar itu tidak sanggup memeberi perlawanan pada Ibunya sendiri.


"APA YANG SUDAH KAU LAKUKAN?!" Teriakan Nezra menggema di seisi rumah nan besar itu, "AKU TIDAK PERNAH MEMBESARKAN SEORANG BAJING*N! SEPERTIMU!"


Nezra yang selalu memperlihatkan sisi ramahnya dan hati malaikatnya kini mulai memperlihatkan sosok aslinya di hadapan Putranya sendiri.


Nezra yang mengepal kerah itu dengan kuat lalu ia hempaskan begitu saja hingga Hyunjae terhempas ke lantai.


Tidak seorang pun yang membuka suara untuk menyela atau membela Hyunjae. Karena apa yang dilakukan pria itu sudah melewati batas.


Nezra hampir kehilangan akal sehatnya sendiri. Menyalahkan Lazel atas semuanya, membuat seolah-olah Lazel hanyalah seorang wanita yang belum mengenal dunia yang begitu luas.


Namun ternyata... sesuatu yang ia anggap salah itu memiliki latar belakang atau faktor yang buruk. Dan hal itu berkaitan dengan sisi buruk Hyunjae yang selama ini dia sembunyikan dari Ibunya.


Pertemuan di malam hari itu sungguh membawa malapetaka yang amat miris. Dimana Hyunjae mengungkapkan segalanya dan tetap berusaha mengejar Lazel dan Ian ke seluruh tempat.

__ADS_1


Nezra yang kini tidak sanggup melihat Putranya itu langsung mendekat lagi lalu mengambil secara paksa cincin yang Lazel tinggalkan dari genggaman anaknya sendiri.


Hyunjae yang sadar akan apa yang Nezra lakukan padanya langsung memasang wajah marah, "apa yang Ibu lakukan?!"


"Ibu? Aku tidak pernah berfikir akan melahirkan seorang pria sepertimu." Ujar Ibunya dengan tatapan sinis.


"Aku akan menemukannya! Dimanapun mereka berada, aku akan!-"


"Ceraikan Lazel." Sela Nezra yang mulai membuat keputusan.


"H-Huh?"


"Aku tidak bisa membiarkan Lazel kembali pada pria sepertimu, akan jauh lebih baik jika mereka berdua pergi menjauh dari sini,"


"Aku tidak peduli apa kau pernah melakukannya dengan perempuan lain atau tidak, namun yang harus kau pikirkan adalah Lazel. Dia adalah Istrimu, dia adalah seseorang yang selama ini membutuhkan belas kasih dari seseorang,"


"Awalnya aku berpikir bahwa semuanya akan baik-baik saja jika kalian bersama... tapi,"


"Keputusanku salah. Seharusnya dari awal kalian katakan saja jika merasa terbebani dengan pernikahan itu."

__ADS_1


Nezra meninggalkan Hyunjae yang tidak berdaya tanpa bantuan siapapun. Sedangkan keputusan yang dia buat untuk segera menceraikan Lazel bukanlah candaan. Dirinya hanya berusaha menjauhkan Lazel dan Ian dari berbagai masalah. Terutama kaitan mereka dengan Keluarga Pietra.


__ADS_2