Love Amy

Love Amy
Bag 108 Amy menginap...


__ADS_3

" Dimana Kamu Amy," tanya Seseorang itu yang ternyata Frans.


Frans mendapat laporan dari Bawahannya kalo Amy keluar dari Rumah Pratama dengan Menangis,


Dan Bawahan Frans Pun mengatakan kalo Amy tengah di Usir oleh keluarga Pratama


dan Mereka kehilangan jejak Amy,


Frans baru ingat kalo ia memasang Sesuatu di Handphone milik Amy!


dan ia pun Akan Menemukan Amy dan membawanya ke kediaman miliknya...


" Jangan salahkan Aku Jika Aku mengambil Milikmu, Karena kau sudah membuangnya, Aku bersumpah tak akan pernah aku kembali kan apa yang sudah aku ambil karena kau sudah tak membutuhkan nya," kata Frans sebelum Pergi...


********


20 : 30 WIB...


Amy terus saja menyusuri jalan sampai larut malam!


dan ia berhenti di sebuah taman yang begitu banyak orang di sana yang sedang berkumpul!


setidaknya Amy Merasa aman di sana karena di sana banyak orang,


Amy pun menuju Kursi Taman didekat pohon dan duduk di sana seorang diri.


Amy begitu lapar Namun ia tak memiliki uang sepeser pun, karena semua Uang, dompet yang ia miliki tertinggal di Rumah Pratama Itu,


Hanya Handphone yang ia miliki sekarang di kantong Celananya..


" Siapa yang harus aku hubungi," gumam Amy pelan...


dan ia pun memandang layar handphone miliknya,


Sepintas bayangan Frans lewat di pikirannya.?


namun ia tak mau meminta Bantuan Frans karena Amy tak mau membebani Orang itu...


Berlahan Panggilan Pun masuk ke handphone Amy..


dan Amy melihat siapa yang Menelvonnya,


Amy pikir Itu Raffy yang Menelvonnya ternyata Bukan,! bukan Raffy yang Menelvonnya melainkan Frans..


" Pak Frans ," Gumam Amy menangis..


Namun Amy tak mengangkat telepon itu dan ia malah menangis sesenggukan..


Sudah berapa kali Frans Menelvon Amy namun tak Ia Jawab...


" Frans, kenapa harus dia yang selalu ada disaat aku membutuhkan uluran tangan,,, kenapa Mas Raffy sama sekali tak mencariku," Gumam Amy lirih..


" apakah Mas Raffy akan benar benar menceraikan aku," Gumam Amy Lirih.


Dan Amy pun Menundukkan kepalanya ke siku kakinya, orang lain yang melihat pasti mengira kalo Amy Sedang tertidur padahal Amy tengah menangis...


" Hah...Hah...Hah...Kenapa... kau... tak mengangkat Telepon dariku," tanya Seseorang yang sehabis berlari sampai kehabisan oksigen karena mencemaskan Amy.

__ADS_1


Amy mendongak ternyata Frans yang di sana bukan Raffy suaminya..


( Apa Mas Raffy memang benar-benar tak perduli padaku,) Pikir Amy dan ia pun menangis..


" Pak Frans," Gumam Amy dan ia pun menangis di pelukan Frans...


Frans tertegun saat Amy memeluknya seperti itu.


dengan berlahan Frans Pun Menenangkan Amy..


" Kita pulang Ya," ajak Frans pelan.


" Aku sudah tak punya rumah Pak," kata Amy lirih...


" Rumahku rumahmu Juga, kita pulang ke Kediamanku," kata Frans lagi...


" Tapi..apa ada sesuatu yang bisa aku makan, Aku benar benar kelaparan," kata Amy bergetar...


" Astaga, jadi kau kelaparan." gumam Frans terkejut..


" Baiklah kita ke mobil, Di sana ada makanan," kata Frans Lembut.


Frans pun memapah Amy yang benar benar tak ada tenaga karena kelaparan, seluruh tubuhnya bergetar karena menahan Lapar...


" Makanlah..." Kata Frans memberikan Burgers yang baru saja ia beli karena Frans belum Makan juga..


" Pak Frans kenapa bisa tau kalo Aku ada di sini," tanya Amy saat berada di dalam mobil..


" Jujur saja, Aku mendapat laporan dari Bawahanku kalo kau keluar dari Rumah itu dengan menangis..." kata Frans jujur.


" Kau Tau...kalo aku di usir," gumam Amy lirih.


" tolong biarkan Aku tenang dulu, setelah Hatiku tenang aku akan menceritakan nya padamu," kata Amy lirih..


" Baiklah... Aku tidak akan memaksamu, Tapi... kau tidak boleh menolak, kamu akan tinggal di rumahku mulai sekarang," kata Frans pelan,


Amy hanya mengangguk paling tidak ia tak tidur di luar yang sangat berbahaya ini..


DI KEDIAMAN SANJAYA....


Mobil mewah Frans pun Sampai di kediaman rumah Sanjaya,


Frans pun turun dan menunggu Amy ikut turun Juga,


Amy mengedarkan pandangannya ke seluruh bangunan Yang super luas bak Istana ini,!


Kediaman SANJAYA sangat luas dan besar,


Jika Saja Amy tak dalam keadaan sedih seperti ini, Amy pasti sudah melongo dan Antusias saat melihat Rumah Itu...


" Masuklah," Kata Frans lembut..


Amy pun kembali mengangguk saat Frans mengajaknya Masuk kedalam rumah yang benar benar seperti istana..


" Apa kau masih Lapar, biar Nanti Bibi yang menyiapkan makanan untukmu," tanya Frans lembut..


" tidak usah pak, Apa boleh aku langsung istirahat saja, Aku benar benar lelah," kata Amy pelan..

__ADS_1


" Baiklah... Istirahat lah," kata Frans menyentuh Kepala Amy..


" Untuk sementara.... Ini kamarmu, Kamar Untukmu belum di bereskan, Mungkin Besok kau bisa menempati Kamar barumu," kata Frans lembut..


" di sini juga Tidak apa apa, Maafkan Aku, Aku...aku tidak tau harus berkata apa," kata Amy lirih...


" sudahlah.. Istirahatlah aku tau kau sangat lelah," kata Frans lembut..


" terimakasih," ucap Amy pelan dan ia pun menutup pintu Kamar barunya itu..


Amy merosot ke bawah lantai dan mulai menangis lagi..


Tangisan Amy membuat Frans yang mendengarnya di balik pintu kamar Itu ingin merangkul Amy Dan mengatakan Kalo semua ini pasti akan baik baik saja..


DI DALAM KAMAR...


22 : 30 WIB...


Amy terus saja menangis, ia merasa itu semua memang sepadan karena ia sudah mengkhianati Raffy dan malah memberikan keperawanannya pada Laki laki yang tak ia kenal..


Amy merasa mungkin inilah Balasan yang seharusnya ia dapatkan.?


setelah di Rasa hatinya mulai tenang Amy pun mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan itu,!


Mungkin Sudah cukup Lama Amy Menangis


di sisi lain Amy Merasa bersyukur karena masih Ada orang yang mau menampungnya,


Berlahan Amy pun Bangkit dan berjalan Keluar untuk mencari Frans karena ia merasa lapar,


Amy pun menyusuri Rumah itu dan menuju Ruang tamu.!


" Nona...Apa nona Membutuhkan sesuatu," tanya Pelayan Rumah Itu saat melihat Amy yang menghampiri nya..


" Tidak Bi, Maaf... Pak Frans Ada dimana BI," tanya Amy pelan..


" Oh Tuan Berada di dapur Sana Nona," kata si bibi pelan dan menujuk Ruang dapur di sebelah Kanan..


" Terimakasih BI," ucap Amy pelan dan menuju ke dapur yang tadi bibi Tunjukan..


Berlahan Amy berjalan menuju Ruang Dapur ia merasa penasaran kenapa di jam Yang sudah malam ini Frans atau pun pelayannya yang lain masih terjaga..


Amy pun menghampiri dan melihat Frans yang dengan Cekatan sedang memasak,!


walau di sana ada beberapa pelayan yang berjejer di samping Frans namun Frans sendiri yang memasak nya..


" Nona, Apa Nona Butuh sesuatu," tanya Salah Satu pelayan yang berjejer di sana


Sontak Frans Pun Langsung Memperhatikan Amy Yang Berdiri di sana dan ia pun melembutkan Tatapannya pada Amy..


" Ada apa...Apa kau masih Lapar," tanya Frans lembut..


" Iya...Apa boleh Aku makan sesuatu," gumam Amy pelan..


" tentu saja... Duduklah,"kata Frans mengangguk pada Kursi agar Amy duduk di sana.


" Kalian Pergilah...Kalo Saya perlu sesuatu akan saya panggil kalian nanti," kata Frans tegas..

__ADS_1


" Baik Tuan.." kata Para pelayan Yang mungkin Jumlah Pelayannya Ada 7 Orang Di sana sebelum Pergi..


__ADS_2