
Amy pun mengangguk dan membuka pintu rumah dengan berlahan..
Amy benar benar terkejut saat melihat siapa yang Berkujung ke rumahnya..
" Asalamualaikum," sapa seseorang.
" Rio.." kata Amy kaget saat melihat teman masa kecilnya berada di depan rumahnya..
" siapa Neng," tanya ibu Amy menghampiri..
" Oalah... Nak Satrio, Ayo masuk nak, Masuk," ajak ibu Amy senang saat melihat teman masa kecil Amy.
" terimakasih Bu," kata Rio dan ia pun masuk..
" bagaimana kabarnya Nak,sudah lama sekali ya ibu teh gak lihat kamu" tanya sang ibu pada Rio.
" Alhamdulillah kabar Rio baik baik saja Bu, iya Bu, ini Rio baru saja pulang dari Jogja, ibu Sendiri bagaimana kabarnya," sapa Rio Sopan.
" Alhamdulillah ibu juga sehat saja, Neng buatin minum atuh, masa ada tamu gak di buatin minum," kata ibu Amy.
" iya Bu, mau minum apa Rio, kopi, apa teh.," tanya Amy pelan Emo hanya memperhatikan Satrio saja.
" teh saja, My," jawab Rio pelan.
Amy pun mengangguk dan menuju dapur untuk membuatkan teh untuk Rio..
" oh ia Bu,, ini..." kata Satrio memberikan bingkisan yang tadi Rio sempat beli di jalan.
" Oalah...kenapa repot repot atuh Nak," kata ibu Amy tak enak.
" gak apa apa Bu, sekali sekali," kata Rio tersenyum.
" ya sudah ibu tinggal ke dapur dulu ya," kata sang ibu pada Rio.
" Mo temenin kak Rio nya," kata ibu dan Emo pun mengangguk
" Emo... Bagaimana kabarmu, sudah besar saja kamu ya," sapa Rio setelah ibu Amy kedapur
" baik kak, Kakak udah lama pulang ke Bogor," tanya Emo.
" baru saja kemarin kakak pulang ke Bogor, gimana sekolah kamu Mo," tanya Satrio..
" baik baik saja kok kak, oh jadi kakak baru pulang ya dari Jogja," tanya Emo lagi.
" iya...waktu kemarin pas kakak pulang, kakak juga ketemu sama Amy di supermarket," kata Rio pelan.
tak lama Amy pun balik lagi membawa teh hangat untuk Rio.
" nih Rio, teh nya di minum," kata Amy pelan.
" Makasih Ya," kata Satrio tersenyum dan menyeruput teh hangatnya itu..
" habis dari mana kamu memangnya Rio," tanya Amy pelan.
" habis Dari rumah Tante Jahra, Sekalian mampir sini mumpung kamu ada di rumah juga kan, kata bapakku, kamu juga baru pulang ya dari Jakarta," tanya Satrio dan Amy pun Mengangguk.
" kamu di Jakarta kerja," tanya Rio lagi..
__ADS_1
Di Kamar Amy...
Fadlly merasa berisik Di luar, karena Penasraan ia pun keluar, dan menghampiri ibu Amy Yang bErada Di Dapur..
" ada siapa Bu," tanya Fadlly.
" ah...itu loh nAk, Ada Nak Satrio Teman Masa Kecil Amy," jelas Ibu Amy,
( apa...jadi laki laki itu ada di sini,) batin Fadlly kesal.
" ooh," hanya Itu Yang Keluar Dari Mulut Fadlly.
" Nak Fadlly sudah selesai kerjanya," tanya Ibu Pelan.
" sudah Bu," kata Fadlly.
" mau di buatkan Kopi nak," tanya Ibu Amy lagi.
" boleh Bu," kata Fadlly pelan.
" ya sudah nak Fadlly Tunggu saja bareng Amy Sama Nak Rio," kata ibu pelan, Fadlly pun mengagguk
Dan Ia pun Menghampiri Amy Dan juga Satrio di ruang Tamu, ternyata Ada Emo juga di sana..
" Mas...Mas Sudah Kerjaanya," tanya Amy saat melihat Fadlly Menghampiri dan duduk di sisinya..
" hmmm," hanya itu yang keluar dari mulut Fadlly namun tatapannya menuju Satrio Yang juga Menatap nya.
Fadlly menatap Rio seakan musuh bebuyutannya.
( kenapa dia menatap gue seakan musuhnya Saja,) batin Rio Aneh.
( apa dia tau kalo gue, Suka sama Amy,) batin Rio lagi.
" Oia Rio... Kuliah Kamu Udah Selesai belum Tahun Ini," tanya Amy Penasraan.
" Sudah, gue sudah lulus Dua bulan yang lalu, dan gue juga pulang karena gue sedang mencari pekerjaan di Jakarta, Dan Alhamdulillah nya, gue keterima, mungkin Minggu Lusa Gue ke Jakarta," kata Rio lagi.
" oooh jadi kamu sudah mau kerja gitu, selamat ya," kata Amy ikut senang.
" Makasih.." kata Rio tersenyum.
" Neng," panggil Ibu di dapur.
" iya Bu," jawab Amy pelan.
" bantuin Ibu Sebentar Neng," kata Ibu Amy Lagi.
" iya Bu," jawab Amy,
" Amy di panggil Ibu, Amy ke Dapur dulu ya," kata Amy dan meninggalakan 3 laki laki di sana.
" jadi kak Rio, mau kerja di Jakarta," tanya Emo.
" iya.." kata Rio pelan.
" Katamu, kau Keterima Kerja, Kerja Di mana," tanya Fadlly sinis dan mentalnya Lurus.
__ADS_1
" di PT. Putra Pratama.." jawab Rio Bangga,
Rio Tau Perusahan Itu Sangatlah terkenal di Jakarta, karena Rio Pikir Fadlly dari Jakarta juga pasti tau nama perusahaan yang terkenal itu,
( apa....jangan bilang kalo dia karyawan yang di bilang Jacky,) pikir Fadlly.
" Anda sendiri," tanya Rio.
" saya Juga Kerja," kata Fadlly singkat.
" kerja apa," tanya Rio Penasaran.
" Kantoran," jawab Fadlly singkat.
( dan saya Bisa kamu,) Batin Fadlly ingin sekali Berkata seperti itu. namun Fadlly urungkan.
" ah...Apa anda tau Nama Perusahaan yang saya ceritakan Tadi," tanya Rio.
" ya saya tau," jawab Fadlly tak perduli.
" Aaah benarkah, anda tau," tanya Rio Senang.
" saya akan bekerja Di sana," kata Rio Lagi.
" Anda tau bukan, kalo perusahaan itu sangatlah terkenal," kata Rio lagi
" saya tau." kata Fadlly singkat.
" kalo Anda, bekerja Di Perubahan Mana," tanya Rio penasran.
" tidak penting, Perusahan yang Saya Miliki, tidak terlalu terkenal," kata Fadlly lagi.
( Ah jadi dia... pegawai biasa,) pikir Rio..
" apa perusahan itu, milik kakak," tanya Emo yang Sedari tadi Diam namun ia ikut bicara sekarang.
" iya... Perusahaan kecil," kata Fadlly pelan.
" tidak apa apa kak, perusahaan kecil juga, yang penting Kan Itu perusahan milik Kakak, siapa tau nanti perusahaan kecil kakak itu bisa Berkembang Pesat, bukan," kata Emo Memberi semangat pada calon Kakak iparnya itu.
" kamu benar Emo," kata Fadlly tersenyum pada Emo, dan Fadlly pastikan jika emo sudah lulus nanti ia akan bekerja di perusahaan nya itu,
" apa nanti jika kamu lulus kuliah, mau bekerja di perusahaan kakak," tanya Fadlly.
" tentu saja," kata Emo Senang.
" Kalo boleh tau... Anda mengenal Amy sudah lama," tanya Rio setelah beberapa Saat.
tak lama Handphone milik Emo berbunyi Dan ia pun mengangkat Handphonenya,
" kak, emo Angkat Telvon dulu ya," kata Emo Pada Dua laki laki itu dan meninggalakan mereka.
" Saya Kenal Amy, Mungkin Hampir 3 Bulan," jawab Fadlly pelan.
" apa... 3 bulan, jadi anda mengatakan pada saya kalo Anda Calon suami Amy, padahal anda mengenalnya saja baru 3 bulan," kata Rio Tak Percaya.
" kenapa, Apa kau tidak percaya kalo saya memang Calon Suami Amy," kata Fadlly Ketus
__ADS_1