Love Amy

Love Amy
Bag 38 Calon Adik ipar menyebalkan...


__ADS_3

" di mana Oma dan Bibi Maya," tanya Raffy sebelum Amy ke luar.


" Oma sama bibi Maya sedang keluar, mereka berbelanja keperluan pernikahan Mas Fadlly," kata Amy pelan.


" Mas," gumam Raffy,


( kenapa gadis ini memanggil kakak gue Mas, bukan Den, bukankah dia pembantu di sini, seharunya dia panggil Den kan, bukan Mas,) pikir Raffy semakin merasa aneh saja.


" aah jadi juga kakak gue nikah sama Angel," kata Raffy sedikit sinis..


" bukannya Kakak gue itu tidak menyukainya, tapi....jadi juga merek Menikah," kata Raffy dan tersenyum sinis.


" Mas Fadlly menikah bukan sama mbak Angel," jelas Amy pelan.


" apa... bukan sama Angel," tanya Raffy merasa aneh.


" lalu dengan siapa kakak gue Menikah," tanya Raffy lagi mungkin lebih tepatnya pada diri sendiri,


Amy hanya terdiam saat Raffy bertanya seperti itu.


sebenarnya ada banyak pertanyaan yang ingin Raffy tanyakan, namun bukan pada gadis yang tak tau apa apa ini Karena menurut Raffy Amy bukan siapa siapa di sini,


seharunya Raffy bertanya pada kakaknya Nanti setelah kakaknya pulang,


Raffy terus saja memperhatikan Amy dan menatapnya seperti itu.


" kenapa...Kenapa kamu melihat saya seperti itu," tanya Amy aneh saat Raffy memperhatikannya.


" tidak ada..." kata Raffy ketus.


" Lagian siapa yang liatin kamu," kata Raffy lagi semakin ketus dan semakin tak suka pada Amy,


" kenapa kamu bersikap seperti itu sama Gue," tanya Raffy.


" Maksud kamu bagaimana," tanya Balik Amy tak mengerti.


" kenapa kamu tidak sopan Sekali memanggil Majikan dengan kata kamu, bukankah pembantu sepertimu seharusnya memanggil Den, atau tuan, tapi kenapa kamu tidak melakukan panggilan keduanya." kata Raffy ketus.


" siapa namamu," tanya Raffy lagi dengan semakin ketus saja.


Raffy akan pastikan kalo gadis yang tak sopan santun ini sebentar lagi akan di pecat, dan ia akan mengadu pada Kakaknya nanti agar memecat gadis yang tak sopan ini.


" nama saya Amy," kata Amy pelan.


" aaah jadi namamu Amy," kata Raffy akan mengingat nama itu.


" kenapa kakak gue memperkerjakan gadis yang tak sopan santun sepertimu di sini," kata Raffy ketus.


" apa... Maksudmu Apa, siapa maksudmu yang tidak sopan santun," tanya Amy aneh kenapa ia di bilang tak punya sopan santun padanya..

__ADS_1


" lihat... Apa sifatmu memang seperti itu pada majikanmu hah, tak sopan sama Sekali," kata Raffy.


" Kalo saya tergantung dengan lawan bicara Saya, kalo dia tak sopan saya juga tak akan sopan Padanya, terkecuali jika lawan bicara saya orang Tua,," kata Amy pelan.


Raffy benar benar terperanjat saat mendengar apa yang di katakan Gadis itu padanya..


" keluarlah, Gue pastikan Kamu pasti akan di pecat kakak Gue nanti," kata Raffy mendorong Amy agar keluar dari kamarnya dan menutup pintu tempat di wajah Amy.


Amy benar benar kesal pada calon Adik suaminya ini..


perkataan Raffy membuat Amy kesal setengah mati,


sudah tidak sopan main masuk Rumah Begitu saja, Songong, Soo, Galak, dan tadi dia juga berani mengusir dan menutup pintu tepat di depan wajah nya, dan apa tadi katanya, dia bilang Mau pecat Amy.


benar benar laki laki yang soo berkuasa,


ingin rasanya Amy marah pada calon adik iparnya yang menyebalkan itu....


Amy pun menuju dapur dan membuat Teh hangat untuk dirinya agar rasa amarah mereda dalam hatinya..


Amy ingin melupakan kejadian barusan yang membuatnya kesal.


" Dasar menyebalkan, Apa tadi katanya mau pecat aku, Hem...memangnya Dia siapa" kata Amy kesal saat membuat Teh hangat,


" sudah Songong.. Soo, menyebalkan lagi," gumam Amy lagi saat mengaduk aduk teh nya dengan rasa kesal.


" yang tidak sopan itu siapa, gue apa kamu," kata Raffy yang tiba tiba sudah berada di belakangnya,


sontak membuat Amy terkejut dan menyemburkan minumnya yang baru mau ia teguk ke wajah tampan Raffy.


" aaah maaf, saya tidak sengaja," kata Amy pelan dan tak sengaja melap wajah Raffy dengan kain lap yang kotor..


dan itu membuat Raffy kesal dan marah.


" hentikan..." kata Raffy Marah saat wajahnya di lap pakai kain lap yang kotor.


" kamu sengaja kan," kata Raffy dingin saat Amy tak sengaja mengelap wajah Raffy pakai kain Kotor.


" maaf saya tak sengaja," kata Amy pelan. dalam hati Amy ingin sekali tertawa karena melihat Wajah Raffy yang kotor..


namun Amy tahan karena memang Amy tak sengaja melakukan Itu,


" Dasar Gadis Bodoh," kata Raffy Dingin ia benar benar merasa kesal pada gadis di hadapannya ini.


( kenapa kakak gue memperkerjakan Gadis bodoh seperti ini di rumahnya,) batin Raffy kesal.


" saya tidak bodoh, salah kamu sendiri kenapa kamu mengagetkan saya, sehingga saya menyeburkan air yang baru saya mau minum, dan saya tidak sengaja menyeburkan ke wajah kamu," kata Amy membela.


" kamu benar benar..." kata Raffy kesal dan berlalu pergi meninggalkan Amy,

__ADS_1


Raffy tak mau memukul seorang wanita, jadi Raffy pun meninggalkan Amy di sana karena takut Raffy memukulnya Karena merasa kesal.


( Hahhahahaha rasakan, tapi jujur.... tadi aku memang gak sengaja kok,,) dalam hati Amy tertawa..


Tak lama terdengar Bell Berbunyi...


Ting....


Tong....


Ting....


Tong...


" itu pasti Oma Sama bibi Maya," kata Amy berlari kecil guna membukakan pintu.


Amy pun berlahan membuka Pintu.


" Asalamualaikum." sapa Bibi Maya.


" walaikumsalam, Oma mana bi," kata Amy pelan.


" itu...masih di dalam mobil, kamu bantuin gih, bibi bawa ini dulu," kata bibi Maya membawa barang belanjaan nya masuk ke dalam.


Amy pun menghampiri Oma..


" ada yang Bisa Amy bantu Oma," tanya Amy pada Oma lembut.


" ya ampun Sayang,, terimakasih," kata Oma tersenyum.


Amy pun membawa barang yang Oma pegang dan menuntun Oma Agar duduk di ruang tamu..


" Oma Cape sekali... Sampai lelah kaki Oma," kata Oma dan duduk di ruang tamu..


Amy hanya tersenyum melihat Oma dan bibi Maya yang kelelahan sehabis berbelanja keperluan pernikahan Amy dan Fadlly.


" apa Oma Lelah," kata Amy memijit kaki Oma.


" terimakasih Sayang," kata Oma tersenyum saat Amy memijit kakinya.


" lagian Oma sih gak Mengijinkan Amy ikut, kalo Amy ikut kan bisa bantuin Oma bawa barang barang, lihat.... Oma jadi kelelahan seperti ini kan," kata Amy panjang lebar dan malah memeluk omanya dan Oma malah tersenyum.


" gak apa apa sayang, Oma Kan Ingin memanjakan Cucu Oma," kata Oma lembut dan menyentuh sayang kepala Amy,


perlakuan Oma Membuat Raffy yang melihatnya di atas benar benar Terkejut...


yang Raffy tau... Oma nya itu jarang sekali bisa dekat dengan orang lain, seperti kakaknya.


namun Dengan gadis itu, Oma sepertinya sangat menyukainya.

__ADS_1


__ADS_2