
HARI MINGGU KEMUDIAN...
Akhirnya hari Minggu pun tiba di mana Amy dan pak Antoni akan bertemu.
Amy menunggu Lebih Awal di sebuah Restoran yang terbilang Cukup mahal karena itu semua Pak Antoni sendiri yang memberikan Alamat Restoran itu pada Amy lewat David dan mereka bertemu di sana..
Amy tak tau jika yang ingin bertemu dengannya sekarang ini bukanlah Antoni melainkan Frans yang memang dari pertama yang berkuasa dengan Perusahaan Fadlly yang di beli Ayahnya Itu.
Sehingga Pak Antoni Tak tau menahu tentang Masalah ini..
bahkan Frans sendiri yang menyita rumah Milik Fadlly karena Memang Rumah itu milik perusahaan Fadlly yang terjual..
jadi mau tak mau, terima tak terimA mereka yang menempati Rumah Itu harus keluar dari rumah itu ketika Perusahaan itu sudah terjual.
dan Frans sendiri yang memberi jangka waktu 6 bulan dari sekarang jika sudah habis waktunya mau tak mau keluarga Pratama Harus angkat kaki dari rumah itu.
Amy terus saja melihat jam tangan bututnya di lengannya.
yah...Amy memang Memiliki jam tangan mewah pemberian Frans Saat itu..
Namun Amy tak pakai karena ia merasa Sayang dengan jam tangan mahal itu...
" Nona Amy," Sapa seseorang di belakang Amy..
Sontak Amy pun berbalik untuk melihat siapa yang menyapanya..
" Pak Frans," Panggil Amy Kaget saat melihat Frans berada di sana..
" Maaf menunggu lama," Kata Frans Yang langsung duduk begitu Saja..
" Ma Maafkan Saya Pak Frans, apa kita memiliki Temu Janji," tanya Amy pelan dan bingung melihat Frans yang berada di sana..
" Ya...kita memiliki Temu Janji Dan David sendiri bilang padaku Kalo kau ingin bertemu denganku," ucap Frans tegas..
" Tapi...Aku meminta David untuk bertemu Dengan Pak Antoni bukan dengan Pak Frans," tanya Amy yang masih bingung.
" Memang Benar, Kau ingin menanyakan perihal surat Sertifikat rumah yang di sita bukan," kata Frans langsung..
" Apa," Kata Amy Kaget..
Amy lupa kalo Frans ini adalah bagian dari keluarga Sanjaya juga,
( Aku lupa kalo Pak Frans ini keluarga dari Sanjaya,) Batin Amy pelan dan menatap Tajam.
" Jadi Anda yang membeli perusahaan Mas Fa dan Menyita Rumah Mas Fa Juga," tanya Amy Lirih seakan tak percaya..
" Yang membeli perusahaan PT Pratama itu Ayah Saya, dan beliau memberikan pada saya agar saya mengurus semuanya.. karena Pak Agung sudah menjualnya pada ayah saya," Jelas Frans pelan.
" Masalah Rumah Yang di sita itu memang hak dan Milik PT, Pratama, jadi mau tak mau Rumah Itu pastinya Akan Kami sita juga," kata Frans Lagi..
" Jadi Maksud Anda, Anda yang melakukan semua itu," tanya Amy lirih..
" Kurang lebihnya Seperti itu," Jelas Frans Pelan.
__ADS_1
Amy benar benar tak percaya ternyata orang yang sudah menghancurkan keluarga nya adalah Orang yang begitu Mirip Dengan pemilik Perusahaan itu sendiri yaitu Fadlly.
Amy tak bisa berkata apa apa...
Semua rencana yang ingin ia sampaikan pada pak Antoni hilang sudah di kepalanya.
" Katakan...Apa yang ingin membuat Nona Amy ingin bertemu dengan Ayah saya." Tanya Frans pelan dan langsung menelisik.
" Saya...Saya hanya ingin meminta Pada pak Antoni ah tidak pada Pak Frans agar meringankan dan mencabut Penyitaan pada Rumah Mas Fa," kata Amy pelan..
" Itu Mudah Saja," Kata Frans Lembut dan langsung menatap Mata Amy yang membuat nya Tenang itu.
" Nona Tinggal kembalikan Uang Yang di beli Ayah saya," Kata Frans pelan.
" kalo boleh saya tau... Berapa Jumlah nya." Tanya Amy pelan.
Frans pun Memberikan Catatan pembelian yang di transfer oleh Ayah Frans pada pak Agung saat itu..
" Astagfirullah," Gumam Amy kaget saat melihat nominal Yang begitu Banyaknya..
( Pantas Saja Mas Raffy tak bisa mengembalikan uang itu, ternyata jumlah nya...) Pikir Amy mengerti..
" Bagaimana...Apa nona Sanggup mengembalikan uangnya," tanya Frans Pelan..
" Apa tidak ada cara lain," Tanya Amy pelan.
" Mas Raffy saja tidak mampu untuk membayar semua ini, Apa lagi Aku" ucap Amy pelan hampir Berbisik namun masih bisa di dengar Frans..
" Mudah saja,,, Menikahlah denganku," Ucap Frans..
" Menikah Dengan ku," Ucap Frans serius..
Amy benar benar tak percaya dengan apa yang di ucapkan Frans Padanya..
" Pak Frans Bercanda," Kata Amy tak percaya..
" Saya serius.." Kata Frans yang langsung Jujur begitu saja..
" Tapi...Saya sudah menikah Pak," Kata Amy Tegas..
" Kau bisa bercerai darinya.." Kata Frans tegas.
" Jika Kau menikah denganku, Semua perusahaan dan Aset rumah Milik Fadlly akan aku kembalikan pada keluarga Pratama," Kata Frans lagi..
" Aku tidak bisa," Kata Amy pelan.
" Baiklah...jangan salahkan saya kalo Keluarga Pratama Menderita," Ucap Frans marah dan berlalu begitu saja meninggalkan Amy yang terdiam tak mengerti...
( Astagfirullah... apa yang harus aku lakukan,) Batin Amy bingung...
Amy pun menelepon Deby sahabatnya dan Ingin mengatakan sesuatu pada Deby.
Deby : Kita ketemuan Saja...Kamu ada di mana,
__ADS_1
Amy : Aku masih berada di Restoran*****
Dengan Cepat Deby pun mematikan telepon miliknya dan langsung menuju ke sana...
" Sebelah sini Deb," Ucap Amy saat melihat Deby yang celingak-celinguk mencari Amy..
Deby pun menghampiri Amy dan duduk di sana..
" Ada apa." Tanya Deby tak sabaran..
" Apa yang di katakan Kak Frans My," tanya Deby penasaran..
" Apa yang Harus Aku lakukan Deb," Kata Amy lirih..
" Ada apa... Ceritalah Sama aku My," ucap Deby pelan.
Amy pun dengan berlahan menceritakan semua apa yang di katakan Frans padanya Barusan..
" Astaga." Ucap Deby tak percaya..
" Keluarga Pratama pasti dalam Bahaya sekarang, karena kau menolaknya," kata Deby cemas.
" Lalu apa yang harus aku lakukan Deb, masa aku langsung menerima dirinya sedangkan aku Sendiri masih berstatus Istri Mas Raffy, Permintaan Pak Frans Tak masuk Akal Deb, Bagaimana bisa dia meminta aku untuk menikah dengannya.," Kata Amy yang Bingung..
( Itu karena Kak Frans Menyukai mu My,) Batin Deby pelan.
" Aku tau My," Kata Deby lembut dan ia menenangkan Amy yang sedang bingung itu..
" apa yang harus aku lakukan Deb, Aku tidak mau terjadi sesuatu pada Mas Raffy dan Oma," Kata Amy pelan dan menangis..
" Apa yang harus aku lakukan," Ucap Amy di pelukan Deby..
DI TEMPAT LAIN....
Kamar Frans Seperti kapal pecah...
semua barang hancur dan berserakan di sana..
David yang melihat itu tercengang saat melihat penampilan kakak dan kamarnya yang berada di sana sangat berantakan...
" Ada apa ini Kak, kenapa kakak seperti ini," tanya David aneh melihat Kakaknya yang baru pulang bertemu Amy malah seperti ini seperti orang yang sudah hilang Akal.
David melihat Frans Yang Menahan Amarah dan Ia sedang duduk di pojokan,
David juga melihat Tangannya yang berdarah karena merusak dan membanting Barang Barang Milik nya pakai tangan sehingga berdarah..
Tak lama Telepon David pun berbunyi dan ada nama Kekasihnya di sana.. David pun meninggalkan Frans yang masih tengah berkelahi dengan Hatinya..
" Kenapa Dia menolak ku," Gumam Frans Tak percaya...
" Bukankah dia mencintai Fadlly, bukankah aku dan Fadlly sangat mirip, tapi kenapa dia menolak ku," ucap Frans Lagi..
" Kenapa dia menolak ku," Ucap Frans lagi dan Menahan Amarah..
__ADS_1
" Apa pun Caranya Aku akan dapatkan Gadis itu," ucap Frans Mantap..