
" Terimakasih," ucap Amy saat berada di jalan pulang..
" Hmm," hanya Itu yang keluar dari mulut Frans dan ia tersenyum manis..
" Apakah yang kau katakan Tadi pada Wanita Itu Apa Benar," tanya Frans pelan..
" Kata kata Yang mana," tanya Amy bingung.
" Saat kau bilang kalo kau Senang bercerai dari Raffy, apa itu benar," Tanya Frans lagi..
" Jujur saja, pertama saat Raffy menceraikan Aku, aku benar benar tak terima itu, tapi...ketika Aku tau dia tak pernah mempercayai ku, dan tak mencintaiku untuk apa aku masih mengharapkan pernikahan itu," kata Amy lirih.
" Hmmmm..lalu untuk apa Surat pembuktian Keperawanan mu itu kau berikan padanya," tanya Frans jujur dengan apa yang ia rasakan karena Penasaran.
" Aku ingin Raffy menyesal, dan berhenti mengatai ku Wanita Murahan,," kata Amy pelan.
" Hmmm Seperti itu," kata Frans mengerti dan Frans pun tersenyum lega karena apa yang ia pikirkan ternyata bukan seperti itu..
Tak lama terdengar suara handphone Amy berbunyi, Amy pun melihat siapa yang menelepon dirinya.
" Oma," Gumam Amy pelan..
" Siapa," tanya Frans lembut..
" Oma Ambar," gumam Amy.
" Angkatlah, siapa tau beliau Mau berbicara Sesuatu padamu," kata Frans lagi..
Amy pun mengangkat Telepon dari Oma..
Amy : iya Oma...
Oma : Sayang...Bagaimana Kabarmu Nak,
Oma Sangat merindukan mu Nak,
Amy : Kabar Amy baik baik saja Oma,
Oma : Nak...Apa bisa kita Bertemu Nak, Oma benar benar ingin sekali bertemu denganmu nak.
Mungkin Sudah hampir Satu Bulan Amy meninggal kan Rumah Fadlly karena di usir Raffy, baru kali Ini Oma Menelvon Amy..
Amy : Boleh Oma, kapan.
Oma : Terserah Kamu Saja Nak,
Amy : Baiklah Nanti Amy kabarkan Lagi pada Oma..
Oma : Ya sudah kalo begitu Oma tutup ya nak teleponnya,
Amy : Iya Oma,
Panggilan Telepon pun di matikan Oma lebih dulu..
" Ada apa," tanya Frans pelan..
" Oma Mengajakku untuk bertemu," gumam Amy Bingung
" apa yang harus aku lakukan," kata Amy pelan.
" Temuilah..." kata Frans tersenyum...
__ADS_1
" Apa boleh Aku Menemuinya," tanya Amy lagi.
" tentu saja, Bukankah Dia masih Oma Mu," kata Frans lembut.
" Terimakasih Mas," kata Amy pelan..
" Kenapa berterimakasih segala," kata Frans pelan.
" Karena mas sudah mengertikan apa yang aku Rasakan," Kata Amy pelan..
" Tidak perlu Seperti itu, Aku Tau Kau begitu Merindukan Omamu itu, Temuilah.... Aku senang jika Kau senang," kata Frans lagi.
Amy pun tersenyum manis padanya...
******
Pertemuan Amy dan Oma pun Tiba.
mereka bertemu di sebuah Restoran Mewah.
Amy di antar Frans namun Frans menunggunya di luar..
" Maaf Oma Aku Terlambat," kata Amy pelan Ternyata Oma Ambar sudah lebih dulu datang..
" Tidak Apa Apa sayang," kata Oma Lembut dan ia memeluk Amy..
Amy pikir Oma Ambar sudah tak mau menganggap nya Cucu..
sehingga pelukan Itu terasa Canggung bagi Amy.
" Maafkan Oma Sayang, Waktu itu Oma Benar benar tak tau harus bagaimana," kata Oma Lirih dan ia Menangis menyesali apa yang pernah ia lakukan Pada Amy tempo Hari lalu..
" Maaf kan Oma Nak, Oma benar benar minta Maaf karena Oma Sama sekali tak mendengar kan semua penjelasan dari mu lebih dulu, Oma benar benar minta Maaf nak, Oma menyesali semua itu, Pan Benar benar minta Maaf Nak, Oma minta Maaf." kata Oma lagi..
" lagi Pula Aku juga Sudah melupakan Itu Oma," kata Amy lagi..
" Terimakasih Nak... Bagaimana Kabar mu Nak," Tanya Oma Menatap Amy Sedih...
" Apa kau tidur dan Makan dengan Baik," Tanya Oma lagi.
" Kabar Aku baik baik saja Oma, dan Aku juga Tidur dan makan dengan baik," kata Amy lagi..
" Katakan Pada Oma, Sekarang kau tinggal di mana Nak, Hampir sebulan ini Oma Mencarimu, Tapi Oma tak pernah menemukanmu," tanya Oma pelan.
" yang Pasti Aku tinggal di tempat yang aman Oma," kata Amy lagi..
" Syukurlah, Nak...Apa Oma boleh menanyakan Sesuatu," tanya Oma pelan.
" boleh Oma," kata Amy lembut.
" Apa kau Benar benar akan bercerai dengan Raffy," tanya Oma pelan..
Amy merasa Sedih ketika Oma Mengatakan perihal Perceraian nya itu...
" Bukankah ini keinginan Raffy Oma, Raffy sendiri yang mengatakan akan menceraikan Aku, Bahkan Surat dan berkas perceraian pun Aku dan Raffy sudah tanda tangani, dan sedang di proses Pengadilan," kata Amy lirih..
" Apa pun Yang aku katakan, Raffy tak mempercayai itu semua Oma," kata Amy lagi..
" Jadi untuk apa pernikahan ini masih di pertahankan,sedangkan Raffy sendiri saja tak mempercayai Aku, Oma," kata Amy lirih..
" Tapi...Oma percaya padamu Nak, Oma percaya kalo Kau tak akan pernah melakukan hal Gila seperti itu," kata Oma lembut.
__ADS_1
" benarkah Oma Percaya padaku," tanya Amy senang karena akhirnya Oma yang begitu ia sayangi percaya padanya..
" tentu saja Oma Percaya, Karena Oma Percaya di hati kamu, Kamu masih Sangat mencintai Fadlly ," kata Oma pelan..
" Dan Oma yakin...Cintamu itu tak akan pernah berpaling dengan orang lain, Apa lagi Dengan orang yang belum kamu kenal sama sekali," kata Oma lagi..
" dari sanalah Oma percaya Padamu Nak, dan Oma Yakin kalo Kamu bukan wanita seperti itu," kata Oma memegang Tangan Amy sayang..
" Terimakasih Oma, terimakasih Oma masih Percaya padaku," Kata Amy tersenyum.
" tentu saja Oma Akan selalu percaya padamu Nak, bukan kah tugas keluarga selalu mempercayai keluarga nya," Kata Oma Pelan..
Amy pun memeluk Omanya Sayang..
" Oma...Apa Oma sangat merindukan Mas Fa," Tanya Amy pelan setelah beberapa menit kemudian.
" tentu saja Oma Sangat merindukannya, Kenapa kamu menanyakan itu Nak," kata Oma Menunduk sedih dan Penasaran karena Amy bertanya seperti itu.
" Oma...Amy bertemu seseorang yang begitu mirip dengan Mas Fa, dan Oma tau siapa orang itu," kata Amy mengatakan Semua Dengan Jujur Pada omanya..
" Dia adalah Bos pak Iwan yang pernah menabrak Aku dulu, dan dia juga yang menolong Raffy saat sakit, karena jam tangan mewah itu pemberian darinya," kata Amy lagi..
" Oma tak mengerti apa Maksud mu Nak," tanya Oma Bingung..
Amy pun menjelaskan pada Oma dengan Berlahan sampai Oma mengerti apa yang di katakan Amy padanya..
" Apa.... !! Jadi Maksudmu Kamu tinggal bersama Seseorang yang mirip dengan Fadlly cucu Oma," kata Oma Terkejut saat Amy selesai menceritakan semua..
" Iya Oma, Dia juga yang menampung ku saat Aku di Usir Oleh Raffy Oma," Kata Amy sedih teringat Malam yang menyedihkan itu..
" Lalu bukankah dia bersama mu Nak, lalu....Dimana dia Nak," tanya Oma sambil celingak celinguk mencari keberadaan Frans di sana..
" Dia tak ikut Oma, dia Berada di Luar," kata Amy pelan..
" Apa Oma boleh menemuinya Nak," tanya Oma Lagi..
" Tapi Oma, Apa Oma Akan sanggup, Aku saja Yang begitu Mencintai Mas Fa, tak Bisa terima jika Dia bukan Mas Fa," kata Lirih..
" Oma Hanya Ingin Bertemu Saja Nak, Oma Begitu Merindukan Wajahnya," kata Oma Pelan..
" Amy akan bertanya dulu Padanya," Kata Amy dan Ia Pun Mengirim Pesan Pada Frans..
dengan Cepat Frans Pun Menjawab..
Frans ✉️ : Boleh...
Amy pun Mengangguk dan Membawa Oma untuk bertemu dengan Frans..
DI TEMPAT LAIN...
Raffy terperosok dalam duduk nya,
Baru saja ia habis menemui Seseorang yang berada di alamat yang di berikan Frans padanya..
dan benar saja, Semua kejadian kemarin Bukan Salah Amy..
ternyata ada seseorang yang menyuruh laki laki itu untuk menjebak Amy.
Raffy benar benar menyesal karena sudah mengusir Amy dan ia juga sudah menyesal karena akan menceraikan Amy,
Namun penyesalan yang Raffy Rasakan itu Amy Tak akan pernah kembali padanya..
__ADS_1
" Lalu apa yang Harus Aku lakukan, Amy pasti Tak Akan pernah mau untuk kembali," Gumam Raffy menutupi Wajahnya karena Frustasi...