Love Amy

Love Amy
Bag 28 Fadlly Cemburu...


__ADS_3

Supermarket....


05 : 30 wib...


Amy dan Fadlly pun sampai di supermarket.


" Mas mau nunggu apa ikut masuk,," tanya Amy...


" Ikut masuk, lagian Mas ada yang mau Mas beli juga," kata Fadlly pelan.


Amy dan Fadlly pun masuk...


Amy pun mencari barang yang tadi di perlukan ibunya, dan tidak lupa akan membeli keperluannya juga..


Fadlly terus saja Membuntuti Amy di belakangnya...


Amy pun menuju rak perlatan perlengkapan wanita.. karena ada barang yang mau ia beli juga.


Amy pun menuju rak tempat pembalut berada di mana,


dan ia pun melihat rak pembalut berada di rak paling atas..


Amy pun berjinjit untuk mengambil pembalut itu, namun tetap tak sampai, walau ia sudah berjinjit..


Amy melihat kiri dan kanan nya namun tak melihat Fadlly berada.


" Dimana Mas Fadlly," gumam Amy pelan dan Amy pun kembali berjinjit...


tiba tiba ada tangan seorang pria dibelakang Amy dan membantu Amy mengambil barang yang tak bisa Amy ambilkan..


laki laki itu pun memberikan Pembalut yang ia ambilkan.


" Terimakasih," kata Amy sopan dan mengambil pembalut itu..


" Amy.." panggil laki laki tampan yang berada di depannya itu..


Karena merasa namanya di panggil Amy pun menatap laki laki tampan yang berada di depannya ini.


namun anehnya Amy tak mengenali laki laki yang mengenalinya itu..


" Maaf siapa ya," tanya Amy bingung pada laki laki yang menatapnya.


" kamu Amy kan," tanya laki laki tampan itu senang dan Amy pun mengangguk.


" ini Aku... Satrio Sadewo..teman masa kecil kamu, kamu ingatkan," kata laki laki tampan itu yang bernama Satrio.


Amy pun mengingat siapa Satrio dan ia tersenyum sambil memeluk Satrio senang karena bisa bertemu dengan Satrio lagi..


" Rio," panggil Amy senang dan memeluk sahabatnya itu..

__ADS_1


Fadlly membeku saat melihat Amy tengah memeluk seorang pria di hadapannya.


" Apa kabar." tanya Rio senang.


" Aku baik, kamu sendiri bagaimana," tanya Amy yang masih memegang tangan Rio.


" ehm," Fadlly berdehem karena kesal pada Amy yang baru saja memeluk dan memegang tangan laki laki lain.


" Mas Fadlly, Mas kemana aja, dari tadi Amy nyariin," kata Amy menghampiri Fadlly,


namun Fadlly tetap diam dan malah menatap tajam pada Rio yang tengah menatapnya juga.


" Oia Mas, ini Satrio teman masa kecil Amy, dan Rio, ini Mas Fadlly, Mas Fadlly ini..." belum juga selesai Amy berbicara Fadlly sudah lebih dulu mengatakan kalo ia calon suami Amy.


" Fadlly, Calon Suami Amy," kata Fadlly mengulurkan tangan pada Rio secara jantan.


Rio pun menerima uluran tangan dari Fadlly.


" Rio... teman masa kecil Amy," kata Rio pelan.


( apa...jadi Amy sudah memiliki calon suami,) batin Satrio tak percaya..


" ah iya Rio..sejak kapan kamu ada di bogor," tanya Amy sopan.


" Bukannya kamu kuliah di Jogja ya," tanya Amy lagi.


" iya... baru kemarin aku pulang,ini aja lagi liburan di sini," kata Rio pelan.


Fadlly hanya diam memperhatikan saja....


" Sudah hampir 3 tahun ya, kita tidak bertemu semenjak aku kuliah ke Jogja kan ya," kata Satrio akrab Amy hanya mengangguk saja mendengar apa yang di katakan Satrio..


" Sudah kan belanjanya, ayo kita pulang," ajak Fadlly lembut dan Amy pun mengangguk.


" ah iya Rio, kita sudah selesai belanjanya, jadi kita duluan ya," kata Amy menuju kasir untuk membayar semua belanjaannya..


setelah selesai baru saja keluar Supermarket.


hujan sudah mulai turun rincik rincik....


maklum bogorkan memang kota hujan, jadi tidak pagi, siang, sore pasti hujan turun.


" Yah...hujan Mas," kata Amy pelan.


" hmmm," hanya itu yang keluar dari mulut Fadlly karena masih kesal pada Amy.


tak lama Satrio pun keluar dan menghampiri Amy yang sedang menunggu hujan reda.


" My...kamu ikut mobil aku aja, biar gak kehujanan, lihat...hujannya deras banget loh, nanti kalo kamu naik motor bisa sakit kalo hujan hujanan," kata Satrio lembut dan itu membuat Fadlly marah namun ia masih bisa tahan.

__ADS_1


" Benar apa katanya, kalo kamu mau naik mobil bersamanya tidak apa apa, dari pada naik motor bersama Mas hujan-hujanan nanti kamu sakit, lebih baik kamu naik mobil bersamanya saja" kata Fadlly lembut namun dalam hati ia kesal dan marah kenapa tadi ia tak bawa mobilnya saja...


Dan anehnya sepertinya laki laki yang bernama Satrio ini menyukai Amy dan sepertinya Satrio juga meremehkan dirinya, begitulah pemikiran Fadlly saat ini.


Fadlly pikir Amy akan ikut bersama Satrio karena mendekati Satrio..


" Gak deh Rio... aku mau pulang sama Mas Fadlly saja, lagian seru main hujan hujanan, mengenang masa kecil aku dulu," kata Amy tersenyum manis membuat satrio benar benar terpesona.


" Ayo Mas, kita hujan hujanan saja, lagian udah lama gak main hujan hujanan," kata Amy yang Malah Tersenyum manis.


" tapi ini Hujanannya lebat My, Nanti Kamu sakit bagaimana," kata Rio cemas.


" kamu lupa, Aku kan gadis kampung, jadi tubuhku ini sudah kebal sama yang namanya penyakit," kata Amy Antusias.


" udah yuk Mas," ajak Amy Lagi dan Fadlly pun senang karena Amy lebih ikut memilihnya Naik motor dari pada naik mobil.


" kita duluan ya Rio," kata Amy saat sudah mengendarai motor bapaknya..


Satrio hanya bisa terdiam menyaksikan dua orang yang baru saja melewatinya..


" Siapa sebenarnya laki laki itu," tanya Rio pelan dan Semakin Penasraan pada Fadlly.


" apa benar yang di katakannya, kalo Amy Sudah memiliki calon suami," kata Rio lagi.


***********


Amy dan Fadlly pun pulang dengan hujan hujanan..


" kita berteduh dulu saja, Mas takut nanti kamu sakit," kata Fadlly lembut.


" gak usah Mas, kita lanjut Saja, lagian sebentar lagi juga sampai kan," kata Amy senang.


" lagian sudah lama Amy gak hujan hujanan.." kata Amy senang.


" kamu ini, nanti kalo sakit, jangan salahin Mas," kata Fadlly ketus.


Amy tak mendengar apa kata Fadlly,


Karena ia asik menikmati hujan dan ia malah memejamkan matanya meresapi air hujan yang membasahi wajahnya...


Sesampainya di rumah Amy, ibu Amy benar benar terkejut melihat baju Amy dan juga Fadlly basah kuyup..


" ya ampun.... kalian kok malah hujan hujanan sih, Ayo sana pada mandi lagi... nanti pada sakit lagi," kata ibu Amy mengomel..


Amy dan juga Fadlly pun mandi masing masing.


Tak lama Amy pun selesai mandi, sudah dua kali mandi ia pagi ini..


" Neng.. Panggilkan Nak Fadlly, kita makan Bersama," kata Ibu Amy.

__ADS_1


" iya Neng, Panggil nak Fadlly nya, kita makan," kata bapak Amy pelan.


" iya Pak," kata Amy pelan.


__ADS_2