
Amy terus saja memikirkan apa yang barusan Frans katakan padanya.
" Benar apa kata Pak Frans , jika memang mereka perduli padaku dan menyayangi ku seperti keluarga, seharusnya sesalah apa pun aku,? pasti mereka akan mendengar kan terlebih dahulu penjelasan dariku," Gumam Amy..
" jika Memang Aku salah setelah aku memberitahu penjelasan itu...wajar mereka mau mengusir ku atau tidak nya, Ini.... mereka tanpa mendengar penjelasan dariku saja mereka sudah membenciku," kata Amy pelan seakan tak percaya jika keluarga yang ia begitu Cintai telah membuangnya..
" Lalu...siapa yang memfoto ku," gumam Amy saat memandang foto foto itu.
" dan laki laki ini siapa.. seakan di sana tidak hanya ada aku dan laki laki ini saja, seperti ada 3 orang," kata Amy masuk akal..
Amy pun memperhatikan foto itu dengan deteil...
" Jadi... Benar di sana ada tiga orang," pikir Amy masuk akal saat melihat foto foto tersebut tanpa laki laki itu yang memfoto.
jika memang hanya ada dirinya dan laki laki itu pasti laki laki itu yang memegang Foto tersebut...
Namun itu tidak dilakukan laki laki itu, seakan ada orang lain yang memfoto mereka berdua..
dan ketika Amy memperhatikan salah satu Foto yang ada salah satu kaca di sana Amy melihat Sosok Bayangan perempuan..
" Siapa ini...kenapa Ada sosok perempuan juga di sana," gumam Amy Memperhatikan dengan seksama.
" berarti benar bukan hanya ada aku dan laki laki itu saja ketika di sana, ternyata ada orang lain juga di sana," gumam Amy pelan.
" Tapi....siapa wanita ini..." gumam Amy pelan.
" Aku akan mencari tau siapa mereka," kata Amy Bertekad.
DI TEMPAT LAIN...
Raffy terus saja memikirkan apa yang tengah terjadi di antara Amy dan dirinya..
Raffy benar-benar tak menyangka kalo Amy akan berbuat seperti itu di belakang nya..
Yang membuat Raffy tak percaya Amy begitu menikmatinya, Di foto saja Amy terlihat seperti itu,, apa lagi kalo.....
__ADS_1
Raffy benar benar marah ketika memikirkan itu semua,
Bahkan Raffy juga menganggap Amy wanita Murahan..
Berlahan Oma pun menghampiri Raffy dan berbicara pelan dengannya...
" Apa kamu yakin Nak, mau menceraikan Amy," tanya Oma pelan saat melihat Raffy yang sedang memegang buku surat Cerai..
" Tentu saja Oma, apa Oma pikir aku hanya main main dengan ucapanku saat itu, mana mungkin aku masih mempertahankan wanita murahan seperti wanita itu," kata Raffy yang masih di landa amarah..
" Nak...paling tidak carilah dulu kebenaranya," kata Oma pelan..
" Siapa tau Amy benar benar tak tau Semua Itu Nak," kata Oma Lagi..
" Oma...Apa Oma Tak melihat Foto Foto itu, Apa Oma Pikir Foto Foto Itu rekayasa, Itu benar foto Wanita Murahan itu dengan seorang Laki laki Oma, Bukankah Oma Sendiri melihat semua itu.." kata Raffy lagi..
" Oma Tau Nak, paling tidak seharusnya kita mendengar penjelasan Amy terlebih dahulu, tapi...kita, kita malah langsung mengusirnya begitu saja.." kata Oma yang sudah sadar akan kesalahannya..
" Sudahlah Oma, Wanita itu memang benar benar murahan... Padaku saja dia jual mahal, sedangkan dengan laki laki lain dia jual murah begitu Saja," kata Raffy marah dan kesal karena Amy memberikan Tubuhnya pada laki laki lain..
" Raffy... hentikan itu Nak, Oma Tau kamu marah pada Amy, tapi jangan seperti itu Nak, Mana mungkin Amy menjual dirinya, Itu tidak mungkin Nak," kata Oma tak percaya..
" Oma...Oma sudah lihat Foto Foto itu bukan, Apa Oma Pikir Foto itu membohongi kita, Tidak Oma...Foto itu memang benar adanya, Foto itu juga membuktikan Kalo Gadis itu benar benar murahan.." kata Raffy yang kehilangan kepercayaan pada Amy..
" Cukup Nak, Jangan Katakan Seperti itu," kata Oma Ambar sedih..
" Oma tau kamu Kecewa padanya, tapi jangan mengatakan seperti itu, nak" kata Oma Ambar lagi..
" Paling tidak Amy rela berkorban demi kesembuhan kamu nak, kalo bukan Amy yang membayar semua perawatan kamu, kamu pasti sudah...." kata Oma Ambar tak mau meneruskan apa yang mau ia katakan.
" Aku lebih baik Mati dari pada harus di selamatkan wanita seperti itu," gumam Raffy sedih...
" Raffy," panggil Oma lirih..Oma benar benar tak percaya dengan semua ini...
ingin Rasanya Oma tak mempercayai semua itu namun semua bukti sudah ada dan Foto itu pun membuktikan kalo Amy memang sudah tidur Dengan laki-laki lain...
__ADS_1
********
Tak Cukup Waktu lama Bawahan Frans menemukan laki laki yang di inginkan Bos nya itu..
Namun Bawahan Frans mengatakan kalo Orang yang ia cari memiliki kelainan Aneh.. Frans pun membaca kelainan Laki laki itu..
" Homo..Jadi laki laki itu seorang Homo, penyuka sesama jenis," Gumam Frans Aneh..
" itu Benar Tuan, Saya sendiri melihat dia menggoda laki laki bukan perempuan," kata Bawahannya lagi.
" Tapi...kenapa di Foto itu mengatakan kalo ia meniduri Amy, dan Amy juga mengatakan kalo Laki laki itu merenggut Kesucianya," gumam Frans Pelan..
" Baiklah... dimana sekarang laki laki itu, aku akan menemui Dan menanyakan langsung padanya," Kata Frans pada Bawahannya Itu lagi setelah beberapa saat berpikir tentang laki laki itu.
" Dia Ada di Ruangan biasa tuan," kata Bawahan Frans pelan
Bawahan Frans Pasti akan membawa Korban yang di inginkan Bosnya Itu ke ruangan Ekskusi yang biasa Frans datangi..
" Baiklah...Aku akan ke sana," kata Frans lagi..
Frans Dan Bawahannya pun menuju ke tempat di mana biasanya Bawahan Frans menyandera korban..
Frans pun berada di sana memperhatikan laki laki yang lumayan tampan itu...
dan Anehnya laki laki itu malah memperhatikan dirinya seakan tertarik padanya..
" katakan padaku... apa kau yang meniduri Seorang Gadis di Hotel*****," tanya Frans langsung..
" Apa....Gadis, Maaf tuan saya menyukai Seorang laki laki... mana mungkin saya meniduri seorang gadis," kata Laki laki itu yang Ternyata seorang Homo..
" Saya Tau...tapi bukankah kau yang di Foto ini," kata Frans menunjukan Foto pada Laki laki yang berada di hadapannya...
" Ah... Foto itu, Memang benar itu aku, tapi...aku tak melakukan apa pun Pada Gadis itu dan sedikit pun aku tak menyentuhnya," kata Laki laki itu lagi, laki laki itu merasa tak takut karena ia tak tau siapa Frans yang sangat Kejam ini..
" Aku hanya di suruh temanku saja untuk berfoto dengan gadis itu... dan aku pun melakukan nya, tapi aku sedikit pun tak menyentuh Gadis itu," kata Laki laki itu Yakin..
__ADS_1
" Benarkah...Apa kau yakin sama sekali tak menyentuh gadis itu," kata Frans tajam..