Love Amy

Love Amy
Bag 86 Harus Bagaimana....


__ADS_3

Raffy benar benar pusing dengan semua ini...


Apa pun Caranya Raffy akan berusaha mengambil Alih Kembali Perusahaan Kakaknya itu,,,


Meski Raffy harus bertempur dengan keluarga Sanjaya pun Akan Raffy lakukan karena Perusahaan itu Bukan Hak Agung untuk menjualnya..


apa lagi Fadlly Kakaknya itu sama sekali tak pernah menandatangani penjualan Itu...


Pastinya Keluarga Sanjaya pun tak akan tinggal diam karena Masalah ini karena ia sudah mengeluarkan uang banyak ketika membeli Perusahaan milik Fadlly ini.


Memang Bukan kesalahan Keluarga Sanjaya dalam Maslah ini...


ini semua kesalahan Agung Papahnya sendiri yang sudah menipu dan menjual Perusahaan milik Fadlly tanpa sepengetahuan Raffy..


Kemarin saja Raffy bertemu dengan Pak Antoni dan menanyakan perihal jual beli perusahaan kakaknya itu..


benar Saja Ternyata memang Agung menjual Perusahaan itu pada keluarga Sanjaya..


Ketika Raffy meminta membatalkan penjualan ini Antoni tak mau dan tak terima itu semua..


Bahkan Jika memang harus ada yang di penjara, ya hanya keluarga Pratama bukan Sanjaya, karena keluarga SANJAYA hanya korban penipuan.?


Antoni juga mengatakan Jika ingin perusahaan itu kembali Raffy harus menyediakan Uang Tunai yang Cukup Besar.!!


Raffy juga terkejut saat melihat bukti Transfer uang Pada Agung yang di tunjukan Antoni...


Raffy termenung memikirkan bagaimana cara mengambil Alih kembali perusahaan itu..


Raffy pun masuk ke ruang Kerja Fadlly dan mencari apa yang ia cari...


Pertama Raffy membuka Laptop milik Kakaknya yang biasa selalu Fadlly gunakan Untuk bekerja.


Raffy pun mencari Berkas berkas yang biasa Fadlly Simpan di Laptop...


karena penasaran dengan semua ini, Raffy pun mencari bukti Tanda tangan Fadlly yang pernah di ambil Papahnya itu..


Ia juga tak lupa Memeriksa Email dan benar saja ia menemukan Sebuah Berkas yang di kirim pada Email Agung...


dan Berkas Milik Perushaan ayah Angel Yang Fadlly dapatkan sebelum kecelakaan..


tangal dan bulannya saja masih berada di sana..


Raffy menemukan Tanda tangan Fadlly di berkas Perusahaan milik Ayah Angel yang Pernah Ia beli sebelum Meninggal..


Ternyata Memang benar semua ini Salah Agung yang telah menipu kakaknya ketika pergi sebelum Fadlly kecelakaan ketika membeli Perusahaan milik Ayah Angel di sana lah Agung memanfaatkan kelengahan Kakaknya sehingga mendapat tandatangan Fadlly..


Fadlly sendiri tak mengetahui jika dirinya ternyata di tipu Ayahnya Sendiri.


setelah kematian Fadlly ayahnya pun memanfaatkan itu semua dan dengan berani menjual Perusahaan milik Putranya itu.


tanpa penyesalan sedikit pun,


Agung malah Kabur dan meninggalakan Kota ini dengan membawa uang yang jumlahnya Cukup Besar.


Raffy benar benar marah ketika mengetahui jika Ayahnya itu ternyata Sudah kabur meninggalkan kota ini..


" Apa yang harus aku lakukan," Gumam Raffy mengusap wajahnya ia merasa bingung harus bagaimana..


*******

__ADS_1


Sudah Seminggu Amy lalui hanya dengan istirahat dan Istirahat saja..


Kini ia sudah sehat dan benar benar sehat kembali...


Amy juga sudah mendapatkan ijin Dari Raffy untuk bekerja..


dan Hari ini saja Amy sudah kembali Bekerja di Caffe Cake Inces...


Amy selalu bingung saat melihat Raffy yang selalu termenung dan termenung seperti banyak pikiran... bukan Hanya Raffy... Oma saja sering sekali Amy lihat tengah termenung.. dan ketika Amy tanya, pasti jawabnya selalu sama... tidak apa apa..??


ingin sekali Amy bertanya namun Amy urungkan karena ia merasa tak mau ikut campur jika memang Raffy atau Oma sendiri tak mau berbagi...


Sudah beberapa kali Amy tanya kenapa dan ada apa, namun Raffy atau pun Oma hanya tersenyum dan mengatakan tak apa apa..


Bahkan Amy sering melihat Raffy selalu terjaga di tengah malam, dan Amy selalu melihat Raffy termenung ketika di tengah malam..


Amy bingung harus apa dan bagaimana sedangkan Raffy Sendiri saja tak mau bercerita apa apa padanya..


" Ada apa... Kayanya dari tadi aku lihat kamu bengong Mulu My, kenapa," tanya Deby pada Amy saat melihat Amy Termenung..


" Entahlah Deb... Aku terus memikirkan Mas Raffy,!! sepertinya akhir Akhir ini Mas Raffy seperti banyak Pikiran Dan setiap malam saja aku selalu melihat Mas Raffy termenung, seperti tak pernah tidur," kata Amy pelan..


" Memangnya ada apa," tanya Deby lagi..


" Aku saja tidak tau Deb," Kata Amy pelan.


" Kamu gak tanya Kenapa dengan Kak Raffy Memangnya," tanya Deby pelan.


" Sudah...sudah beberapa kali Aku tanya, tapi gitu...tak pernah Sekali pun Mas Raffy katakan," Ucap Amy sedih..


" Mungkin Kak Raffy tak mau Kamu tau kali My, mungkin ia takut kamu kepikiran juga nantinya, Makanya Kak Raffy tak mengatakan apa apa Sama kamu," ucap Deby berpikiran Positif,


" iya kayaknya..." kata Amy pelan.


" Udah...Gak usah di pikirin, Mungkin nanti Kak Raffy juga mengatakan Langsung Sama kamu My," ucap Deby lagi..


" Haaaah....Iya Semoga Saja, nanti Mas Raffy berbicara sama Aku Deb." ucap Amy menghela nafas.


tak lama Masuklah nomer baru Menelvon Amy..


085899+ 📲 Call...


" Siapa Ya," Gumam Amy tak mengenal Nomer baru itu..


" Kenapa, Kenapa Gak di angkat," tanya Deby aneh melihat Amy malah membiarkan Tak langsung mengangkat telvon itu.


" Nomer Baru," Gumam Amy lagi..


" Angkat Saja siapa tau kan penting," Ucap Deby lagi..


Amy pun mengangguk dan mengangkat Telvon Baru itu..


Amy : Asalamualikum,? Maaf ini siapa ya...


Frans : Walaikumsalam... Maaf Apa ini benar


dengan Nona Amy..


Amy : Iya... saya Amy...Maaf Anda siapa ya,

__ADS_1


Frans : Saya Frans, Saya pemilik Mobil Yang menabrak Nona,


Amy : Oh Pak Frans, Ada apa ya pak..


Frans : Maaf Jika saya mengganggu Nona...Bagaimana Keadaan


Nona.


Amy : Oh Alhamdulillah pak, saya baik baik


saja,


Frans : Syukurlah...Apa bisa kita bertemu Ada


sesuatu yang ingin saya berikan..


Amy : Bertemu...


Frans : Iya...Nona, Apa bisa kita bertemu..


Amy : Boleh Saja Pak, Kapan dan Dimana,


Frans : Kalo Masalah itu terserah Nona Saja.


Amy : Baik Pak, kalo begitu nanti saya


Sherlock Di mana dan Kapan


ketemuannya,..


Frans : Baiklah...sebelumnya Terimakasih


Nona, kalo begitu Saya tutup dulu


telvonnya..


Amy : Baik Pak... Iya. Assalamualaikum..


Telvon Pun terputus...


" Siapa My," Tanya Deby penasaran...


" Namanya Pak Frans, Dia Bos supir Yang Menabrak Aku Saat aku Kecelakaan Seminggu Yang lalu," Kata Amy pelan.


" Oh....Mau apa dia Telvon, kok bisa dia tau nomer Telvon Kamu My," tanya Deby penasaran..


" Iya...waktu masih di rumah sakit, Supir Yang Nabrak aku kan minta Nomer Aku katanya Bosnya itu ingin bertemu langsung denganku, dan entahlah aku tidak tau mau berbicara apa dia nanti padaku, dan sekarang pun dia mau ngajak ketemu juga sama Aku, katanya ada yang mau dia berikan." kata Amy lagi..


" Oh Ya...Jangan Jangan dia mau kasih kamu uang Kali My, karena ia merasa bersalah." Ucap Deby asal.


" Ada ada saja...Mana mungkin,!! dia kan juga sudah bertanggung jawab Deb, masa masih mau kasih uang sama aku," kata Amy pelan.


" Ya kan siapa Tau gitu.." kata Deby Lagi..


" Deb...Mau kan temani aku nanti kalo ketemu sama tuh Orang..," pinta Amy..


" Ok...Kamu tenang aja, Aku Pasti temani kok," kata Deby lagi..


" Makasih...Kamu memang sahabat Aku yang paling Baik," ucap Amy memeluk Deby sayang.

__ADS_1


__ADS_2