Love Amy

Love Amy
Bag 76 Caffe Inces Cake..


__ADS_3

SEMINGGU KEMUDIAN...


Pernikahan Amy kini Hampir satu tahun...


Dan Amy juga mulai membuka Pintu Hatinya untuk Raffy.


Entahlah... Amy mencoba Menyukai Raffy, Dengan Semampunya...


Amy, Oma Dan Raffy Sedang Sarapan Pada Pagi Harinya..


" Apa kamu kerja Hari Ini Amy," tanya Raffy pelan saat sarapan.


" Iya Mas, Kenapa," tanya Amy.


" Apa mau Aku antar," tanya Raffy lagi.


" Gak Usah Deh Mas, Bukannya Mas juga hari ini sibuk, bukankah Mas Ada Meeting penting pagi Ini," kata Amy mengingatkan Raffy.


" Ah benar Juga.." Kata Raffy yang Ingat Kalo Pagi ini ia Ada Rapat Penting dengan Kliennya.


" Jadi... tidak apa apa, aku tidak mengantarmu," tanya Raffy lembut.


" Gak Apa apa Mas," kata Amy tersenyum mengerti.


" Maaf Aku tak Bisa Mengantar Mu," kata Raffy lembut.


" tidak Apa apa," kata Amy tersenyum lagi.


Oma Ambar hanya tersenyum melihat dua cucu yang ia Sayangi..


dan Oma berharap Amy dan Raffy saling mencintai Satu sama lain,


Oma tau... Kenapa Amy belum Hamil, karena Oma Mengerti Pasti Amy dan Raffy belum melakukan Hubungan suami istri yang seharusnya mereka lakukan dari dulu.


dan Oma mengerti kenapa Amy belum bisa menerima Raffy..


" Ya Sudah kalo begitu, aku duluan ya, Soalnya sudah telat ini," kata Raffy pamit sebelum pergi..


" Iya Sayang... hati Hati," kata Oma Lembut.


" Iya Mas Hati hati.," kata Amy dan Amy pun mengantar Raffy sampai Depan Pintu..


" ingat... Jangan Ngebut ngebut Bawa motornya," kata Raffy lembut sebelum pergi..


" iya Mas," kata Amy pelan.


Sebelum pergi Raffy pun mencium Kening Amy lembut.


Setiap hari Raffy pasti akan melakukan Itu dan selalu mencium Amy sebelum pergi..


Amy hanya tersipu Malu saat Raffy mencium Keningnya..


ia tak merasa berdebar jika berhadapan Dengan Raffy..


tak seperti dengan Fadlly saat itu..

__ADS_1


Amy pun kembali ke dalam dan menemani Omanya Makan Lagi..


" Bagaimana, Apa bekerja di Caffe sangat menyenangkan Sayang," Tanya Oma.


" iya Oma, sangat menyenangkan, Apa lagi Deby sangat Baik sekali," kata Amy senang.


" tentu Saja, Oma Juga Kemarin bertemu dengan Nak Deby, Ternyata anaknya Baik, tidak seperti kebanyakan orang yang berkata kalo Nak Deby itu ketus dan judes," kata Oma Tersenyum yang mendengar dari Seseorang yang berbicara jika Cucu Temannya Itu sangat Angkuh Dan Judes.


" Iya Oma, Amy pertama juga Dengar Seperti itu, tapi... ketika Amy kenal, dia orang nya sangat baik," kata Amy Lagi..


" Hari ini... Kamu Kerja Atau tidak Sayang," tanya Oma lembut.


" Kerja Oma, Kenapa," tanya Amy..


" Hari Ini Oma Juga Akan menemui Oma Dea Di Caffe karena ada yang Mau Di katakan Katanya," kata Oma pelan.


" Oh...Jadi Oma Mau ke Caffe, Sekarang Atau Kapan Oma," tanya Amy..


" Nanti Mungkin Siang sayang," kata Oma Lagi..


" Hemmm Ya sudah Amy Berangkat kerja Dulu Ya Oma, Oma Hati hati di Rumah Jangan Kecapean," kata Amy lembut..


" iya Sayang.. Kamu juga Hati hati Ya nak, Jangan Kelelahan," kata Oma Lembut.


" iya Oma... Kalo Gitu Amy pamit Ya, Asalamualikum," kata Amy pelan.


" Walaikumsalam," kata Oma.


Oma memperhatikan Amy sampai Menghilang...


*******


Amy pun mengendarai Motor Scoopy nya dan menuju Caffe Inces Cake..


Sesampainya di Caffe Amy langsung turun Dan berjalan menuju Ke Caffe Inces Cake..


" Pagi." Sapa Amy saat melihat Siti dan Juga Lina Baru sampai juga..


" pagi Juga," sapa Siti balik sedangkan Lina hanya Diam tak menanggapi dan Berlalu begitu Saja..


( Ada apa dengannya,) Batin Amy aneh saat melihat Lina yang cuek padanya sekarang, Biasanya Ia Selalu Mengganggu Amy jika Ada kesempatan.


tumben sekali hari ini Lina Diam.


" Hai My, Baru Sampai," tanya Mbak Citra tersenyum..


" iya Hehehehe, Mbak Dari tadi," tanya Amy.


" Sama... Baru Datang juga," kata Citra yang ikutan nyengir juga.


Mereka Semua pun Menganti Kostum Mereka dengan Pakai Pakaian Kerja Di Caffe ini, Dan Caffe pun mulai Dibuka..


Hari Ini Caffe Inces Cake Sangat Ramai pengunjung.


Bahkan Amy dan Semua Karyawan di sana sangat Sibuk menyambut Tamu.

__ADS_1


Bahkan Deby juga Sampai Ikut melayani karena Saking Ramainya pengunjung.


" tumben banget Hari ini Tamunya Membludak banget," kata Citra Yang beristirahat.


" iya... Alhamdulillah," kata Amy senang dan Ia pun duduk di bawah meluruskan Kakinya yang pegal karena dari tadi berdiri...


" Iya ya Alhamdulillah," Kata Deby yang baru saja duduk di dekat Amy.


" Sampai Sampai Aku lelah Sekali tak bisa bergerak," kata Deby yang selonjoran dekat Amy.


" Mau di Pijit Bu Bos," kata Citra menggoda Deby.


" Atau Mau minum Bu Bos." tanya Amy pelan dan Malah ikut menggoda Deby juga.


Karena Amy yang begitu dekat Dengan Citra Jadi Deby pun ikut dekat Juga Dengan Citra bahkan mereka Selalu bercanda di saat Mereka sedang Bertiga..


" Kalian Ini... Jangan Menggodaku deh," kata Deby kesal karena Amy atau pun Citra Selalu menggodanya jika bersama..


Amy dan Citra Hanya Tertawa Saja melihat kekesalan Deby.


" Oia My, Kamu tau gak kalo Oma dea mau ketemu Omamu," tanya Deby setelah beberapa menit.


" iya Tau...Tadi Oma juga Sudah ngomong katanya mau ketemu Oma Dea di sini," kata Amy lagi..


" Kira kira mau ngomongin Apa ya, penasaran Aku," kata Deby.


" Ye.... jangan Kepo," kata Amy Tertawa mendengar Deby yang Penasaran.


" gak apa apa kan Kepo dikit," kata Deby pelan.


" iya juga Sih aku juga penasaran.." kata Amy tertawa..


" Ah iya... Padahal ini sudah hampir jam Makan siang, Oma Dea Dan Oma Ambar Kok Belum sampai Ya," tanya Amy lagi..


" Iya Juga Ya... padahal udah siang ini," kata Deby ikut penasaran juga..


" Tar deh Aku cek ke sana, nanti kalo Oma Oma Kalian Sudah datang nanti aku kasih tau," kata Citra pelan dan ia pun meninggalkan Amy dan Juga Deby yang masih istirahat.


" Makasih ya Cit," kata Deby tersenyum..


" Kembali," kata Citra dan berlalu meninggalkan Amy dan juga Deby..


" Oia My, Lina Sering Ganggu kamu lagi gak," tanya Deby pelan.


" Lina..." tanya Amy aneh kenapa Deby tau kalo Lina Sering Mengganggunya.


" iya... dia sering gangguin kamu lagi gak," tanya Deby lagi..


" Iya ya... aku juga bingung tumben tumbenan tuh Orang tadi gak banyak omong saat ketemu Aku," kata Amy yang penasaran kenapa Lina terdiam begitu biasanya sering ngomel atau apa lah yang bisa membuat Amy kesal.


" Semua itu Berkat Kamu Deb," tanya Amy lagi dan Deby pun mengangguk.


" Lagian Aku kesel Banget sama tuh Orang, seneng Banget ngangguin Kamu," kata Deby kesal.


" Kamu tau gak, dia gangguin Kamu kenapa," tanya Deby lagi dan Amy pun menggeleng Karena Ia tak tau kenapa Lina Sering Mengganggunya.

__ADS_1


" Dia pikir Kamu itu saingannya, Karena dia suka Sama kakak Aku," kata Deby lagi..


__ADS_2