
" Apa... jadi, Raffy sudah menceritakanya padamu sayang," tanya Oma dan Amy pun mengangguk.
" Iya Oma...Mas Raffy sudah menceritakan tentang Perusahaan yang Di jual Ayah," Ucap Amy pelan.
Oma berigidig saat mendengar Amy menyebut laki laki yang ia tak suka dengan sebutan ayah..
" Dia bukan Ayah mu Nak," Ucap Oma Kesal dan sedikit dingin ketika mengatakan itu pada Amy..
" Amy tau Oma," Kata Amy pelan dan Amy menunduk malu karena apa yang di katakan Omanya memang benar.
" bukan itu maksud Oma Sayang," ucap Oma lembut dan memegang Tangan Amy pelan..Oma merasa bersalah saat melihat Amy yang sedih karena Mendengar apa yang Omanya katakan.
" Laki Laki gila itu tak pantas menjadi seorang Ayah dari Fadlly dan Raffy, apa lagi untuk Anak Baik seperti mu Nak, Oma tak suka jika kamu memanggilnya ayah seperti itu, Oma Tak suka Mendengar nya," kata Oma Jujur dengan apa yang ia tak sukai..
" Maaf...Oma, Amy tau Oma sangat membenci Laki laki itu...tapi...Oma harus menerima kalo Laki laki itu memang Ayah dari Mas Fa dan Mas Raffy," Ucap Amy lembut.
" Oma Tau Sayang...Oma Tau, Tapi....Gara gara Dia Keluarga Kita dalam Bahaya nak. Gara-gara Dia juga Cucu Oma Meninggal, Dan Gara gara Dia juga Raffy harus menderita seperti ini akibat ulahnya.. Apakah Dia masih bisa di sebut Ayah untuk Fadlly dan Raffy Nak, apa seperti itu Sosok ayah... seharusnya laki laki Gila itu menjaga Dan melindungi keluarganya, Namun apa...Laki laki Gila Itu malah mencelakai keluarganya dan menjerumuskan keluarganya sendiri ke lembah hitam, Bukankah seharusnya seorang ayah menjaga dan melindungi tapi laki laki gila itu Tak Lakukan dan Ciri ciri Ayah yang Baik itu semua tak ada di laki laki itu," Kata Oma Kesal..
" Amy tau Oma, Tapi... apa pun yang laki laki itu lakukan, Yakinlah Kalo Tuhan Akan mengganti kan yang lebih Baik lagi," Kata Amy Lembut.
" Apakah...Tuhan akan membantu kita jika kita meminta tolong padanya," Gumam Oma lirih..
" Oma...Amy yakin Jika kita Meminta tolong pada Tuhan kita, Dia pasti akan membantu kita bagaimana pun Caranya, Entah itu lewat Mahluk nya yang lain yang akan membantu kita.." Kata Amy pelan.
" Oma...Oma harus percaya akan kuasa Tuhan, Oma harus yakin Kalo Kita dan Mas Raffy bisa menghadapi semua cobaan Ini," kata Amy lagi..
" Apa pun Caranya Amy Pasti akan bantu jika Amy Bisa Oma," kata Amy lagi.
" Oma tau... Tapi Kenapa semua ini terjadi dalam keluarga kita Nak," Ucap Oma Sedih dan menangis..
" Oma...Oma harus kuat.. Amy yakin Oma pasti Kuat," kata Amy pelan dan memeluk omanya sayang..
" Terimakasih Sayang," kata Oma pelan.
********
" Aku Penasaran Bagaimana Reaksi Gadis itu saat bertemu lagi denganku," Gumam Frans Saat berada di dalam Kamarnya dan ia Sedang tiduran Di Kasur yang super luasnya..
" haaaaaah.... Untung saja kemarin Saat bertemu keluarga Pratama Mereka Tak melihat ku," Kata Frans pelan.
" Dan untung Juga Ayah Bisa mendapatkan PT, Pratama tanpa perlawanan dari keluarga Pratama," Kata Frans Senang.
Karena Antoni Mendengar apa yang di katakan Frans akhirnya PT, Pratama bisa menjadi milik Keluarga Sanjaya,
__ADS_1
Lagi pula keluarga Pratama Tak bisa menyangkal apa lagi Meminta pembatalan Itu, Sebab Uang yang di ambil Keluarga Pratama sangat Banyak.. dan Keluarga Pratama juga tak Bisa mengembalikan uang itu..
dan dengan terpaksa Keluarga Pratama Mau tak mau melepaskan Perusahaan Miliknya Itu..
" Hmmmmmm...Kapan Gadis itu mengajakku untuk bertemu," Gumam Frans pelan..
tak lama Masuklah Notifikasi Chat dari Seseorang..
dengan Malas Frans pun melihat Siapa yang Men chatnya...
Ketika tau siapa Yang Men Chatnya Frans Pun Langsung Ceria dan Buru buru terbangun dari Ranjang Besarnya...
Gadis Scoopy ✉️
: Asalamualikum Pak Frans..
Maaf Pak... Soal pertemuan itu, Bagaimana Kalo Akhir pekan Besok, Apa Pak Frans Ada Waktu...
........….
Frans Sangat Senang ketika mendapat Chat Dari seseorang Yang ia tunggu tunggu. Dengan Cepat Ia pun Membalas Chat Seseorang yang di tunggu tunggu itu..
Frans 📨
...........
Ternyata Yang Men Chat Frans Adalah Amy... dan Frans Malah menamakan Amy di Handphone nya Dengan Sebutan gadis Scoopy...
Gadis Scoopy ✉️
: Baik pak...Nanti Saya Sherlock dimana kita bertemunya.. Kalo begitu Maaf pak Kalo saya Ganggu Bapak, Asalamualikum..
.............
Frans terus saja senyum senyum ketika mendapat Chat Dari Amy..
" Apakah dia akan Terkejut saat melihat ku," Kata Frans pelan.
" Apa aku harus mengganti Gaya Rambutku, agar sama Sepertinya," Gumam Frans Lagi.
DI TEMPAT LAIN...
" Sepertinya Gak salah Kan Kalo aku ngajak Duluan Bertemu," Tanya Amy pada Deby..
__ADS_1
Mereka Berdua berada di Caffe Cake Inces...
Amy dan Deby sedang Beristirahat di Sana dan duduk di dekat Jendela Caffe itu.
" Gak apa apa Lah.. Lagian Kan bukannya Dia bilang kalo Kamu yang mengatur jadwal ketemunya kan, Jadi Gak Masalah kamu Chat duluan Dia," kata Deby lagi..
" Tapi...Kamu mau kan temenin Aku Deb," ucap Amy pelan..
" Tentu...Siap Aku pasti temani," Kata Deby..
" Lagi pula Aku Penasaran bagaimana wajah Kak Fadlly..," Kata Deby lagi..
" Kata Kamu Bukankah Wajah seseorang yang menolong kamu itu mirip Kak Fadlly kan," Kata Deby lagi dan Amy pun mengangguk..
Memang Amy sudah menceritakan itu pada Deby... Dan Deby percaya kalo Amy tak halu mungkin Yang Amy lihat memang wajah kak Fadlly.. karena Penasaran Deby pun ingin melihat Dan ikut menemani Amy bertemu..
ya walaupun Orang Itu memang Bukan Kak Fadlly beneran mungkin hanya Sama atau wajahnya serupa..
tapi Amy atau pun Deby yakin kalo Itu bukan Fadlly Karena Amy melihat Fadlly di kuburkan..
Bukan Untuk Berharap, Amy Hanya merasa merindukan wajah yang ia cintai saja..
" Ya itu juga kalo memang aku gak Halu kan" ucap Amy Lirih...
" Siapa Tau Aku memang halu kan saat itu, Karena aku memang Merindukan Mas Fa Saat itu," ucap Amy lirih...
" Ya kan lebih bagus kalo dia tak mirip Kak Fadlly Bukan," ucap Deby lembut..
" Oia...Apa sekarang kamu sudah tau kenapa Kak Raffy murung," Tanya Deby mengalihkan pertanyaan.
" Iya...Ternyata Perusahaan milik Mas Fa di jual Oleh Ayahnya Sendiri, dan Mas Raffy tak tau menahu tentang Penjualan Ini, bahkan Ayahnya itu mencuri tandatangan Mas Fa tanpa persetujuan keluarga nya." Ucap Amy pelan dan kembali Sedih.
" Benarkah... astaga," ucap Deby kaget.
" Kejam sekali," ucap Deby lagi..
" Apa kamu tau siapa yang membeli perusahaan kak Fadlly," tanya Deby...
" Kata Mas Raffy Namanya Antoni Gunawan Sanjaya," Ucap Amy lirih..
" Apa.... Antoni Gunawan SANJAYA," Ucap Deby Kaget ternyata yang membeli Perusahaan kak Fadlly adalah Ayah dari kekasihnya...
" Apa kamu kenal Deb," tanya Amy aneh karena Deby sangat Terkejut seperti itu sekaan mengenal siapa Sanjaya ini..
__ADS_1