Love Amy

Love Amy
Bag 43 Kepulangan Fadlly


__ADS_3

Baru saja Fadlly akan mengejar Amy, Suara Angel menghentikannya..


" Fa... Jangan pergi.," kata Angel malah memeluk Fadlly dan menahannya Agar tak mengejar Amy.


" Fa... apa kau tau Calon istrimu dia menam...." belum juga Selesai Angel berbicara Fadlly sudah lebih dulu mendorong Angel agar menjauh darinya.


" Cukup, Jaga mulut busuk Mu itu," kata Fadlly marah.


" kamu pikir saya tidak tau apa yang kamu katakan pada Amy, saya dengar semua apa yang kalian bicarakan," kata Fadlly lagi.


" kau memang Pantas mendapat tamparan dari Amy, karena kau sudah berani menghina Orang Tua Amy," kata Fadlly lagi, Angel pun diam membeku,


( kenapa...kenapa Fadlly tau, apa yang tadi gue bicarakan dengan gadis pelacur itu,) pikir Angel bingung.


" apa...kamu menghina Orang Tua Amy, Angel," kata Oma Kaget Angel pun menatap Oma Fadlly.


" pantas saja kamu di tampar seperti itu, kamu memang keterlaluan Angel, mana mungkin Amy menampar orang tanpa alasan, kamu benar benar keterlaluan, Saya kecewa sama kamu, Angel," kata Oma Marah dan Meninggalkan Fadlly dan Angel hanya berdua saja Oma Menyesal dan ingin mencari Amy.


" jangan pernah menghina Orang tua Amy, karena sekarang orang tua Amy adalah orang tua saya juga," kata Fadlly ketus dan dingin


" jika kamu berani menghina Orang tua Amy, sama saja kamu juga menghina Saya.," kata Fadlly marah.


" dan satu lagi... Jangan pernah menggangu kehidupan Saya lagi, apa kau mengerti," kata Fadlly sebelum meninggalkan Angel yang terdiam mematung...


" Amy... ini semua gara gara lu, lihat saja... gue pastikan semua yang lu ambil dari gue, akan gue dapatkan kembali," kata Angel murka.


Fadlly pun mencari Amy...


**********


Amy tengah duduk terdiam di sebuah taman yang masih berada di sekitaran Mall tersebut.


Amy juga membayangkan Fadlly saat melihat Angel di tampar olehnya, dan Amy melihat Fadlly sangat menghawatirkan Angel, begitulah pemikiran Amy saat ini.


( haaaaah...Apa Mas Fadlly dan Oma membenciku karena aku menampar Mbak Angel,) pikir Amy pelan.


( tadi terlihat sekali kalo Mas Fadlly sangat khawatir sama mbak Angel,) pikir Amy lagi.


( lagi pula aku menampar Mbak Angel juga kan ada alasannya,) dalam hati Amy.


( kalo mbak Angel tidak Keterlaluan aku juga tidak mungkin menamparnya,) dalam hati Amy lagi.


Amy terbuai dalam lamunannya sehingga tidak menyadari kalo ada seseorang mendekatinya, dan memeluknya dari belakang.


perlakuan seseorang itu membuat Amy terkejut bukan main.


" Mas Fadlly," kata Amy kaget saat ada seseorang memeluknya dan untungnya calon suaminya bukan orang lain.


" ketemu juga akhirnya," kata Fadlly tenang.


" Mas Mencariku," tanya Amy pelan.

__ADS_1


" hmmmm," hanya Itu yang keluar dari mulut Fadlly dan memperhatikan Amy cemas...


Fadlly menatap pipi Amy yang masih memerah akibat tamparan Angel tadi..


" Maafkan Aku mas," ucap Amy pelan.


" kenapa kamu minta maaf sayang," tanya Fadlly aneh.


" karena aku sudah Menampar Mantan tunangan Mas," kata Amy lirih..


" justru...kalo kamu tidak menamparnya saya akan marah padamu," kata Fadlly tersenyum.


" kenapa," tanya Amy bingung ternyata Fadlly tak marah padanya.


" Karena wanita gila itu memang pantas mendapat tamparan darimu," kata Fadlly lembut.


" Mas... kenapa mas memanggil mbak Angel seperti itu," kata Amy tak suka saat Fadlly memanggil Angel wanita gila.


" aah maaf, saya hanya tidak suka pada wanita gila itu, karena dia sudah berani menampar calon istriku," kata Fadlly geram saat mengingat Angel menampar Amy.


" Mas tau," tanya Amy penasaran.


" hmmmmm... saya tau semua apa yang wanita gila itu katakan padamu, dan saya juga tau, kalo dia sudah berani Menghina Ibu kita," kata Fadlly lembut.


Amy pun memeluk Calon suaminya dan menangis di pelukannya.


" kalo saja mbak Angel tidak bicara seperti itu, aku tidak akan mungkin menamparnya Mas," kata Amy menangis.


" sayang... dengarkan ini...Anak mana yang akan diam jika kedua orang tuanya di hina seperti itu," kata Fadlly lembut mengerti karena Amy merasa bersalah karena sudah menampar Seseorang.


" saya juga pasti akan melakukan hal yang sama," kata Fadlly menenangkan Amy.


" sejak kapan Mas di sana," tanya Amy penasaran.


" sejak pertama kamu di tam...." Kata Fadlly terhenti saat mengingat kejadian itu lagi.. dan ingin rasanya Fadlly menampar Angel juga saat itu..


" saya sengaja diam, ingin tau bagaimana kamu Membereskan masalah itu," kata Fadlly pelan.


" ternyata....kamu melakukan hal yang tidak saya duga," kata Fadlly tersenyum senang saat mengingat di mana Amy menampar balik Angel bahkan dua kali Amy menamparnya.


" dan saya senang akan hal itu," kata Fadlly lagi.


" kenapa mas senang," tanya Amy aneh.


" karena Calon istri Pratama tidak bisa di injak injak, atau di permalukan seperti itu." kata Fadlly lembut.


" kamu memang pantas menjadi istriku, dan menjadi nyonya Pratama," kata Fadlly bangga.


" tapi...Oma Mas, Oma pasti kecewa sama aku kan Mas," tanya Amy pelan.


" tentu saja tidak sayang..." kata Fadlly lembut.

__ADS_1


" tadi saya sudah menjelaskan pada Oma semua, dan kamu tau, Oma yang sangat cemas padamu saat ini," kata Fadlly lagi....


KEJADIAN TADI....


" fa.. Calon istrimu benar benar Keterlaluan dia berani menam...." belum sempat Angel meneruskan apa yang mau dia katakan Fadlly sudah lebih dulu berbicara..


" Cukup...jaga mulut busukmu itu," kata Fadlly marah.


" tapi Fa, Gadis pelacur itu berani Menamparku," kata Angel kesal karena Fadlly malah membela Amy.


" apa katamu,, Pelacur... jaga mulutmu sebelum saya merobek mulut busukmu itu," kata Fadlly dingin.


" kau memang pantas di tampar Amy, karena kau sudah Berani mengina ibunya," kata Fadlly lagi.


" ka..kamu dengar," tanya Angel gugup.


" apa...Jadi kamu menghina ibu Amy Angel," kata Oma Tak percaya..


" pantas saja Amy menamparmu, kamu memang pantas mendapatkannya, Amy tidak mungkin menampar seseorang tanpa alasan, kamu benar benar keterlaluan Angel, saya kecewa sama kamu Angel," kata Oma Marah dan meninggalkan Fadlly dan juga Angel di sana hanya berdua saja..


Oma akan mencari Amy, karena Ia merasa cemas pada gadis itu...


" Jangan sekali sekali kamu menghina Orang tua Amy, Karena orang tua Amy, adalah orang tua saya juga, jika kamu menghina orang tua Amy, sama saja kamu menghina saya, apa kamu Mengerti," kata Fadlly marah.


" dan satu lagi... Bukan Amy yang mengejar ngejar saya, tapi saya yang tergila gila padanya, jadi... jika kamu mengganggu dan mengusik hidupnya, jangan salahkan saya jika saya berbuat kasar padamu," kata Fadlly sebelum pergi...




" Amy... dimana Kamu nak," kata Oma cemas saat mencari keberadaan Amy di setiap sudut mall besar itu..



" Oma..." panggil Fadlly saat melihat omanya..



" Fa... Cari Amy Fa, Cari dia," kata Oma mencemaskan Amy.



" Oma tenang Saja, Fa pasti akan mencarinya," kata Fadlly pelan.



" sekarang Oma Pulang saja, nanti biar fa yang membawa Amy pulang," kata Fadlly lagi menenangkan omanya..



Oma pun Mengagguk dan menunggu di rumah....

__ADS_1


__ADS_2