
KE ESOKAN HARINYA....
Amy dan Frans Sedang Sarapan bersama jadi Amy pun membicarakan tentang keinginannya yang Ingin pulang Ke kampung Halamannya...
" Mas...Apa boleh aku mengatakan sesuatu," tanya Amy pelan.
" Katakanlah..." jawab Frans pelan dan menatap Mata Amy lembut..
" Apa boleh Aku pulang Mas," tanya Amy pelan..
" Pulang...Bukankah Rumah ini Rumah mu juga," tanya Frans pelan.
" Kenapa Apa kau tidak betah tinggal di sini," ucap Frans pelan.
" Sehingga kau ingin pulang ke rumah Fadlly," tanya Frans lagi...
" Tidak...Bukan Rumah Yang Itu, Aku ingin Pulang Kampung menemui Ibu dan Bapakku Mas," ucap Amy pelan.
" Apa.... Jadi kau Ingin Pulang ke Kampung halamanmu," tanya Frans langsung Saat Amy Baru saja mengatakan pulang Kampung bukan pulang ke rumah Fadlly.
Frans pikir Amy ingin pulang ke rumah Fadlly, ternyata Frans lupa kalo Asal usul Amy bukanlah di sini..
" Iya, Apa Boleh," tanya Amy lagi.
" Jadi kau akan meninggalkan ku," tanya Frans menelisik membuat Amy sedikit bingung apa yang harus ia katakan jika memang ia berniat tak akan kembali lagi..
" Bukan Seperti itu...Hanya Saja aku merindukan ibu dan juga Bapakku," kata Amy pelan..
" Apa boleh Mas Aku pergi," ucap Amy lagi..
" tentu saja Boleh.." kata Frans tersenyum mengerti..
" Benarkah, Beneran Mas Boleh," tanya Amy lagi ia merasa lega saat mendengar Frans ternyata membolehkannya untuk pulang..
" Iya Benar, Kau boleh Pulang Ke kampung Mu," kata Frans Lagi..
" Tapi...Kau harus balik Lagi kemari," kata Frans tegas..
( Balik Lagi...Entahlah aku tidak tau,) pikir Amy bingung..
" Kenapa, Apa kau berencana untuk tak pulang kembali," tanya Frans saat melihat Raut Wajah Amy yang seperti itu.
" Memangnya Kenapa Aku harus balik Lagi Mas, Sepertinya Aku ingin menetap Saja di Sana," gumam Amy lagi..
" Kalo begitu Kau tidak aku ijinkan pulang Jika Kau akan menetap di sana," Kata Frans lagi..
" Kenapa," ucap Amy aneh.
" Ini Rumah mu, seharusnya Kau kembali lagi ke sini," kata Frans pelan..
" Tapi Mas," ucap Amy pelan.
" Balik lagi Atau tak pulang Sama Sekali," Kata Frans tegas.
" Baiklah...Aku akan Kembali Lagi." Kata Amy pelan dan Tersenyum meyakinkan.
__ADS_1
( Namun Aku tak Janji akan Kembali lagi Ke sini..,) Dalam hati Amy berbohong..
" Kalo Begitu... Biar pak Iwan yang mengantarmu pulang.." kata Frans pelan.
" Bukannya Aku tidak mau mengantarmu... Kau tau sendiri akhir akhir ini Aku sering sibuk," kata Frans lagi..
" tidak apa apa, Di antar pak Iwan juga Tidak apa apa," kata Amy lagi...
" Kapan Kau ingin pulang," tanya Frans lagi..
" Kalo hari ini, tidak apa apa Kan," tanya Amy lagi..
" Hmmmm... Boleh saja," kata Frans pelan.
" Baiklah kalo begitu Aku ke kantor Dulu, Ingat kau ku beri waktu di sana Hanya Seminggu, kau harus pulang kembali," kata Frans lagi Amy pun mengangguk.
DI KAMPUNG AMY....
Amy baru saja turun dari motor dan menemui Rumah Kecilnya yang ia rindui...
" Loh...Bu itu bukannya si neng ya, kok turun dari motor sih Bu," tanya bapak pada Ibu saat melihat Amy baru saja turun dari Motor karena Amy Menaiki ojek..
" Mana Pak," tanya Ibu.
" Itu loh Bu," kata Bapak lagi menunjuk Putrinya yang Baru saja turun dari Ojek.
" Iya Pak, Itu Si neng," kata ibu Senang saat melihat Amy...
" Neng..." Panggil Ibu aMy saat melihat Amy menghampiri nya..
" Bu, Pak," panggil Amy Senang Dan memeluk Mereka Berdua..
Memang Amy belum memberi tau kalo dirinya dan Raffy sudah bercerai.
Amy belum memberi tau pada ibu dan juga bapaknya..
" Ada apa...Kenapa kamu pulang Sendiri Neng," Tanya Bapak Amy...
" Nanti Saja ya bu, pak, ceritanya Amy lelah sekali," kata Amy pelan..
Memang Amy meminta Pak Iwan Untuk menurunkannya di Stasiun saja dan Amy pun malah memilih Naik Kereta saja...
Berbagai Cara Amy mengatakan Pada Frans dan meyakinkannya Agar mengijinkan dirinya untuk Naik Kereta Saja Karena Amy sudah lama tak menaiki Kereta dengan alasan Itu Amy di ijinkan Frans untuk pulang sendiri...
Amy pikir Frans tak Tau dimana tempat tinggal Amy, jadi ia sengaja untuk tak memberi tau Frans di mana tempat tinggalnya..
Amy berencana akan menetap di kampung Saja dan tak akan pernah balik Lagi Ke kota,,
*********
Amy tengah berbaring Di Ranjang Kecilnya dan ia sedang memikirkan masa depan yang harus ia pikirkan mulai sekarang..
" Neng," panggil Ibu dan bapak di Balik pintu kamar Amy..
Ibu dan Bapak Amy sangat Cemas melihat Tingkah Amy yang berbeda Semenjak pulang Beberapa Hari lalu..
__ADS_1
Ibu dan bapak Amy sengaja tak menanyakan apa apa, karena ibu dan bapak Amy paham jika putrinya ini belum siap untuk bercerita..
" Masuk Saja Bu, Pak," kata Amy pelan..
Ibu dan Bapak Amy pun Masuk dan Duduk di Bawah Ranjang Amy,
" Ada apa...Coba Cerita Sama Ibu dan Bapak Neng, biar Hati dan Pikiran Neng tenang," tanya Ibu dan Bapak Amy pelan..
" Iya Bu...pak, tapi Setelah Amy bicara Ibu dan Bapak Jangan kaget ya," ucap Amy pelan dan Ibu Bapak Amy pun mengangguk.
" Amy dan Raffy Sudah cerai Bu, Pak," kata Amy Pelan..
Perkataan Amy membuat ibu dan Bapak Amy Terkejut bukan Main..
" Apa Cerai," kata ibu dan bapak Hampir bersamaan.
" Ada apa...Tidak mungkin Kan Kalian Bercerai Kalo Tidak ada masalah Yang Serius," tanya Ibu Amy..
" Iya Neng, Ada apa." Tanya Bapak Amy Cemas..
" Ibu Dan Bapak, percaya Amy kan Bu, Pak," tanya Amy pelan.
" Tentu Saja Ibu Percaya, iya Kan Pak," Kata Ibu Amy pelan..
" Iya...Walau pun kamu nantinya bersalah ibu dan bapak akan tetap Menerima kamu Neng, Jadi Ceritakan lah.." ucap bapak Amy pelan meyakinkan Amy untuk bercerita apa yang sebenarnya terjadi.
Amy pun menceritakan semua pada Ibu dan Juga Bapak nya...
ibu dan Bapak Amy hanya mendengarkan apa yang Amy katakan.
" Astagfirullah..." Gumam Ibu Amy sedih ketika Amy menceritakan Semua nya..
" Jadi kamu di tuduh Tidur dengan laki laki Lain, Sehingga Nak Raffy langsung menceraikan Neng begitu Saja," Ucap Bapak Amy sedikit Marah ketika mendengar kalo Raffy malah mempercayai Foto foto itu ketimbang Putri nya..
" Iya Pak, Dan setelah aku menunjukan Kalo Aku memang benar benar tak salah, Raffy malah meminta untuk membatalkan Perceraian itu," kata Amy lirih.
" Mana mungkin Amy mau balikan Lagi dengan nya setelah apa yang dia lakukan Padaku Bu, pak," kata Amy Menangis..
" Apa lagi...dia sama sekali Tak percaya padaku dan mencintaiku," kata Amy lagi..
" Dulu aku berencana untuk menerima Cintanya Seperti aku mencintai mas Fa, tapi.... setelah kejadian Itu Aku mikir mikir Lagi Bu, pak," Kata Amy lagi..
" Apa aku Salah Lebih memilih bercerai dari pada harus hidup dengan seseorang yang sama sekali tak mempercayai ku," kata Amy lagi..
" Sudahlah...Bukan kah kalian Sudah bercerai Sekarang.. lebih Baik sekarang Pikirkan hati dan Pikiranmu agar Tetap Berpikir Jernih Neng," kata Ibu Pelan.
" Apa pun Yang terjadi kemarin biarlah menjadi pelajaran untuk masa depan neng Nantinya," kata bapak Amy Lagi menimpali.
" Ibu dan Bapak tidak marah," tanya Amy pelan..
" Tentu Saja tidak... kenapa ibu dan Bapak Harus Marah," Kata Ibu Amy lembut dan ia pun memeluk Putrinya Itu...
" Walaupun Kamu salah,Ibu dan Bapak Akan tetap membela Putrinya," kata Ibu Amy lagi..
" Terimakasih Bu, Pak," Kata Amy memeluk Keduanya..
__ADS_1
" ya sudah tidak usah di pikirkan Lagi, Sekarang neng sudah ada di sini, Bapak tidak akan membiarkan Neng kembali lagi ke kota jika hanya membuat Anak bapak menderita seperti ini saja.," kata Bapak Amy tegas.
" Ya sudah bapak mau ke ladang dulu," kata Bapak Amy sebelum pergi..