Love Amy

Love Amy
Bag 36 Kejailan Fadlly.


__ADS_3

Ke Esokan Harinya....


Amy terbangun Pagi pagi...


ia merasa aneh kenapa di pinggangnya terasa Berat sekali..


ketika ia membuka mata ia terkejut Ternyata Fadlly berada di sisinya dan sedang memeluknya.. ah tidak bukan hanya Fadlly yang memeluknya, justru Amy lah yang lebih Memeluk Fadlly, karena tangan dan kaki Amy berada di tubuh Fadlly..


( kenapa Mas Fadlly ada di sini,) pikir Amy aneh dan merasa bingung.


Amy pun mengingat kejadian semalam jadi ia pun mengerti kenapa Fadlly berada di dalam kamarnya...


( Astaghfirullah...kenapa juga aku sampai memeluk Mas Fadlly seperti guling,) dalam hati Amy tak percaya.


dengan berlahan Amy memindahkan tangan dan juga kakinya yang menimpa tubuh Fadlly, setelah selesai tangan dan kakinya berpindah..


barulah ia memindahkan tangan Fadlly yang berada di perutnya..


namun bukannya pindah tangan itu malah memeluk Amy lebih erat...


mau tak mau Amy pun membangunkan Fadlly berlahan..


" Mas...bangun Mas," ucap Amy pelan.


bukannya bangun, pelukan Fadlly malah semakin erat saja...


" Mas bangun mas, ini udah siang," kata Amy lagi dan Mengusap usap pipi Fadlly Agar terbangun padahal ini baru saja pukul 5 pagi.


" heemmmmm," hanya itu yang keluar dari mulut Fadlly namun matanya tak kunjung terbuka..


( ya ampun... mas Fadlly ini...paling susah kalo di bangunkan pagi pagi," kata Amy kesal.


namun tak sengaja Amy melihat senyum di sudut bibir Fadlly.


dan Amy baru mengetahui kalo Fadlly ternyata pura pura tidur..


Amy pun Mencubit hidung Fadlly, sontak membuat Fadlly meringis kesakitan...


" aaaw sakit, Sayang.." kata Fadlly pelan.


" Rasakan... " kata Amy yang malah Tertawa..


" kamu ini... benar benar tak ada romantisnya sama sekali membangunkannya," kata Fadlly yang mengusap usap hidung karena cubitan Amy.


" Kiss ke, Peluk kek, ini malah di cubit," kata Fadlly yang masih saja cemberut..


" lagian... Mas udah bangun kan, dari tadi... ayo ngaku," kata Amy Lembut dan mendelik pada Fadlly.


" si siapa yang sudah bangun, Saya baru juga bangun saat kamu cubit hidung saya barusan," kata Fadlly pura pura..


" bohong.... Amy tau kok, mas udah bangun dari tadi," kata Amy masih tak percaya..


Memang Fadlly sudah terbangun sedari tadi, malahan Fadlly sudah lebih dulu bangun dari pada Amy,

__ADS_1


Fadlly benar benar senang saat pertama bangun dan melihat Amy yang tengah tertidur nyenyak di sisinya dan memeluknya Seperti guling..


dengan puas Fadlly memperhatikan Amy, ia tak mau Melepaskan kesempatan ini, dan memperhatikan Amy dengan Puas...


berlahan Fadlly melihat mata Amy bergetar akan membuka mata..


Fadlly pun dengan cepat memejamkan matanya kembali.


ia tak mau Amy beranggapan hal aneh Aneh Padanya jadi Fadlly membiarkan Amy memeluk nya seperti itu, dan Fadlly pun memejamkan matanya lagi saat Amy terbangun.


" iya kan.. Mas Sudah bangun kan Dari tadi, Ayo ngaku," kata Amy lagi membuyarkan Lamunan Fadlly..


" lagi pula ini masih terlalu pagi untuk bangun sayang," kata Fadlly dan memeluk kembali Amy..


" Mas.... kenapa malah tidur lagi," kata Amy saat Fadlly malah Memeluknya lagi dan kembali tertidur..


" ini masih pagi sayang," kata Fadlly.


" kalo mas mau tidur lagi, mas sendiri saja, Saya mau bangun dan bekerja beres beres," kata Amy pelan.


" kenapa kamu berkata seperti itu, kau ini bukan pelayan lagi di sini sayang, kau ini calon istriku," kata Fadlly kesal.


" Amy tau, mas," kata Amy lembut.


" tapi....Apa salahnya kalo Amy mau melayani mas, dan bantu bantu bibi Maya juga di sini," kata Amy lagi.


" Benarkah...jadi kamu mau melayaniku," kata Fadlly tersenyum..


" Nanti juga kita Sah dan Menikah," kata Fadlly lagi..


" Mas...." kata Amy kesal karena Fadlly selalu menggodanya..


" iya.... saya tau, saya hanya bercanda sayang," kata Fadlly terkekeh geli..


" sudah... siapkan Air sana, untuk saya mandi," kata Fadlly Lembut dan berlahan turun dari ranjang Amy


dengan cepat Amy pun menyiapkan Air mandi untuk calon suaminya itu...


" kamu mau kemana," tanya Fadlly saat melihat Amy malah ke kamar mandi miliknya.


" bukannya Mas mau mandi," kata Amy lagi.


" tentu saja, tapi .. saya mau mandinya di kamar Saya, saya tidak mau mandi di kamar sempit seperti itu," kata Fadlly dan berlalu meninggalkan Amy.


Amy pun mengikuti Fadlly di belakang..


" Memangnya Mas mau bekerja," tanya Amy pelan.


" heemmmmm," hanya Itu yang keluar dari mulut Fadlly.


" ah iya....Apa saya belum berbicara tentang kepergian saya nanti ke luar kota padamu," kata Fadlly pelan saat sudah sampai di kamarnya dan ia masuk begitu saja,


begitu juga Amy, Amy juga ikut masuk ke dalam.

__ADS_1


" apa...!! Mas mau ke luar kota," tanya Amy dan Fadlly pun Mengangguk.


" iya... Mungkin besok saya berangkat nya," kata Fadlly lagi.


" kenapa mendadak Mas," tanya Amy,


" ini tidak mendadak, saya sudah merencanakan jauh jauh hari sebelum saya ke rumah mu," kata Fadlly lagi.


" oh begitu..." kata Amy pelan.


" kamu tidak usah takut...saya tidak akan mencari wanita lain di sana, kalo itu yang kamu takutkan,," kata Fadlly lembut.


" siapa yang berpikiran seperti itu," kata Amy kesal.


" jadi kamu tidak akan marah kalo saya melirik wanita lain di sana," kata Fadlly menyipitkan mata.


" tentu saja tidak," kata Amy menahan Marah dan sedikit ada rasa takut dan cemburu..


" benarkah..." goda Fadlly dan ia tersenyum melihat Amy yang seperti menahan Marah dan cemburu... padahal Amy berbicara sebaliknya.


" siapkanlah baju dan perlengkapan kantorku," kata Fadlly lagi dan Amy pun mengangguk..


dengan cekatan Amy menyiapkan baju dan perlengkapan kantor lainnya..


" kamu memang calon Istri yang baik," kata Fadlly lembut dan berjalan ke dalam kamar mandi,


tak lama Fadlly pun selesai mandi dan berpakaian di dalam kamar mandi juga.


jadi Amy hanya tinggal memasangkan kancing kemeja, dan dasinya saja.


setelah selesai Amy pun mengantar Fadlly sampai mobil.


********


Makan Malam....


19 : 00 wib..


Oma, dan bibi Maya sudah tau kalo Fadlly akan keluar kota besok.


beberpa menit yang lalu fadlly sudah mengatakannya pada mereka.


dan besok Fadlly akan pergi..


Fadly sudah menyerahkan pada Oma perihal tentang dekor dan semua keperluan pernikahan mereka nanti.


namun Fadlly Juga akan membantu dengan caranya sendiri..


Oma hanya tinggal melakukan apa pun yang Oma inginkan, semua Biyaya Fadlly yang uruskan nanti.


Oma pun dengan senang hati akan memesan perlengkapan pernikahan yang sempurna untuk pernikahan Cucu kesayangannya..


Alhamdulillah akhirnya bisa juga di review, lolos Juga Akhirnya... seneng banget, semoga suka ya Cerita novel aku selanjutnya...

__ADS_1


__ADS_2